Portal Berita Ekonomi Minggu, 18 November 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief

Rupiah Melemah, Harga Obat Herbal Dexa Stabil

Foto Berita Rupiah Melemah, Harga Obat Herbal Dexa Stabil
Warta Ekonomi.co.id, Tangerang -

Kondisi penguatan kurs dolar Amerika Serikat (AS) atas rupiah telah diantisipasi oleh PT Dexa Medica.  Perusahaan farmasi itu kian memperkuat produksi obat herbal modern yang berasal dari bahan baku lokal.

Direktur Marketing dan Penjualan Dexa Medica, Andrew Sulistya mengatakan, bahan baku obat herbal Dexa berasal dari bahan baku alam asli Indonesia yang diperoleh dari beberapa daerah seperti di Pulau Jawa.

 

"Hampir 90% bahan baku produk obat Dexa masih didominasi bahan baku lokal. Jadi, kalau untuk produk herbal saat ini kami masih bisa menjaga harga karena tidak ada impornya kok. Kecuali produk Dexa yang bahan baku impor, tentu saja ada tekanan untuk naik," kata Andrew kepada Warta Ekonomi di Tangerang, Rabu (24/10/2018).

Andrew mengatakan, penguatan dolar yang terjadi saat ini justru berefek positf pada ekspor perusahaan. Saat ini, beberapa produk ungggulan Dexa, seperti Boska menjadi salah satu market leader di Nigeria dengan penetrasi dan sebaran yang semakin luas.

Selain melakukan ekspor obat-obatan berbahan baku kimia, perusahaan melakukan ekspor obat modern asli Indonesia (Indonesian Indigenous Modern Medicines) yang merupakan hasil kegiatan riset dan pengembangan menggunaan bahan alam asli Indonesia.

Saat ini, produk HerbaKOF dan FitoFarmaka Stimuno juga sudah diekspor ke berbagai negara di Asia, seperti Singapura, Kamboja, Filipina dan Myanmar.

"Jadi cukup positif (penguatan dolar AS). Karena impornya tidak dolar, bahan bakunya lokal. Justru ekspornya naik," pungkasnya.

Tag: PT Dexa Medica

Penulis: Boyke P. Siregar

Editor: Rosmayanti

Foto: Boyke P. Siregar

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,909.74 3,869.89
British Pound GBP 1.00 18,754.69 18,562.19
China Yuan CNY 1.00 2,114.10 2,093.06
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,667.00 14,521.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,673.18 10,561.12
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,872.96 1,854.27
Dolar Singapura SGD 1.00 10,659.93 10,553.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,630.91 16,462.46
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,501.31 3,462.33
Yen Jepang JPY 100.00 12,933.86 12,801.73

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6012.350 56.614 616
2 Agriculture 1444.624 20.661 20
3 Mining 1863.510 10.282 47
4 Basic Industry and Chemicals 792.445 13.262 71
5 Miscellanous Industry 1418.243 2.734 45
6 Consumer Goods 2347.362 0.220 49
7 Cons., Property & Real Estate 420.337 3.422 72
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1092.429 22.357 71
9 Finance 1137.981 14.830 91
10 Trade & Service 810.548 3.800 150
No Code Prev Close Change %
1 POLA 135 228 93 68.89
2 SOSS 1,560 1,950 390 25.00
3 SURE 2,350 2,930 580 24.68
4 RUIS 230 282 52 22.61
5 ARTO 158 190 32 20.25
6 TRUK 126 151 25 19.84
7 NUSA 254 294 40 15.75
8 ISSP 79 91 12 15.19
9 APEX 1,520 1,720 200 13.16
10 HOME 107 118 11 10.28
No Code Prev Close Change %
1 YULE 190 131 -59 -31.05
2 YPAS 690 525 -165 -23.91
3 AKPI 900 780 -120 -13.33
4 SQMI 248 216 -32 -12.90
5 RELI 280 246 -34 -12.14
6 TAMU 2,700 2,400 -300 -11.11
7 TIRA 154 138 -16 -10.39
8 UNIT 282 254 -28 -9.93
9 IDPR 775 700 -75 -9.68
10 HDTX 197 178 -19 -9.64
No Code Prev Close Change %
1 ESTI 108 99 -9 -8.33
2 BBRI 3,410 3,490 80 2.35
3 TLKM 3,910 4,050 140 3.58
4 BBCA 24,175 24,825 650 2.69
5 HMSP 3,480 3,420 -60 -1.72
6 WSKT 1,500 1,530 30 2.00
7 SMGR 10,300 11,000 700 6.80
8 KPAS 585 540 -45 -7.69
9 ERAA 1,725 1,840 115 6.67
10 BBTN 2,300 2,400 100 4.35

Recommended Reading

Sabtu, 17/11/2018 18:25 WIB

B20 Diyakini Turunkan Impor Migas, Benarkah?

Jum'at, 16/11/2018 19:53 WIB

Melambat, ULN Indonesia Tumbuh 4,2%

Jum'at, 16/11/2018 18:21 WIB

Beginilah Proses Migrasi Mitra Grab ke Go-Jek

Jum'at, 16/11/2018 10:37 WIB

2018, Pertumbuhan Ekonomi Diproyeksikan 5,1%

Jum'at, 16/11/2018 07:24 WIB

Bank Mayapada Rombak Jajaran Direksi