Portal Berita Ekonomi Minggu, 24 Februari 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 09:55 WIB. Realme - Realme 3 meluncur perdana di India.
  • 09:54 WIB. Xiaomi - Xiaomi berambisi kuasai Eropa.
  • 05:53 WIB. EPL - Leicester City 1 vs 4 Crystal Palace
  • 05:51 WIB. EPL - Newcastle United 2 vs 0 Huddersfield Town
  • 05:50 WIB. EPL - AFC Bournemouth 1 vs 1 Wolverhampton Wanderers
  • 05:49 WIB. EPL - Burnley 2 vs 1 Tottenham Hotspur

Gaya Nyentrik Bu Susi saat Rapat di Istana

Foto Berita Gaya Nyentrik Bu Susi saat Rapat di Istana
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Selepas rapat terbatas yang digelar tertutup di Istana Kepresidenan Presiden, Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti keluar dari ruang rapat dengan gayanya yang nyentrik dan menarik perhatian sambil makan peyek kacang.

Menteri Susi Pudjiastuti saat disapa wartawan selepas rapat di Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (23/10/2018), hanya tersenyum dan terus berjalan menuju mobilnya.

Perempuan kelahiran Pangandaran 15 Januari 1965 itu tetap cuek menguyah peyek kacang yang boleh jadi merupakan salah satu menu camilan atau menu makan siang dalam rapat tersebut.

Susi yang mengenakan dress warna merah fanta dipadu rok warna hitam itu terus melangkah dan sesekali tertawa ketika wartawan memanggilnya.

Gaya nyentriknya menjadi salah satu kekhasan penerima Doktor Honoris Causa bidang keilmuan managemen dan konservasi sumberdaya kelautan ITS Surabaya itu.

Ia tampak tak ingin memberikan keterangan apapun kepada wartawan dan langsung melangkah masuk ke mobil dinasnya.

Sebelumnya dalam acara Forum Merdeka Barat, di Kantor Sekertariat Negara, pada pagi harinya, Susi Pudjiastuti mengatakan, pendapatan negara dari sektor perikanan terus bertumbuh bahkan neraca ekspor perikanan Indonesia naik terus sejak 2014.

Berdasarkan data Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) ekspor perikanan Indonesia di tahun 2014 mencapai Rp245,48 triliun, sedangkan pada 2015 ekspor Indonesia mencapai Rp288,90 triliun, kemudian 2016 mencapai Rp317,09 triliun, dan pada 2017 mencapai Rp349 triliun.

Berlanjat data pertriwulan II-2018 atau semester I-2018, perikanan Indonesia juga tumbuh cukup signifikan dimana pada semester I-2018, pendapatan negara yang berasal dari sektor perikanan mencapai Rp187 triliun.

Susi mengatakan, pertama kali dalam sejarah ekspor perikanan Indonesia berada di atas negara tetangga seperti Thailand.

"Ekspor produksi perikanan turun, tidak benar. Ekspor ikan Indonesia banyak yang sudah diolah. Pertama kali dalam sejarah neraca perdagangan di Asean selalu di atas negara Asean lainnya. Karena negara lain ikannya impor dari kita 100% naik ke Thailand. Ekspor udang nomor 2. Ekspor kepiting baik," ucapnya.

Susi mengatakan selama empat tahun terakhir, pemerintah dengan tegas memerangi praktik "illegal fishing" yang dianggapnya memberikan peran signifikan terhadap positifnya kinerja sektor perikanan Tanah Air.

Tag: Susi Pudjiastuti

Penulis: Redaksi WE Online/Ant

Editor: Vicky Fadil

Foto: Antara/Dhemas Reviyanto

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,773.17 3,734.94
British Pound GBP 1.00 18,447.47 18,263.53
China Yuan CNY 1.00 2,107.04 2,086.19
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,149.00 14,009.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,042.96 9,942.19
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,802.90 1,785.04
Dolar Singapura SGD 1.00 10,446.69 10,342.56
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,044.97 15,882.00
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,467.04 3,430.22
Yen Jepang JPY 100.00 12,776.77 12,646.93

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6501.378 -36.388 628
2 Agriculture 1604.794 -11.878 21
3 Mining 1940.127 4.527 47
4 Basic Industry and Chemicals 888.309 -14.973 71
5 Miscellanous Industry 1338.979 -8.175 46
6 Consumer Goods 2638.097 -16.371 51
7 Cons., Property & Real Estate 455.949 -3.945 74
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1207.267 -6.802 72
9 Finance 1235.093 -8.628 91
10 Trade & Service 834.167 6.854 155
No Code Prev Close Change %
1 INTD 141 190 49 34.75
2 OCAP 72 97 25 34.72
3 JAYA 432 540 108 25.00
4 INPS 2,400 3,000 600 25.00
5 SIMA 258 322 64 24.81
6 BALI 895 1,115 220 24.58
7 PNSE 675 840 165 24.44
8 CLAY 1,395 1,725 330 23.66
9 SQMI 272 332 60 22.06
10 MFMI 650 790 140 21.54
No Code Prev Close Change %
1 ALDO 1,425 1,095 -330 -23.16
2 TALF 332 260 -72 -21.69
3 IBFN 266 232 -34 -12.78
4 INCI 570 510 -60 -10.53
5 KOIN 302 272 -30 -9.93
6 POLI 1,160 1,055 -105 -9.05
7 PJAA 1,500 1,400 -100 -6.67
8 SMDM 178 168 -10 -5.62
9 SDPC 110 104 -6 -5.45
10 TBIG 4,440 4,200 -240 -5.41
No Code Prev Close Change %
1 UNTR 26,500 27,950 1,450 5.47
2 BMRI 7,325 7,100 -225 -3.07
3 ADRO 1,415 1,410 -5 -0.35
4 PGAS 2,640 2,650 10 0.38
5 BNLI 1,055 1,055 0 0.00
6 JPFA 2,330 2,340 10 0.43
7 INDY 2,180 2,170 -10 -0.46
8 BUMI 163 158 -5 -3.07
9 SQMI 272 332 60 22.06
10 ANTM 1,035 1,055 20 1.93