Portal Berita Ekonomi Selasa, 22 Januari 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 07:17 WIB. WhatsApp - WhatsApp ancam tutup akun penyebar hoaks.
  • 07:16 WIB. Google - Google Maps luncurkan fitur cek kecepatan kendaraan.
  • 07:15 WIB. WhatsApp - WhatsApp batasi pengiriman pesan berantai.
  • 06:30 WIB. Samsung - Samsung Galaxy S10 dikabarkan beri fitur baru dalam notch.
  • 06:08 WIB. Telkom - Telkom dan Moratel akan menandatangani perjanjian penggunaan Palapa Ring Barat.
  • 06:06 WIB. ADHI - ADHI berniat menambah kepemilikan saham di PT Jakarta Tollroad Development.
  • 06:06 WIB. Mandiri - Selain proyek pemerintah, Mandiri mengincar debitur korporasi swasta.
  • 06:04 WIB. Mandiri - Mandiri mengarahkan sebagian besar kredit investasi melalui skema sindikasi.
  • 06:03 WIB. BUMN - Bulog dan PTPN III akan ekspansi ke pasar ekspor.
  • 21:51 WIB. Mandiri - Sekitar 600 investor dan pelaku bisnis dari dalam dan luar negeri akan menghadiri MIF 2019.
  • 21:48 WIB. Holding BUMN - Pembentukan holding masih menunggu inisiatif Kementerian BUMN.
  • 19:46 WIB. BNI - BNI mengelola dana wealth management sebesar Rp128,5 triliun di tahun 2018.
  • 19:45 WIB. BNI - Komposisi transaksi melalui e-channel BNI sudah mencapai sekitar 92%.
  • 19:35 WIB. WIKA - WIKA akan melakukan penawaran IPO melalui WIKA Realty dengan target proceeds sekitar Rp2 trliun.
  • 19:23 WIB. WIKA - WIKA menganggarkan capex Rp715 miliar untuk pengembangan kawasan dan TOD 2019.

Wujudkan Indonesia Sentris, Pemerintah Bangun Wilayah Perbatasan

Foto Berita Wujudkan Indonesia Sentris, Pemerintah Bangun Wilayah Perbatasan
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Untuk mewujudkan Nawacita butir ketiga, dalam empat tahun belakangan ini pemerintah melakukan pembangunan dari wilayah perbatasan. Tak hanya dibangun dari sisi infrastruktur, kegiatan perekonomian di perbatasan pun dihidupkan kembali.

Menurut Menteri Dalam Negeri sekaligus Kepala Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) Tjahjo Kumolo, selama empat tahun terakhir pemerintah berhasil menghidupkan kembali aktivitas perekonomian di perbatasan melalui pembangunan Pos Lintas Batas Negara (PLBN). Pos-pos tersebut tersebar di perbatasan Kalimantan, Nusa Tenggara Timur, dan Papua. 

"Kami sudah selesai membangun tujuh PLBN untuk mendukung aktivitas ekonomi di 187 kecamatan di perbatasan," ujar Tjahjo.

Dengan selesainya pembangunan tujuh PLBN tersebut, artinya kantor kecamatan di daerah perbatasan sudah dibangun dengan baik. Lalu, puskesmas, dokter, obat, rumah sakit rujukan di kabupaten/kota, Badan Usaha Milik Desa (BUMdes), serta pasar sudah tersedia pula di setiap PLBN.

Tjahjo menyebutkan, "Ketujuh PLBN tersebut, antara lain PLBN Aruk, Entikong, dan Badau di Kalimantan Barat yang berbatasan dengan Malaysia, PLBN Wini, Motamasin, dan Motaain di Nusa Tenggara Timur yang berbatasan dengan Timor Leste, dan PLBN Skouw di Papua yang berbatasan dengan Papua Nugini."

Tjahjo menambahkan, untuk semakin meningkatkan aktivitas ekonomi di wilayah perbatasan, saat ini pemerintah pun tengah membangun 11 PLBN kecil yang ditargetkan akan selesai paling lambat pada pertengahan 2019.

"11 PLBN kecil itu tersebar di Sei Pancang, Long Midang, Long Nawang, dan Labang di Kalimantan Utara, Jagoi Babang dan Sei Kelik di Kalimantan Barat, Sota dan Yetetkun di Papua, Serasan di Kepulauan Riau, serta Napan dan Oepoli di Nusa Tenggara Timur," sebut Tjahjo.

Pembangunan PLBN juga disertai dengan pembangunan pelabuhan dan bandar udara yang didukung oleh Kementerian Perhubungan. Dengan begitu, kini terbang dari Sabang ke Merauke bukan lagi sebuah hal yang mustahil.

"Dari ujung Pulau Rondo di Aceh masuk perbatasan ke Belawan, masuk Sabang, Kualanamu, Natuna, Entikong, masuk ke Sangir Talaud, ke Bitung, Morotai, Maluku Barat Daya, lalu ke Papua Barat dan Skouw, Merauke, Atambua, sudah ada pelabuhan laut. Pelabuhan udaranya juga ada. Terbang dari Sabang sampai ke Atambua, sampai Merauke. Inilah wujud pembangunan Indonesia Sentris," paparnya. 

Tak hanya dari sisi perekonomian dan infrastruktur, tata kelola pemerintahan pun turut ditingkatkan kualitasnya. Oleh karena itu, BNPP telah menandatangani nota kesepahaman dengan beberapa perguruan tinggi untuk melaksanakan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik di desa-desa perbatasan.

Perguruan tinggi tersebut, antara lain Universitas Gadjah Mada, Universitas Diponegoro, Universitas Brawijaya, Universitas Airlangga, Universitas Mulawarman, Universitas Padjadjaran, Universitas Negeri Padang, Institut Pertanian Bogor, Institut Teknologi Bandung, dan Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

Ia pun melanjutkan, "Selain itu, alumni Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) wajib untuk tinggal di perbatasan selama satu tahun untuk menangani tata kelola pemerintahan agar berjalan dengan baik."

Tag: kawasan perbatasan negara

Penulis: Tanayastri Dini Isna

Editor: Rosmayanti

Foto: FMB9

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,909.74 3,869.89
British Pound GBP 1.00 18,754.69 18,562.19
China Yuan CNY 1.00 2,114.10 2,093.06
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,667.00 14,521.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,673.18 10,561.12
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,872.96 1,854.27
Dolar Singapura SGD 1.00 10,659.93 10,553.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,630.91 16,462.46
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,501.31 3,462.33
Yen Jepang JPY 100.00 12,933.86 12,801.73

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6450.834 2.678 627
2 Agriculture 1642.122 58.830 21
3 Mining 1896.174 15.254 47
4 Basic Industry and Chemicals 890.201 0.505 71
5 Miscellanous Industry 1423.572 -19.807 46
6 Consumer Goods 2599.505 -7.787 51
7 Cons., Property & Real Estate 465.509 -6.115 74
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1154.795 5.554 71
9 Finance 1239.207 4.959 91
10 Trade & Service 794.825 -2.264 155
No Code Prev Close Change %
1 NATO 175 236 61 34.86
2 CLAY 306 382 76 24.84
3 SQMI 382 476 94 24.61
4 YPAS 575 710 135 23.48
5 HEXA 2,920 3,600 680 23.29
6 BNLI 705 855 150 21.28
7 VOKS 250 300 50 20.00
8 INRU 785 910 125 15.92
9 KMTR 334 382 48 14.37
10 DSSA 15,600 17,825 2,225 14.26
No Code Prev Close Change %
1 MTSM 206 157 -49 -23.79
2 AGRS 490 402 -88 -17.96
3 PADI 1,090 920 -170 -15.60
4 CANI 248 210 -38 -15.32
5 NAGA 280 240 -40 -14.29
6 SKYB 160 142 -18 -11.25
7 AKSI 394 350 -44 -11.17
8 PLIN 3,400 3,040 -360 -10.59
9 KIOS 2,000 1,790 -210 -10.50
10 MYTX 105 94 -11 -10.48
No Code Prev Close Change %
1 HOME 150 144 -6 -4.00
2 BUMI 174 174 0 0.00
3 ERAA 2,310 2,240 -70 -3.03
4 BNLI 705 855 150 21.28
5 PNLF 296 296 0 0.00
6 ASII 8,475 8,325 -150 -1.77
7 BHIT 69 68 -1 -1.45
8 BBRI 3,820 3,800 -20 -0.52
9 SSMS 1,205 1,210 5 0.41
10 INDY 2,180 2,130 -50 -2.29