Portal Berita Ekonomi Senin, 21 Januari 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 18:51 WIB. PLN - PLN sedang mengupayakan pemenuhan daya listrik untuk kompor listrik.
  • 18:49 WIB. PLN - PLN masih mempunyai batas hutang 300% atau hingga Rp2.000 triliun.
  • 18:46 WIB. Kemenpupera - Kemenpupera menargetkan pembangunan 51.000 unit rumah untuk MBR melalui skema pembiayaan BP2BT.
  • 18:22 WIB. AFPI - AFPI menargetkan penyaluran pinjaman Rp40 triliun pada 2019.
  • 17:55 WIB. AP I - Bandara NYIA sudah mencapai 30% fisik pembangunan.
  • 17:54 WIB. AP I - AP I buka peluang rute penerbangan dari Asia dan Timur Tengah via Bandara NYIA.
  • 17:53 WIB. Telkomsel - Telkomsel melalui T-Cash jalin kerja sama strategis dengan CRP Group.

Begini Cara Perpustakaan Tarik Minat Pembaca..

Foto Berita Begini Cara Perpustakaan Tarik Minat Pembaca..
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Perpustakaan Nasional menginginkan adanya wajah baru yang dapat ditampilkan melalui upaya "rebranding" sehingga produk-produk dan layanan perpustakaan lebih dikenal luas masyarakat dari berbagai kalangan.

"Kami menyadari bahwa branding menjadi sangat penting, terutama branding Perpusnas, karena rena Perpusnas memang belum diketahui betul oleh masyarakat," kata Kepala Pusat Jasa Perpustakaan dan Informasi Perpusnas RI Yoyo Yahyono.

"Kami ingin mulai anak-anak hingga dewasa yang ingin menggali informasi melalui koleksi buku di gedung perpustakaan tertinggi di dunia tersebut," ucapnya.

Sementara itu, Tenaga ahli komunikasi untuk rebranding Perpusnas, Otho Hernowo Hadi mengatakan minat baca masyarakat Indonesia masih rendah mengutip data 2017 menyebutkan frekuensi membaca orang Indonesia masih sebatas tiga atau empat kali per minggu.

Jumlah buku yang dibaca antara lima hingga sembilan buku per tahun serta frekuensi membaca antara tiga hingga empat kali per minggu dengan durasi antara 30-59 menit per hari.

Bila Perpusnas RI ingin lebih dikenal luas, menurut Otho, tidak cukup sekadar dengan brand identity namun perlu lebih dekat menjalin komunikasi dengan media massa karena para jurnalis mampu mentransfer gagasan ke benak publik terkait cara untuk mengetengahkan peristiwa atau isu terkait Perpusnas memlalui pemberitaan.

Lebih lanjut Otho mengatakan salah satu layanan Perpusnas yang perlu lebih banyak diperkenalkan ke masyarakat terkait digitalisasi kepustakaan atau adaptasi dunia kepustakaan dengan teknologi seperti aplikasi baca dan e-book sebagai sesuatu yang penting dan mendesak karena kencederungan yang terjadi adanya peralihan budaya baca dari cetak ke digital.

Sementara itu, Kepala Hubungan Masyarakat Perpusnas Nurhadi Saputra mengakui dengan penampilan baru Perpusnas RI dengan bangunan tinggi 24 lantai dan megah belum mampu menarik minat masyarakat luas sehingga perubahan perlu dilakukan menyikapi kemajuan teknologi saat ini, termasuk kebiasaan generasi muda yang sangat dekat dengan gadget.

"Sejauh ini Perpusnas sudah melakukan pembaruan layanan dengan menerapkan sistem berbasis teknologi informasi untuk menyesuaikan dengan perkembangan zaman sehingga Perpusnas menjadi salah satu daya tarik generasi muda yang dekat dengan dunia teknologi informasi," tambahnya.

Tag: Yayasan Pengembangan Perpustakaan Indonesia

Penulis: Redaksi/Ant

Editor: Ferry Hidayat

Foto: Sufri Yuliardi

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,909.74 3,869.89
British Pound GBP 1.00 18,754.69 18,562.19
China Yuan CNY 1.00 2,114.10 2,093.06
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,667.00 14,521.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,673.18 10,561.12
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,872.96 1,854.27
Dolar Singapura SGD 1.00 10,659.93 10,553.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,630.91 16,462.46
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,501.31 3,462.33
Yen Jepang JPY 100.00 12,933.86 12,801.73

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6448.156 24.376 627
2 Agriculture 1583.292 -1.764 21
3 Mining 1880.920 11.361 47
4 Basic Industry and Chemicals 889.696 -3.628 71
5 Miscellanous Industry 1443.379 27.257 46
6 Consumer Goods 2607.292 -13.145 51
7 Cons., Property & Real Estate 471.624 -0.108 74
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1149.241 6.910 71
9 Finance 1234.248 10.015 91
10 Trade & Service 797.089 4.778 155
No Code Prev Close Change %
1 CLAY 180 306 126 70.00
2 NATO 103 175 72 69.90
3 SQMI 306 382 76 24.84
4 KMTR 268 334 66 24.63
5 JIHD 476 590 114 23.95
6 INRU 640 785 145 22.66
7 TNCA 206 250 44 21.36
8 INCF 296 358 62 20.95
9 DUTI 3,630 4,390 760 20.94
10 PADI 920 1,090 170 18.48
No Code Prev Close Change %
1 TFCO 735 620 -115 -15.65
2 OCAP 266 226 -40 -15.04
3 YPAS 660 575 -85 -12.88
4 CTTH 126 110 -16 -12.70
5 MFMI 725 635 -90 -12.41
6 BUKK 2,000 1,800 -200 -10.00
7 PYFA 180 163 -17 -9.44
8 TIRA 270 250 -20 -7.41
9 STTP 3,750 3,490 -260 -6.93
10 ASJT 300 280 -20 -6.67
No Code Prev Close Change %
1 INPC 79 80 1 1.27
2 UNTR 26,850 26,925 75 0.28
3 INDY 2,090 2,180 90 4.31
4 ASII 8,275 8,475 200 2.42
5 TLKM 3,990 4,020 30 0.75
6 BUMI 164 174 10 6.10
7 BBRI 3,810 3,820 10 0.26
8 KPAS 210 208 -2 -0.95
9 ERAA 2,310 2,310 0 0.00
10 TSPC 1,600 1,575 -25 -1.56