Portal Berita Ekonomi Rabu, 14 November 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 17:45 WIB. China - Indonesia ajak China kolaborasi dalam konsep Indo-Pasifik
  • 17:42 WIB. Real Madrid - Solari resmi jadi pelatih tetap Real Madrid.
  • 17:41 WIB. Rohingya - Bertemu di ASEAN, PM Malaysia kritik Suu Kyi soal Rohingya.
  • 17:41 WIB. Palestina - Ratusan warga Palestina di Ramallah protes agresi Israel.
  • 17:41 WIB. Laut China Selatan - Indonesia: CoC Laut China Selatan selesai tahun depan.
  • 17:40 WIB. Perang Dagang - PM China: tak ada pemenang dalam perang dagang dengan AS.
  • 17:36 WIB. Rusia - Rusia tawarkan penjualan pesawat ke Malaysia.
  • 17:36 WIB. Yaman - Kepala bantuan PBB serukan gencatan senjata di Yaman.
  • 17:36 WIB. Irak - PBB akan restorasi benteng Kirkuk Irak, barak Ottoman.
  • 17:35 WIB. Israel - Hamas: Kami beri pelajaran serius ke Israel.
  • 17:35 WIB. Gaza - DPR minta Indonesia ajukan resolusi soal Gaza.

Wow, Keuntungan Mark Dynamics Meroket 82,88% di September 2018

Foto Berita Wow, Keuntungan Mark Dynamics Meroket 82,88% di September 2018
Warta Ekonomi.co.id, Nusa Dua, Bali -

PT Mark Dynamics Indonesia Tbk (MARK) berhasil meraih laba bersih kuartal tiga 2018 sebesar Rp58,83 miliar atau meningkat sebesar 82,88% dibandingkan pencapaian periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp32,17 miliar. Pencapaian ini juga berhasil melampaui laba bersih sepanjang 2017 yang tercatat sebesar Rp49,25 miliar.

Presiden Direktur MARK, Ridwan menyatakan, pencapaian ini tidak lepas dari peningkatan penjualan hingga September 2018 sebesar 35,24% menjadi Rp240,45 miliar, dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp177,79 miliar.

"Tercapainya penjualan pada periode ini, bahkan lebih baik dari penjualan sepanjang 2017 sebesar Rp239,79 miliar dan berhasil melampaui target yang telah ditetapkan manajemen," kata Ridwan dalam keterangan resminya yang diterima di Nusa Dua Bali, Kamis (25/10/2018).

Pada periode ini, ekspor masih menjadi kontributor penjualan terbesar, yaitu sebesar Rp228,66 miliar atau mencapai 95,10% dari total penjualan. Nilai ini lebih baik dari penjualan ekspor pada periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp167,79 miliar atau 94,44% dari total penjualan. Dari sisi total unit penjualan hand former, tercatat peningkatan jumlah penjualan menjadi 4,78 juta unit atau sebesar 28,5% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 3,72 juta unit.

Pencapaian yang diraih MARK juga tidak lepas dari keberhasilan menjaga tingkat efisiensi seraya mempertahankan kualitas produk sesuai permintaan pelanggan. Hal ini terlihat dari tercapainya laba kotor sebesar Rp104,85 miliar, dengan marjin laba kotor sebesar 43,61%. Sementara pada periode yang sama tahun sebelumnya, tercatat laba kotor sebesar Rp63,88, dengan marjin laba kotor sebesar 35,93%.

Perseroan pun berhasil menjaga tingkat biaya operasional yang lebih rendah melalui pencapaian laba sebelum pajak pada triwulan ketiga 2018 sebesar Rp80,83 miliar dengan marjin laba sebesar 33,62%. Peraihan ini lebih baik dari kinerja periode yang sama 2017 dengan mencatat laba sebelum pajak sebesar Rp44,65 miliar dengan marjin laba sebesar 25,12%.

"Kami berhasil menjaga tingkat biaya yang rendah, meskipun terjadi fluktuasi nilai tukar rupiah terhadap dolar AS sepanjang triwulan ketiga tahun ini, di mana pada pos pendapatan dan beban lain-lain, kami mencatat laba selisih kurs sebesar Rp1,42 miliar, padahal pada periode yang sama tahun sebelumnya mencatat rugi selisih kurs sebesar Rp652,96 juta," ungkap Ridwan.

Perseroan mencatatkan pertumbuhan total aset per 30 September 2018 menjadi Rp303,87 miliar, dengan peningkatan sebesar 33,51% dibandingkan posisi 31 Desember 2017. Aset lancar tercatat meningkat sebesar 20,60% menjadi Rp161,49 miliar. Peningkatan yang lebih besar tercatat pada posisi aset tidak lancar, yaitu 51,97% menjadi Rp93,69 miliar. Peningkatan aaset tidak lancar disebabkan oleh pembelian lahan untuk ekspansi perseroan dalam rangka meningkatkan kapasitas produksi untuk memenuhi permintaan pasar.

Permintaan akan produk cetakan sarung tangan meningkat seiring dengan terus meningkatnya produksi sarung tangan dari pelanggan utama di Malaysia. Seperti diketahui, Malaysia adalah pemasok sekitar 61% sarung tangan karet dunia. Malaysia tahun ini diharapkan dapat memasok sebesar 63% dari pangsa pasar dunia, sementara Indonesia hanya memiliki pangsa pasar sebesar 3%. Pertumbuhan di industri sarung tangan sekitar 15%, di mana Amerika Serikat masih menjadi pembeli terbesar, disusul negara Eropa. Dalam 20 tahun terakhir, industri sarung tangan maju pesat.

Pada posisi ekuitas per 30 September 2018, tercatat peningkatan sebesar 28,43% menjadi Rp214,28 miliar dibandingkan posisi 31 Desember 2017 .

Tag: PT Mark Dynamics Indonesia Tbk (MARK)

Penulis: Annisa Nurfitriyani

Editor: Rosmayanti

Foto: Annisa Nurfitriyani

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,953.45 3,913.79
British Pound GBP 1.00 19,296.98 19,098.51
China Yuan CNY 1.00 2,136.68 2,115.36
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,829.00 14,681.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,703.57 10,595.28
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,893.36 1,874.39
Dolar Singapura SGD 1.00 10,740.98 10,632.24
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,759.74 16,589.53
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,539.14 3,499.64
Yen Jepang JPY 100.00 13,025.03 12,891.64

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5858.293 23.095 615
2 Agriculture 1411.127 -32.663 20
3 Mining 1857.209 -4.113 47
4 Basic Industry and Chemicals 773.140 27.129 71
5 Miscellanous Industry 1364.717 23.298 45
6 Consumer Goods 2299.221 20.658 49
7 Cons., Property & Real Estate 410.574 -3.603 72
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1041.152 -17.914 71
9 Finance 1105.944 2.470 90
10 Trade & Service 799.593 0.330 150
No Code Prev Close Change %
1 SURE 1,510 1,885 375 24.83
2 DEAL 282 352 70 24.82
3 SOSS 1,250 1,560 310 24.80
4 YPAS 492 595 103 20.93
5 BBLD 402 482 80 19.90
6 GLOB 150 178 28 18.67
7 PSDN 180 210 30 16.67
8 RIGS 206 238 32 15.53
9 LPPS 95 108 13 13.68
10 KKGI 350 394 44 12.57
No Code Prev Close Change %
1 HDTX 216 166 -50 -23.15
2 DUTI 5,350 4,280 -1,070 -20.00
3 GMTD 15,900 12,725 -3,175 -19.97
4 IBST 9,800 8,000 -1,800 -18.37
5 TAMU 2,750 2,430 -320 -11.64
6 ATIC 905 805 -100 -11.05
7 TIRA 157 142 -15 -9.55
8 KONI 172 156 -16 -9.30
9 MYTX 121 110 -11 -9.09
10 LSIP 1,120 1,025 -95 -8.48
No Code Prev Close Change %
1 TKIM 11,150 12,325 1,175 10.54
2 PTBA 4,650 4,880 230 4.95
3 SRIL 366 366 0 0.00
4 WSKT 1,515 1,420 -95 -6.27
5 LPPF 4,790 4,550 -240 -5.01
6 HMSP 3,300 3,370 70 2.12
7 DEAL 282 352 70 24.82
8 TLKM 3,830 3,750 -80 -2.09
9 INKP 11,025 11,700 675 6.12
10 BHIT 78 78 0 0.00