Portal Berita Ekonomi Minggu, 20 Januari 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief

Sekarang Buka Rekening Efek Bisa Secara Digital

Foto Berita Sekarang Buka Rekening Efek Bisa Secara Digital
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

PT Indo Premier Sekuritas (IndoPremier) bersama dengan PT Bank Permata Tbk (PermataBank) menghadirkan terobosan terbaru untuk menyederhanakan proses pembukaan rekening efek saham dan reksa dana secara full digital tanpa memerlukan tanda tangan basah calon investor. 

Jika sebelumnya proses pembukaan rekening efek bisa memakan waktu beberapa hari karena diperlukannya tanda tangan basah dan verifikasi melalui tatap muka, dengan proses terbaru ini, waktu yang dibutuhkan hanya kurang dari satu jam. Ini semudah mendaftarkan diri di situs e-commerce untuk berbelanja.

Calon investor cukup melakukan registrasi secara digital dengan mengunduh terlebih dahulu aplikasi IPOTGO dan IPOTPAY milik IndoPremier, memasukkan nomor e-KTP,  mengunggah foto diri dengan memegang e-KTP, dan foto spesimen tanda tangan. 

Dalam waktu kurang dari satu jam, nasabah akan mendapatkan rekening efek sebagai rekening transaksi, Sub-Rekening Efek (SRE) sebagai rekening penyimpanan efek, nomor Single Investor Identification (SID), serta Rekening Dana Nasabah (RDN) yang dibukakan di Permata Bank sebagai bank RDN terdaftar untuk rekening penampungan dana.

"Terobosan ini diharapkan dapat mendorong pertumbuhan jumlah investor baru secara signifikan karena permasalahan utama yang menjadi keluhan calon investor yang ingin bertransaksi efek sudah bisa diatasi," tegas Presiden Direktur PT Indo Premier Sekuritas, Moleonoto The, di Jakarta, Selasa (23/10/2018).

Menurut Moleonoto, standar industri yang lama bisa memakan waktu 2-3 hari bagi calon investor yang berbasis di Jabodetabek untuk memiliki rekening efek lengkap yang siap transaksi, dan proses tersebut bisa membutuhkan waktu satu minggu atau bahkan lebih bagi calon investor yang berada di luar Pulau Jawa. 

"Kemudahan ini diyakini bisa menumbuhkan animo positif masyarakat Indonesia untuk berinvestasi di efek saham maupun reksa dana, serta diharapkan bisa meningkatkan pemerataan dan akses ke pasar modal bagi investor-investor di daerah," ucapnya. 

Moleonoto menjelaskan, dalam proses pembukaan rekening efek instan ini, IndoPremier bekerja sama dengan PermataBank sebagai penyedia RDN karena terobosan teknologi yang diadopsi PermataBank merupakan komponen penting yang memungkinkan proses pembukaan rekening efek instan ini bisa direalisasikan.

"Dengan RDN tersebut, investor mendapatkan keamanan ekstra karena dana ditampung dalam rekening khusus atas nama investor yang setiap saat bisa diakses, dan mendapatkan kemudahan dalam berinvestasi tanpa harus direpotkan dengan aktivitas pemindahan dana yang memakan waktu dan biaya," terangnya.

Sementara itu, Ridha DM Wirakusumah, Direktur Utama PermataBank mengungkapkan, pihaknya sangat senang bisa menjadi mitra IndoPremier dalam meluncurkan layanan pembukaan rekening efek instan yang pertama di Indonesia ini. Hal ini sejalan dengan komitmen PermataBank untuk terus berinovasi memberikan produk dan layanan yang simple fast dan reliable

"Ke depannya, kami akan terus melakukan edukasi kepada masyarakat tentang manfaat dan mudahnya berinvestasi di efek saham dan reksa dana, serta mengembangkan teknologi yang menunjang," ujarnya.

Sementara Direktur Utama PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), Friderica Widyasari Dewi menyatakan, dengan layanan Digitalisasi Pembukaan Rekening Efek dan Rekening Dana Nasabah dari IndoPremier Sekuritas dan PermataBank yang memanfaatkan teknologi terkini dan data kependudukan Ditjen Dukcapil tentunya akan membuat pembukaan rekening di pasar modal, khususnya individu lokal menjadi lebih mudah, cepat, namun datanya tetap valid.

"Ini akan sangat membantu calon investor di daerah yang ingin berinvestasi di pasar modal. Dengan terobosan ini, diharapkan jumlah investor pasar modal Indonesia akan semakin bertambah, sehingga pasar modal menjadi pilihan utama masyarakat dalam berinvestasi," jelasnya. 

Terobosan teknologi pembukaan efek ini akan melengkapi penawaran platform investasi digital yang sudah disediakan oleh IndoPremier, seperti IPOTSTOCK sebagai platform investasi saham, IPOTFUND sebagai supermarket online reksa dana, IPOTPAY sebagai platform investasi reksa dana pasar uang, dan IPOTNEWS selaku portal berita pasar modal.

IndoPremier Sekuritas dan PermataBank memanfaatkan teknologi untuk penggunaan tanda tangan secara elektronik dan video call untuk pengganti face to face. Akibat pemanfaatan teknologi tersebut, tidak ada lagi dokumen hardcopy yang perlu disampaikan oleh calon investor kepada IndoPremier Sekuritas dan PermataBank. Terobosan tersebut diharapkan dapat semakin meningkatkan efisiensi pembukaan rekening efek melalui layanan Digitalisasi Pembukaan Rekening Efek dan Rekening Dana Nasabah.

Tag: PT Indo Premier Sekuritas, PT Bank Permata Tbk (PermataBank)

Penulis: Annisa Nurfitriyani

Editor: Rosmayanti

Foto: Iprice

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,909.74 3,869.89
British Pound GBP 1.00 18,754.69 18,562.19
China Yuan CNY 1.00 2,114.10 2,093.06
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,667.00 14,521.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,673.18 10,561.12
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,872.96 1,854.27
Dolar Singapura SGD 1.00 10,659.93 10,553.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,630.91 16,462.46
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,501.31 3,462.33
Yen Jepang JPY 100.00 12,933.86 12,801.73

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6448.156 24.376 627
2 Agriculture 1583.292 -1.764 21
3 Mining 1880.920 11.361 47
4 Basic Industry and Chemicals 889.696 -3.628 71
5 Miscellanous Industry 1443.379 27.257 46
6 Consumer Goods 2607.292 -13.145 51
7 Cons., Property & Real Estate 471.624 -0.108 74
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1149.241 6.910 71
9 Finance 1234.248 10.015 91
10 Trade & Service 797.089 4.778 155
No Code Prev Close Change %
1 CLAY 180 306 126 70.00
2 NATO 103 175 72 69.90
3 SQMI 306 382 76 24.84
4 KMTR 268 334 66 24.63
5 JIHD 476 590 114 23.95
6 INRU 640 785 145 22.66
7 TNCA 206 250 44 21.36
8 INCF 296 358 62 20.95
9 DUTI 3,630 4,390 760 20.94
10 PADI 920 1,090 170 18.48
No Code Prev Close Change %
1 TFCO 735 620 -115 -15.65
2 OCAP 266 226 -40 -15.04
3 YPAS 660 575 -85 -12.88
4 CTTH 126 110 -16 -12.70
5 MFMI 725 635 -90 -12.41
6 BUKK 2,000 1,800 -200 -10.00
7 PYFA 180 163 -17 -9.44
8 TIRA 270 250 -20 -7.41
9 STTP 3,750 3,490 -260 -6.93
10 ASJT 300 280 -20 -6.67
No Code Prev Close Change %
1 INPC 79 80 1 1.27
2 UNTR 26,850 26,925 75 0.28
3 INDY 2,090 2,180 90 4.31
4 ASII 8,275 8,475 200 2.42
5 TLKM 3,990 4,020 30 0.75
6 BUMI 164 174 10 6.10
7 BBRI 3,810 3,820 10 0.26
8 KPAS 210 208 -2 -0.95
9 ERAA 2,310 2,310 0 0.00
10 TSPC 1,600 1,575 -25 -1.56