Portal Berita Ekonomi Minggu, 18 November 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief

Analis: Saham Bank Mandiri Berpotensi Capai Rp8 Ribu di Akhir Tahun Ini

Foto Berita Analis: Saham Bank Mandiri Berpotensi Capai Rp8 Ribu di Akhir Tahun Ini
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Kinerja PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) pada kuartal III tahun ini tumbuh 20%. Hal tersebut disinyalir akan mendorong pergerakan saham bank pelat merah tersebut di level Rp8 ribu pada akhir tahun ini.

‎Kepala Riset Narada Kapiral Indonesia Kiswoyo Adi Joe‎ mengatakan, harga saham BMRI saat ini di posisi Rp6.400-an terbilang sangat murah dan menjadi waktu yang tepat untuk membelinya.

"Saya melihat sekarang waktunya koleksi atau beli saham Bank Mandiri karena pada akhir tahun diperkirakan bisa ke level Rp8 ribu," ujar Kiswoyo saat dihubungi di Jakarta, Selasa (23/10/2018).

Selain laba yang positif‎ pada kuartal III-2018, kata Kiswoyo, prediksi direksi bank pelat merah tersebut yang percaya labanya naik sekitar 10-20% pada akhir tahun ini, turut mendorong saham BMRI dapat mencapai Rp8 ribu.

"Cukup realistis untuk labanya di akhir tahun tumbuh 10% sampai 20%," ucap Kiswoyo.

Sementara terkait tantangan perbankan pada akhir 2018, dirinya melihat masih seputar tren suku bunga yang akan naik kembali dan ini perlu disiasati dengan baik oleh perbankan Tanah Air.

"‎Tapi, kenaikan suku bunga belum tentu menekan keuntungan bank, apalagi bank-bank besar seperti Bank Mandiri. Dia akan melihat bank lain juga, apakah harus menaikkan bunga kredit atau depositonya," ujar Kiswoyo.

Kiswoyo melihat kenaikan suku bunga kredit dapat berdampak terhadap Non-Performing Loan (NPL) atau kredit macet dan hal ini sangat menjadi pertimbangan perbankan.

"NPL mereka harus dijaga jika menaikkan bunga kreditnya," ucapnya.

Senior Analis Kresna Sekuritas Franky Rivan menyampaikan dalam risetnya bahwa kinerja Bank Mandiri‎ di kuartal III-2018 mengalami peningkatan, di mana kredit tumbuh 13,8%, NPL terjaga di level 3%, dan NIM tumbuh 5,54%.

"‎Kami rekomendasikan beli (dari sebelumnya menahan/hold) dengan target harga Rp7.350 per saham. Sekarang BMRI diperdagangkan pada valuasi price book 1,7 kali," tulisnya.

Pada kuartal III-2018‎, Bank Mandiri mendulang keuntungan tumbuh 20% menjadi Rp18,1 triliun dari periode yang sama tahun sebelumnya Rp15,1 triliun.

Laba tersebut didorong oleh pendapatan bunga bersih yang tumbuh 4,2% menjadi Rp40,4 triliun dari periode yang sama pada 2017 senilai Rp38,8 triliun.

Sementara laba bersih pada akhir tahun ini diprediksi direksi Bank Mandiri dapat tumbuh 10-20% secara tahunan atau menjadi Rp22-24 triliun.

Pada penutupan perdagangan sesi pertama hari ini, Selasa (23/10/2018), saham Bank Mandiri berada di level Rp 6.400, melemah 50 poin ‎atau 0,78% dari penutupan kemarin di posisi Rp6.450 per saham.

Tag: PT Bank Mandiri (Persero) Tbk

Penulis: Annisa Nurfitriyani

Editor: Rosmayanti

Foto: Sufri Yuliardi

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,909.74 3,869.89
British Pound GBP 1.00 18,754.69 18,562.19
China Yuan CNY 1.00 2,114.10 2,093.06
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,667.00 14,521.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,673.18 10,561.12
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,872.96 1,854.27
Dolar Singapura SGD 1.00 10,659.93 10,553.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,630.91 16,462.46
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,501.31 3,462.33
Yen Jepang JPY 100.00 12,933.86 12,801.73

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6012.350 56.614 616
2 Agriculture 1444.624 20.661 20
3 Mining 1863.510 10.282 47
4 Basic Industry and Chemicals 792.445 13.262 71
5 Miscellanous Industry 1418.243 2.734 45
6 Consumer Goods 2347.362 0.220 49
7 Cons., Property & Real Estate 420.337 3.422 72
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1092.429 22.357 71
9 Finance 1137.981 14.830 91
10 Trade & Service 810.548 3.800 150
No Code Prev Close Change %
1 POLA 135 228 93 68.89
2 SOSS 1,560 1,950 390 25.00
3 SURE 2,350 2,930 580 24.68
4 RUIS 230 282 52 22.61
5 ARTO 158 190 32 20.25
6 TRUK 126 151 25 19.84
7 NUSA 254 294 40 15.75
8 ISSP 79 91 12 15.19
9 APEX 1,520 1,720 200 13.16
10 HOME 107 118 11 10.28
No Code Prev Close Change %
1 YULE 190 131 -59 -31.05
2 YPAS 690 525 -165 -23.91
3 AKPI 900 780 -120 -13.33
4 SQMI 248 216 -32 -12.90
5 RELI 280 246 -34 -12.14
6 TAMU 2,700 2,400 -300 -11.11
7 TIRA 154 138 -16 -10.39
8 UNIT 282 254 -28 -9.93
9 IDPR 775 700 -75 -9.68
10 HDTX 197 178 -19 -9.64
No Code Prev Close Change %
1 ESTI 108 99 -9 -8.33
2 BBRI 3,410 3,490 80 2.35
3 TLKM 3,910 4,050 140 3.58
4 BBCA 24,175 24,825 650 2.69
5 HMSP 3,480 3,420 -60 -1.72
6 WSKT 1,500 1,530 30 2.00
7 SMGR 10,300 11,000 700 6.80
8 KPAS 585 540 -45 -7.69
9 ERAA 1,725 1,840 115 6.67
10 BBTN 2,300 2,400 100 4.35

Recommended Reading

Sabtu, 17/11/2018 18:25 WIB

B20 Diyakini Turunkan Impor Migas, Benarkah?

Jum'at, 16/11/2018 19:53 WIB

Melambat, ULN Indonesia Tumbuh 4,2%

Jum'at, 16/11/2018 18:21 WIB

Beginilah Proses Migrasi Mitra Grab ke Go-Jek

Jum'at, 16/11/2018 10:37 WIB

2018, Pertumbuhan Ekonomi Diproyeksikan 5,1%

Jum'at, 16/11/2018 07:24 WIB

Bank Mayapada Rombak Jajaran Direksi