Portal Berita Ekonomi Minggu, 20 Januari 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 15:06 WIB. Multifinance - OJK mencatat penyaluran pembiayaan multifinance tumbuh 5,14% menjadi Rp433,9 triliun.
  • 15:03 WIB. BPJS - BPJS Kesehatan optimis tingkat kepesertaan mencapai 95% pada tahun 2019 ini.

Crushing Plant Milik Wika Beton di Donggala Kembali Aktif

Foto Berita Crushing Plant Milik Wika Beton di Donggala Kembali Aktif
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Pascagempa dan tsunami yang menimpa bagian wilayah Sulawesi Tengah (Sulteng), Crushing Plant Donggala milik PT Wijaya Karya Beton Tbk (Wika Beton) sudah mulai menggerakkan lagi roda-roda produksi pada awal minggu keempat Oktober setelah terdampak musibah tersebut.

Sekretaris Perusahaan Wika Beton, Yuherni Sisdwi menjelaskan, kembali beroperasinya Crushing Plant Wika Beton ini tak lepas dari proses rehabilitasi pemerintah yang berjalan baik. Pasokan listrik dan BBM sebagai pembangkit energi mesin yang sangat vital sudah tersedia kembali di area Crushing Plant.

"Hasil produk Crushing Plant yang berdiri di area seluas 38,7 hektare ini adalah batu split tipe 2-3, batu split 1-2, dan abu batu. Mayoritas produk digunakan sebagai suplai bahan material proyek Jalan Tol Balikpapan-Samarinda, yakni sekitar 434.000 m3 batu split 1-2 dan batu split 2-3, serta normalisasi sungai Palu," jelas Yuherni, Jumat (26/10/2018).

Crushing Plant didukung oleh mesin berkapasitas produksi hingga 350 ton per hari. Diharapkan, dengan telah beroperasinya Crushing Plant Donggala sesuai jam kerja normal, dapat segera memenuhi kebutuhan di lapangan yang sempat terhenti selama tiga minggu, dan dapat membantu pencapaian target perolehan perusahaan di 2018.

Sarana dan prasarana yang ada di Crushing Plant dengan total pegawai sekitar 49 orang ini tidak mengalami kerusakan yang berarti. Hanya Jetty (pelabuhan kecil) milik Wika Beton yang memerlukan sedikit perbaikan. Selesai perbaikan dilakukan, distribusi hasil produk langsung ke daerah tujuan pun bisa langsung dilakukan.

Selama tahap pemulihan awal Palu dan Donggala, Wika Beton sempat meminjamkan dua unit alat berat berupa breaker dan bucket excavator. Alat berat ini digunakan untuk membantu Tim Basarnas membersihkan reruntuhan bangunan di beberapa titik di Petobo, Sigi, Palu dan sekitarnya, termasuk Bandara Mutiara Sis Al Jufri.

Tag: PT Wijaya Karya Beton Tbk (Wika Beton)

Penulis: Bambang Ismoyo

Editor: Rosmayanti

Foto: Wika Beton

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,909.74 3,869.89
British Pound GBP 1.00 18,754.69 18,562.19
China Yuan CNY 1.00 2,114.10 2,093.06
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,667.00 14,521.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,673.18 10,561.12
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,872.96 1,854.27
Dolar Singapura SGD 1.00 10,659.93 10,553.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,630.91 16,462.46
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,501.31 3,462.33
Yen Jepang JPY 100.00 12,933.86 12,801.73

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6448.156 24.376 627
2 Agriculture 1583.292 -1.764 21
3 Mining 1880.920 11.361 47
4 Basic Industry and Chemicals 889.696 -3.628 71
5 Miscellanous Industry 1443.379 27.257 46
6 Consumer Goods 2607.292 -13.145 51
7 Cons., Property & Real Estate 471.624 -0.108 74
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1149.241 6.910 71
9 Finance 1234.248 10.015 91
10 Trade & Service 797.089 4.778 155
No Code Prev Close Change %
1 CLAY 180 306 126 70.00
2 NATO 103 175 72 69.90
3 SQMI 306 382 76 24.84
4 KMTR 268 334 66 24.63
5 JIHD 476 590 114 23.95
6 INRU 640 785 145 22.66
7 TNCA 206 250 44 21.36
8 INCF 296 358 62 20.95
9 DUTI 3,630 4,390 760 20.94
10 PADI 920 1,090 170 18.48
No Code Prev Close Change %
1 TFCO 735 620 -115 -15.65
2 OCAP 266 226 -40 -15.04
3 YPAS 660 575 -85 -12.88
4 CTTH 126 110 -16 -12.70
5 MFMI 725 635 -90 -12.41
6 BUKK 2,000 1,800 -200 -10.00
7 PYFA 180 163 -17 -9.44
8 TIRA 270 250 -20 -7.41
9 STTP 3,750 3,490 -260 -6.93
10 ASJT 300 280 -20 -6.67
No Code Prev Close Change %
1 INPC 79 80 1 1.27
2 UNTR 26,850 26,925 75 0.28
3 INDY 2,090 2,180 90 4.31
4 ASII 8,275 8,475 200 2.42
5 TLKM 3,990 4,020 30 0.75
6 BUMI 164 174 10 6.10
7 BBRI 3,810 3,820 10 0.26
8 KPAS 210 208 -2 -0.95
9 ERAA 2,310 2,310 0 0.00
10 TSPC 1,600 1,575 -25 -1.56