Portal Berita Ekonomi Minggu, 20 Januari 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 15:06 WIB. Multifinance - OJK mencatat penyaluran pembiayaan multifinance tumbuh 5,14% menjadi Rp433,9 triliun.
  • 15:03 WIB. BPJS - BPJS Kesehatan optimis tingkat kepesertaan mencapai 95% pada tahun 2019 ini.

Bukalapak: BukaCicilan Bisa Tingkatkan Inklusi Finansial di Indonesia

Foto Berita Bukalapak: BukaCicilan Bisa Tingkatkan Inklusi Finansial di Indonesia
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Fitur BukaCicilan dari kerja sama Bukalapak dan Akulaku tak hanya ditujukan untuk memudahkan pengajuan kredit, tetapi juga untuk meningkatkan inklusi finansial di Indonesia. Itu lah yang dikatakan Head of Payment and Financial Services Bukalapak, Destya Danang Pradityo kepada Warta Ekonomi, Rabu (24/10/2018). 

Menurutnya, berdasarkan data dari Biro Pusat Statistik dan Bank Indonesia, masih banyak masyarakat yang berstatus unbank (belum memiliki rekening di bank). Bagi Bukalapak, itu artinya mereka memiliki potensi untuk menjadi pelanggan di industri digital secara keseluruhan.

"Jadi, orang yang tadinya belum tersentuh produk keuangan bisa menggunakan fitur BukaCicilan yang bekerja sama dengan Akulaku. Secara tidak langsung, kami pun ikut membantu pemerintah untuk meningkatkan financial inclusion di Indonesia," jelas Destya. 

Ia menambahkan, langkah Bukalapak dalam menjalin kerja sama dengan partner bank dan fintech, seperti Akulaku adalah salah satu pemicu pemerataan inklusi finansial di Indonesia. Di sisi lain, perusahaannya pun dapat memperluas jaringan pelanggan dan meningkatkan pertumbuhannya.

"Untuk saat ini, kami masih fokus meningkatkan pertumbuhan agar masyarakat mau melakukan transaksi melalui platform e-commerce. Bukan hanya pembeli, tetapi juga penjual," kata Destya lagi.

Berdasarkan data dari pemerintah, total konsumsi dalam negeri yang bersumber dari e-commerce masih di bawah 5%. Oleh karena itu, Bukalapak bekerja sama dengan Akulaku, berinisiatif untuk menyediakan pasar baru yang dapat memicu pertumbuhan konsumsi di e-commerce.

"Di akhir 2019, kami menargetkan untuk mendapatkan GMV (Gross Merchandise Value) 4x hingga 6x lipat dari GMV per bulan saat ini (Rp4 triliun)," tutur Destya.

Salah satu strategi untuk meningkatkan GMV adalah dengan menjalin kerja sama dengan partner-partner baru yang memiliki potensi. Sebab, Destya percaya setiap perusahaan yang bekerja sama dengan Bukalapak memiliki ekosistem masing-masing yang dapat memicu pertumbuhan perusahaan. 

"Kami selalu mencari partner yang potensial, seperti Akulaku yang termasuk perusahaan fintech yang memiliki ekosistem yang baik," tambahnya.

Terakhir, ia juga mengungkapkan kalau Bukalapak akan selalu mengembangkan layanannya untuk menghadirkan yang terbaik untuk pengguna, termasuk dalam fitur BukaCicilan. Ke depannya, Bukalapak akan mengembangkan fitur tersebut supaya pengguna dapat membayarkan cicilan kepada Akulaku melalui aplikasi Bukalapak.

Tag: Bukalapak, Akulaku

Penulis: Tanayastri Dini Isna

Editor: Rosmayanti

Foto: Bukalapak

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,909.74 3,869.89
British Pound GBP 1.00 18,754.69 18,562.19
China Yuan CNY 1.00 2,114.10 2,093.06
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,667.00 14,521.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,673.18 10,561.12
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,872.96 1,854.27
Dolar Singapura SGD 1.00 10,659.93 10,553.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,630.91 16,462.46
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,501.31 3,462.33
Yen Jepang JPY 100.00 12,933.86 12,801.73

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6448.156 24.376 627
2 Agriculture 1583.292 -1.764 21
3 Mining 1880.920 11.361 47
4 Basic Industry and Chemicals 889.696 -3.628 71
5 Miscellanous Industry 1443.379 27.257 46
6 Consumer Goods 2607.292 -13.145 51
7 Cons., Property & Real Estate 471.624 -0.108 74
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1149.241 6.910 71
9 Finance 1234.248 10.015 91
10 Trade & Service 797.089 4.778 155
No Code Prev Close Change %
1 CLAY 180 306 126 70.00
2 NATO 103 175 72 69.90
3 SQMI 306 382 76 24.84
4 KMTR 268 334 66 24.63
5 JIHD 476 590 114 23.95
6 INRU 640 785 145 22.66
7 TNCA 206 250 44 21.36
8 INCF 296 358 62 20.95
9 DUTI 3,630 4,390 760 20.94
10 PADI 920 1,090 170 18.48
No Code Prev Close Change %
1 TFCO 735 620 -115 -15.65
2 OCAP 266 226 -40 -15.04
3 YPAS 660 575 -85 -12.88
4 CTTH 126 110 -16 -12.70
5 MFMI 725 635 -90 -12.41
6 BUKK 2,000 1,800 -200 -10.00
7 PYFA 180 163 -17 -9.44
8 TIRA 270 250 -20 -7.41
9 STTP 3,750 3,490 -260 -6.93
10 ASJT 300 280 -20 -6.67
No Code Prev Close Change %
1 INPC 79 80 1 1.27
2 UNTR 26,850 26,925 75 0.28
3 INDY 2,090 2,180 90 4.31
4 ASII 8,275 8,475 200 2.42
5 TLKM 3,990 4,020 30 0.75
6 BUMI 164 174 10 6.10
7 BBRI 3,810 3,820 10 0.26
8 KPAS 210 208 -2 -0.95
9 ERAA 2,310 2,310 0 0.00
10 TSPC 1,600 1,575 -25 -1.56