Portal Berita Ekonomi Minggu, 18 November 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief

Vale Indonesia Revisi Target Produksi, Ini Alasannya

Foto Berita Vale Indonesia Revisi Target Produksi, Ini Alasannya
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

PT Vale Indonesia Tbk merevisi target produksi tahun penuh menjadi 75.000 metrik ton di 2018. Target ini turun dari perkiraan 77.000 metrik ton di kuartal II-2018.

Revisi yang dilakukan emiten berkode INCO ini disebabkan aktivitas pemeliharaan di kuartal III-2018 yang tidak terencana.

"Kami memajukan jadwal pemeliharaan yang sebelumnya direncanakan di kuartal IV-2018 menjadi kuartal III-2018 dan tidak berharap akan adanya tambahan aktivitas pemeliharaan yang besar hingga akhir tahun," ujar CEO dan Presiden Direktur INCO, Nico Kanter di Jakarta, Rabu (24/10/2018).

Dibandingkan dengan triwulan sebelumnya, produksi nikel dalam matte dan pengiriman nikel matte masing-masing sekitar 4% dan 1% lebih rendah. Di mana, produksi nikel dalam matte sebesar 18.193 metrik ton dan penjualan sebesar US$205 juta di triwulan ini.

Produksi 2018 di bawah rencana tersebut diakui akibat dari aktivitas pemeliharaan yang tidak direncanakan untuk mengatasi masalah operasional yang teridentifikasi dan juga untuk memastikan keselamatan operasi perseroan.

Sementara itu, perseroan mengeluarkan anggaran belanja modal (capex) senilai US$27,7 juta. Angka ini meningkat dari kuartal sebelumnya, yaitu US$13,3 juta. Dalam laporan triwulan tahun ini, juga tercatat laba bersih senilai US$55,21 juta atau Rp828,15 miliar pada kuartal III-2018, setelah sebelumnya di periode yang sama tahun lalu, perseroan mencatatkan kerugian US$19,62 juta.

"Kami akan tetap fokus dalam mengoptimalisasikan kapasitas produksi kami, meningkatkan efisiensi, dan mengurangi biaya," pungkasnya.

Tag: PT Vale Indonesia Tbk (INCO)

Penulis: Nadya Zul El Nuha

Editor: Rosmayanti

Foto: Cahyo Prayogo

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,909.74 3,869.89
British Pound GBP 1.00 18,754.69 18,562.19
China Yuan CNY 1.00 2,114.10 2,093.06
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,667.00 14,521.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,673.18 10,561.12
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,872.96 1,854.27
Dolar Singapura SGD 1.00 10,659.93 10,553.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,630.91 16,462.46
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,501.31 3,462.33
Yen Jepang JPY 100.00 12,933.86 12,801.73

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6012.350 56.614 616
2 Agriculture 1444.624 20.661 20
3 Mining 1863.510 10.282 47
4 Basic Industry and Chemicals 792.445 13.262 71
5 Miscellanous Industry 1418.243 2.734 45
6 Consumer Goods 2347.362 0.220 49
7 Cons., Property & Real Estate 420.337 3.422 72
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1092.429 22.357 71
9 Finance 1137.981 14.830 91
10 Trade & Service 810.548 3.800 150
No Code Prev Close Change %
1 POLA 135 228 93 68.89
2 SOSS 1,560 1,950 390 25.00
3 SURE 2,350 2,930 580 24.68
4 RUIS 230 282 52 22.61
5 ARTO 158 190 32 20.25
6 TRUK 126 151 25 19.84
7 NUSA 254 294 40 15.75
8 ISSP 79 91 12 15.19
9 APEX 1,520 1,720 200 13.16
10 HOME 107 118 11 10.28
No Code Prev Close Change %
1 YULE 190 131 -59 -31.05
2 YPAS 690 525 -165 -23.91
3 AKPI 900 780 -120 -13.33
4 SQMI 248 216 -32 -12.90
5 RELI 280 246 -34 -12.14
6 TAMU 2,700 2,400 -300 -11.11
7 TIRA 154 138 -16 -10.39
8 UNIT 282 254 -28 -9.93
9 IDPR 775 700 -75 -9.68
10 HDTX 197 178 -19 -9.64
No Code Prev Close Change %
1 ESTI 108 99 -9 -8.33
2 BBRI 3,410 3,490 80 2.35
3 TLKM 3,910 4,050 140 3.58
4 BBCA 24,175 24,825 650 2.69
5 HMSP 3,480 3,420 -60 -1.72
6 WSKT 1,500 1,530 30 2.00
7 SMGR 10,300 11,000 700 6.80
8 KPAS 585 540 -45 -7.69
9 ERAA 1,725 1,840 115 6.67
10 BBTN 2,300 2,400 100 4.35