Portal Berita Ekonomi Minggu, 20 Januari 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief

Korban Bencana Lombok Mulai Tata Perekonomiannya

Foto Berita Korban Bencana Lombok Mulai Tata Perekonomiannya
Warta Ekonomi.co.id, Lombok -

Tiga bulan pascabencana gempa bumi yang terjadi di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), warga khususnya yang menjadi korban mulai kembali menata kehidupan perekonomiannya.

"Setelah membangun hunian sementara (huntara) bantuan dari cash transfer progam (CTP) yang diberikan PMI rencananya saya ingin mempunyai usaha pembuatan kue, karena untuk kerja tidak mungkin sebab masih punya anak balita," kata salah seorang seorang warga Dusun Mekarsari Evi Anggraeni di Lombok, Sabtu (27/10/2018).

Sejumlah warga yang tinggal di Dusun Mekarsari, Desa Santong, Kecamatan Kayangan, Kabupaten Lombok Utara yang saat ini mulai beraktivitas untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.

Menurutnya, selama ini ia tinggal bersama anaknya di tenda pengungsian karena rumahnya sudah rata dengan tanah akibat bencana itu. Walaupun cukup banyak bantuan yang sudah diterimanya tetapi ia tidak ingin selalu mengandalkan datangnya bantuan, namun ingin punya usaha sendiri.

Apalagi dirinya punya keahlian untuk membuat kue, sehingga setelah ada huntara maka ia lebih leluasa untuk melakukan aktivitas dan tentunya ingin punya usaha sendiri.

Sama halnya dengan Baiq Lia Yukasmini (30) yang juga warga Dusun Mekarsari. Ia lebih memilih akan bekerja karena sudah tidak punya suami dan hanya tinggal bersama dengan anaknya.

"Jika saya tidak kerja bagaimana bisa menghidupi keluarga khususnya anak, yang terpenting sekarang roda perekonomian kembali berputar," tambahnya.

Sementara, warga Dusun Temposodo Fauzi mengatakan saat ini ia tengah membangun huntara yang bahan bangunannya berasal dari bantuan CTP PMI. Setelah terbangun, pria berusia 36 tahun ini akan kembali buruh untuk menghidupi keluarganya.

"Sudah lama saya tidak bekerja dan selama ini hanya mengandalkan bantuan, tetapi kami ingin bangkit walaupun di tengah keterbatasan tapi yang terpenting ekonomi keluarga tetap berputar," katanya.

Di tempat terpisah, Koordinator Tim Assessment CTP PMI Provinsi NTB Hijir Ismail menambahkan CTP ini tidak hanya sebatas membangun huntara tetapi juga untuk memulihkan keadaan masyarakat terdampak bencana gempa bumi khususnya dari sisi perekonomian warga.

SSesuai target, jumlah warga yang menerima bantuan CTP ini sebanyak 10 ribu kepala keluarga. Adapun sumber bantuan itu berasal dari sumbangan lembaga palang merah dari beberapa negara.

"Setiap warga yang penerima bantuan ini akan diberikan voucher berupa kartu beneficaries yang nantinya kan ditukarkan dengan bahan baku pembuatan huntara senilai Rp930 ribu di toko bangunan yang sudah ditunjuk," katanya.

Pantauan di Desa Santong, sejumlah pasar seperti di Dusun Mekarsari sudah mulai melaksanakan transaksi jual beli walaupun tidak begitu ramai dan kondisi pasar yang rusak.

Tag: Lombok

Penulis: Redaksi/Ant

Editor: Fajar Sulaiman

Foto: Antara/Ahmad Subaidi

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,909.74 3,869.89
British Pound GBP 1.00 18,754.69 18,562.19
China Yuan CNY 1.00 2,114.10 2,093.06
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,667.00 14,521.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,673.18 10,561.12
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,872.96 1,854.27
Dolar Singapura SGD 1.00 10,659.93 10,553.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,630.91 16,462.46
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,501.31 3,462.33
Yen Jepang JPY 100.00 12,933.86 12,801.73

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6448.156 24.376 627
2 Agriculture 1583.292 -1.764 21
3 Mining 1880.920 11.361 47
4 Basic Industry and Chemicals 889.696 -3.628 71
5 Miscellanous Industry 1443.379 27.257 46
6 Consumer Goods 2607.292 -13.145 51
7 Cons., Property & Real Estate 471.624 -0.108 74
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1149.241 6.910 71
9 Finance 1234.248 10.015 91
10 Trade & Service 797.089 4.778 155
No Code Prev Close Change %
1 CLAY 180 306 126 70.00
2 NATO 103 175 72 69.90
3 SQMI 306 382 76 24.84
4 KMTR 268 334 66 24.63
5 JIHD 476 590 114 23.95
6 INRU 640 785 145 22.66
7 TNCA 206 250 44 21.36
8 INCF 296 358 62 20.95
9 DUTI 3,630 4,390 760 20.94
10 PADI 920 1,090 170 18.48
No Code Prev Close Change %
1 TFCO 735 620 -115 -15.65
2 OCAP 266 226 -40 -15.04
3 YPAS 660 575 -85 -12.88
4 CTTH 126 110 -16 -12.70
5 MFMI 725 635 -90 -12.41
6 BUKK 2,000 1,800 -200 -10.00
7 PYFA 180 163 -17 -9.44
8 TIRA 270 250 -20 -7.41
9 STTP 3,750 3,490 -260 -6.93
10 ASJT 300 280 -20 -6.67
No Code Prev Close Change %
1 INPC 79 80 1 1.27
2 UNTR 26,850 26,925 75 0.28
3 INDY 2,090 2,180 90 4.31
4 ASII 8,275 8,475 200 2.42
5 TLKM 3,990 4,020 30 0.75
6 BUMI 164 174 10 6.10
7 BBRI 3,810 3,820 10 0.26
8 KPAS 210 208 -2 -0.95
9 ERAA 2,310 2,310 0 0.00
10 TSPC 1,600 1,575 -25 -1.56