Portal Berita Ekonomi Senin, 19 November 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 12:03 WIB. BCSA - Bank Indonesia dan Bank Sentral Tiongko sepakat ubah nilai BCSA dari ¥100 miliar menjadi ¥200 miliar.
  • 12:03 WIB. Finansial - Bank Indonesia dan Bank Sentral Tiongkok perbarui perjanjian bilateral currency swap arrangement (BCSA).
  • 12:03 WIB. Pelindo I- Pelindo I kerja sama pembiayaan investasi sebesar Rp 1,3 triliun bersama 3 bank Himbara.
  • 12:02 WIB. First Media - Saham First Media anjlok 20 poin atau 5,37% di awal perdagangan sesi I. 
  • 10:21 WIB. BTN - BTN mengaku siap menyerap realisasi KPR FLPP bank BPD.
  • 10:06 WIB. HK - Hutama Karya tengah mempersiapkan pembangunan ruas Pekanbaru-Bangkinang sepanjang 37 kilometer.
  • 07:59 WIB. Mandiri - Mandiri akan gandeng Tokopedia untuk pasarkan kartu kredit.

Resmi Dapat Lisensi, TMLI Makin “PD” Tawarkan DPLK 

Foto Berita Resmi Dapat Lisensi, TMLI Makin “PD” Tawarkan DPLK 
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Diperkirakan ada 1.500 perusahaan Jepang yang beroperasi di Indonesia. Jumlah tersebut menjadi sasaran perusahaan asuransi jiwa asal Jepang, Tokio Marine Life Insurance. Berbagai produk unggulan diluncurkan oleh perusahaan yang mulai hadir di Indonesia tahun 2012 ini. Salah satunya adalah produk Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK). 

Tokio Marine Life Insurance sendiri adalah perusahaan terkemuka dan berpengalaman dengan produk DPLK. Di Indonesia perusahaan ini telah mendapatkan lisensi resmi dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk merilis produk DPLK dengan nama Dana Pensiun Lembaga Keuangan Tokio Marine Life Indonesia. Jadi untuk urusan produk yang satu ini, dia yakin perusahaan asal Jepang akan tidak akan ragu memilih produk DPLK dari Tokio Marine Life Insurance Indonesia (TMLI).

Takayuki Nakazato dalam acara Indonesia Retirement Outlook (IRO) yang diadakan di Birawa Assembly Hall, Hotel Bidakara, Jakarta pada tanggal 24-25 Oktober 2018 mengungkapkan, salah satu survei yang pernah diadakan sebuah lembaga riset menyatakan, bahwa 70% pekerja Indonesia mengalami masalah keuangan di hari tuanya atau ketika memasuki masa pensiun. Dari sekitar 50 juta pekerja formal, tidak lebih dari 4 juta pekerja yang telah memiliki program dana pensiun. 

Hal ini terjadi akibat tidak adanya perencanaan masa pensiun pada sebagian besar pekerja di Indonesia. Padahal program pensiun ini sangat tepat untuk dijadikan sebagai alternatif pendanaan jangka panjang. Melihat kondisi itu Tokio Marine Life Insurance Indonesia terpanggil untuk turut mengatasi permasalahan tersebut dengan ikut serta berpartisipasi dalam acara Indonesia Retirement Outlook (IRO) yang diadakan di Birawa Assembly Hall, Hotel Bidakara, Jakarta pada tanggal 24-25 Oktober 2018. 

“Acara Indonesia Retirement Outlook bertujuan untuk turut memajukan industri DPLK di Indonesia dan meningkatkan kesadaran serta partisipasi pemberi kerja dan pekerja dalam program pensiun,” jelas Nakazato, Kamis (24/10/2018). 

Direktur PT Tokio Marine Life Insurance Indonesia Nelly Husnayati menambahkan, belum banyaknya pekerja di Indonesia yang memiliki program pensiun menjadi peluang besar untuk mengembangkan produk tersebut. Untuk itu perusahaan menyiapkan strategi untuk memasarkan produk DPLK dengan cara berperan aktif dalam memberikan edukasi dan sosialisasi akan pentingnya program pensiun. Pemasaran juga dimaksimalkan melalui kanal distribusi Group Business atau Employee Benefit dan akan terus berkembang kedepannya melalui kanal Tenaga Pemasar dengan sistem referensi serta tidak menutup kemungkinan berkembang ke kanal distribusi lainnya. 

Selain DPLK, TMLI juga menyediakan beragam produk asuransi jiwa mulai dari produk unit link, tradisional, dan syariah; termasuk di dalamnya produk-produk asuransi kesehatan, perencanaan keuangan, jaminan pensiun, dan perencanaan pendidikan yang dipasarkan melalui jalur agensi dan distribusi alternatif. Sampai dengan Oktober 2017, Tokio Marine Life Insurance telah memiliki 12 kantor pemasaran di 10 kota yang tersebar di seluruh Indonesia dan akan terus berkekspansi ke kota-kota lainnya di Indonesia.

“Kami menargetkan Rp 500 miliar Asset Under Management (AUM) dalam 12 (dua belas) bulan kedepan dari kurang lebih 50 (lima puluh) perusahaan di Indonesia,” ungkap Nelly.

Tag: PT Tokio Marine Insurance Indonesia

Penulis: Agus Aryanto

Editor: Vicky Fadil

Foto: Sufri Yuliardi

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,909.74 3,869.89
British Pound GBP 1.00 18,754.69 18,562.19
China Yuan CNY 1.00 2,114.10 2,093.06
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,667.00 14,521.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,673.18 10,561.12
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,872.96 1,854.27
Dolar Singapura SGD 1.00 10,659.93 10,553.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,630.91 16,462.46
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,501.31 3,462.33
Yen Jepang JPY 100.00 12,933.86 12,801.73

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6012.350 56.614 616
2 Agriculture 1444.624 20.661 20
3 Mining 1863.510 10.282 47
4 Basic Industry and Chemicals 792.445 13.262 71
5 Miscellanous Industry 1418.243 2.734 45
6 Consumer Goods 2347.362 0.220 49
7 Cons., Property & Real Estate 420.337 3.422 72
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1092.429 22.357 71
9 Finance 1137.981 14.830 91
10 Trade & Service 810.548 3.800 150
No Code Prev Close Change %
1 POLA 135 228 93 68.89
2 SOSS 1,560 1,950 390 25.00
3 SURE 2,350 2,930 580 24.68
4 RUIS 230 282 52 22.61
5 ARTO 158 190 32 20.25
6 TRUK 126 151 25 19.84
7 NUSA 254 294 40 15.75
8 ISSP 79 91 12 15.19
9 APEX 1,520 1,720 200 13.16
10 HOME 107 118 11 10.28
No Code Prev Close Change %
1 YULE 190 131 -59 -31.05
2 YPAS 690 525 -165 -23.91
3 AKPI 900 780 -120 -13.33
4 SQMI 248 216 -32 -12.90
5 RELI 280 246 -34 -12.14
6 TAMU 2,700 2,400 -300 -11.11
7 TIRA 154 138 -16 -10.39
8 UNIT 282 254 -28 -9.93
9 IDPR 775 700 -75 -9.68
10 HDTX 197 178 -19 -9.64
No Code Prev Close Change %
1 ESTI 108 99 -9 -8.33
2 BBRI 3,410 3,490 80 2.35
3 TLKM 3,910 4,050 140 3.58
4 BBCA 24,175 24,825 650 2.69
5 HMSP 3,480 3,420 -60 -1.72
6 WSKT 1,500 1,530 30 2.00
7 SMGR 10,300 11,000 700 6.80
8 KPAS 585 540 -45 -7.69
9 ERAA 1,725 1,840 115 6.67
10 BBTN 2,300 2,400 100 4.35