Portal Berita Ekonomi Senin, 21 Januari 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 18:51 WIB. PLN - PLN sedang mengupayakan pemenuhan daya listrik untuk kompor listrik.
  • 18:49 WIB. PLN - PLN masih mempunyai batas hutang 300% atau hingga Rp2.000 triliun.
  • 18:46 WIB. Kemenpupera - Kemenpupera menargetkan pembangunan 51.000 unit rumah untuk MBR melalui skema pembiayaan BP2BT.
  • 18:22 WIB. AFPI - AFPI menargetkan penyaluran pinjaman Rp40 triliun pada 2019.
  • 17:55 WIB. AP I - Bandara NYIA sudah mencapai 30% fisik pembangunan.
  • 17:54 WIB. AP I - AP I buka peluang rute penerbangan dari Asia dan Timur Tengah via Bandara NYIA.
  • 17:53 WIB. Telkomsel - Telkomsel melalui T-Cash jalin kerja sama strategis dengan CRP Group.

Bahu-Membahu Mitigasi Perubahan Iklim

Foto Berita Bahu-Membahu Mitigasi Perubahan Iklim
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Upaya pengurangan emisi gas rumah kaca dan peningkatan ketahanan terhadap dampak perubahan iklim tak bisa dilakukan seorang diri. Perlu partisipasi banyak pihak untuk mewujudkan hal tersebut.

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) terus berupaya mendorong partisipasi aktif masyarakat dan pihak terkait untuk melaksanakan upaya adaptasi dan mitigasi perubahan iklim secara berkelanjutan. Salah satu upaya yang Kemen LHK lakukan yakni mencanangkan Program Kampung Iklim (Proklim). Melalui program ini, kementerian memberikan penghargaan terhadap masyarakat yang secara berkesinambungan telah melakukan aksi lokal terkait upaya adaptasi dan mitigasi perubahan iklim. Adapun, lokasi minimal program ini setingkat RW/dusun/dukuh dan maksimal setingkat kelurahan/desa.

Aksi adaptasi dan mitigasi perubahan iklim yang dilakukan oleh kelompok masyarakat dan tokoh lokal berupa pengendalian banjir, longsor, atau kekeringan; peningkatan ketahanan pangan; penanganan kenaikan muka air laut; pengendalian penyakit terkait iklim; pengelolaan dan pemanfaatan sampah/limbah; penggunaan energi baru, terbarukan, dan konservasi energi; budidaya pertanian rendah emisi Gas Rumah Kaca; peningkatan tutupan vegetasi; hingga pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan.

Selain peran serta masyarakat, banyak pula lembaga non-pemerintah dan pelaku industri yang memberi dukungan penuh terhadap program ini. Salah satunya yakni PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) yang mendukung pelaksanaan Proklim di Desa Gunung Sari, Kecamatan Gunung Sahilan, Provinsi Riau.

Community Development RAPP, Zamzuli Hidayat, mengatakan masyarakat lokal di Desa Gunung Sari sudah memiliki kesadaran terhadap lingkungan sejak lama. Namun, kegiatan-kegiatan adaptasi dan mitigasi yang dilakukan masyarakat di desa tersebut belum terarah dan tanpa perencanaan.

"Alhasil, kondisi desa belum tertata dengan baik dengan penanaman dan penghijauan yang belum merata," ujarnya dalam keterangan yang diterima di Jakarta.

Zamzuli Hidayat mengatakan masyarakat di Desa Gunung Sari pada awalnya tidak serta-merta menerima implementasi Proklim di wilayah mereka. Mereka memandang kegiatan Proklim hanya menyita waktu dan merepotkan masyarakat. RAPP pun ditantang untuk mengubah pola pikir masyarakat untuk mau menerapkan program ini sekaligus meningkatkan pemahaman terhadap perubahan iklim.

Dampak Positif

Kegiatan Proklim yang dilakukan di Desa Gunung Sari membuahkan hasil. Desa yang berada di Kabupaten Kampar ini mulai tertata dan lebih hijau karena penghijauan yang teratur serta peresapan air lebih mudah terjadi karena kegiatan pembuatan biopori.

"Saat ini kondisi lingkungan desa menjadi lebih hijau, lebih bersih, dan lebih sehat. Pada saat kemarau, masyarakat sudah mulai terhindar dari kekeringan dan sudah dapat memenuhi kebutuhan pangan sendiri," terangnya.

Ia mengatakan kegiatan ini juga memberi dampak positif terhadap masyarakat seperti tidak lagi melakukan pembakaran lahan, melakukan gotong royong secara rutin untuk menjaga kebersihan desa, dan melakukan pengumpulan dan pemisahan sampah. Saat ini sampah organik dikumpulkan untuk dibuat kompos sederhana sedangkan sampah plastik dikumpulkan untuk dimanfaatkan kembali menjadi barang yang berguna atau dijual.

"Bahkan, sudah ada anggota masyarakat yang memanfaatkan kotoran sapi menjadi biogas dan pupuk kompos untuk tanaman pertanian," paparnya.

Dalam kegiatan Proklim ini RAPP memberikan bantuan berupa sarana dan prasarana seperti sarana produksi, bantuan infrastruktur rumah bibit, pembuatan biogas, hingga penghijauan. Selain itu, RAPP juga mendampingi masyarakat untuk melaksanakan kegiatan secara terencana dan menata pembukuan, mendorong masyakarat untuk pengurusan legalitas, serta pembinaan dalam melakukan kegiatan-kegiatan peningkatan pendapatan melalui budidaya pertanian, peternakan, dan perikanan.

"Keberhasilan Desa Gunung Sari menerapkan Proklim tak terlepas dari bantuan pemerintah baik pemerintah desa, kecamatan, maupun kabupaten. Selain di Desa Gunung Sari, kami juga melaksanakan program ini di enam desa lain, yakni Lalang Kabung, Sering, Pelalawan, Teluk Meranti, Olak, dan Banjar Benai," pungkasnya.

Tag: PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP)

Penulis/Editor: Cahyo Prayogo

Foto: RAPP

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,909.74 3,869.89
British Pound GBP 1.00 18,754.69 18,562.19
China Yuan CNY 1.00 2,114.10 2,093.06
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,667.00 14,521.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,673.18 10,561.12
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,872.96 1,854.27
Dolar Singapura SGD 1.00 10,659.93 10,553.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,630.91 16,462.46
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,501.31 3,462.33
Yen Jepang JPY 100.00 12,933.86 12,801.73

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6448.156 24.376 627
2 Agriculture 1583.292 -1.764 21
3 Mining 1880.920 11.361 47
4 Basic Industry and Chemicals 889.696 -3.628 71
5 Miscellanous Industry 1443.379 27.257 46
6 Consumer Goods 2607.292 -13.145 51
7 Cons., Property & Real Estate 471.624 -0.108 74
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1149.241 6.910 71
9 Finance 1234.248 10.015 91
10 Trade & Service 797.089 4.778 155
No Code Prev Close Change %
1 CLAY 180 306 126 70.00
2 NATO 103 175 72 69.90
3 SQMI 306 382 76 24.84
4 KMTR 268 334 66 24.63
5 JIHD 476 590 114 23.95
6 INRU 640 785 145 22.66
7 TNCA 206 250 44 21.36
8 INCF 296 358 62 20.95
9 DUTI 3,630 4,390 760 20.94
10 PADI 920 1,090 170 18.48
No Code Prev Close Change %
1 TFCO 735 620 -115 -15.65
2 OCAP 266 226 -40 -15.04
3 YPAS 660 575 -85 -12.88
4 CTTH 126 110 -16 -12.70
5 MFMI 725 635 -90 -12.41
6 BUKK 2,000 1,800 -200 -10.00
7 PYFA 180 163 -17 -9.44
8 TIRA 270 250 -20 -7.41
9 STTP 3,750 3,490 -260 -6.93
10 ASJT 300 280 -20 -6.67
No Code Prev Close Change %
1 INPC 79 80 1 1.27
2 UNTR 26,850 26,925 75 0.28
3 INDY 2,090 2,180 90 4.31
4 ASII 8,275 8,475 200 2.42
5 TLKM 3,990 4,020 30 0.75
6 BUMI 164 174 10 6.10
7 BBRI 3,810 3,820 10 0.26
8 KPAS 210 208 -2 -0.95
9 ERAA 2,310 2,310 0 0.00
10 TSPC 1,600 1,575 -25 -1.56