Portal Berita Ekonomi Minggu, 20 Januari 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 15:06 WIB. Multifinance - OJK mencatat penyaluran pembiayaan multifinance tumbuh 5,14% menjadi Rp433,9 triliun.
  • 15:03 WIB. BPJS - BPJS Kesehatan optimis tingkat kepesertaan mencapai 95% pada tahun 2019 ini.

Menhub Yakin Lion Air JT-601 Jatuh Bukan Karena AirNav Indonesia

Foto Berita Menhub Yakin Lion Air JT-601 Jatuh Bukan Karena AirNav Indonesia
Warta Ekonomi.co.id, Banten -

Jatuhnya pesawat Lion Air JT 601 di Tanjung Karawang, Jawa Barat mengagetkan seluruh masyarakat Indonesia. Meski begitu, Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi menyerahkan penyelidikan jatuhnya pesawat tersebut kepada Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).

Budi Karya mengatakan, sejauh ini ia menilai tak ada kelalaian yang dilakukan oleh lembaga pelayanan navigasi penerbangan (AirNav) Indonesia.

"Kalau saya lihat, faktor-faktor kelalaian yang dilakukan oleh pihak-pihak AirNav dan sebagainya nyaris tidak ada. Tapi apapun itu kami akan serahkan kepada KNKT," ujarnya di Banten, Senin (29/10/2018).

Menurutnya, bila ada kelalaian yang menyebabkan kecelakaan pesawat tersebut, pihaknya tetap merujuk pada aturan yang sudah ada.

"Sebagai negara hukum, yang kita gunakan adalah regulasi, baik di tingkat Undang-undang, di tingkat PP (Peraturan Pemerintah), ditingkat Permen (Peraturan Menteri). Kami konsisten akan memberlakukan pasal-pasal yang ada di situ," jelasnya.

Sebagaimana diketahui, pesawat Lion Air bernomor penerbangan JT 610 lepas landas dari Bandara Soekarno-Hatta pukul 06.20 WIB untuk menuju Pangkalpinang. Namun pesawat berisi 189 orang itu hilang kontak pukul 06.33 WIB. Belakangan diketahui, pesawat itu jatuh di Laut Jawa sebelah utara Karawang, Jawa Barat.

Tag: Kementerian Perhubungan (Kemenhub), AirNav Indonesia

Penulis/Editor: Irfan Mualim

Foto: Antara/Jefri Tarigan

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,909.74 3,869.89
British Pound GBP 1.00 18,754.69 18,562.19
China Yuan CNY 1.00 2,114.10 2,093.06
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,667.00 14,521.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,673.18 10,561.12
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,872.96 1,854.27
Dolar Singapura SGD 1.00 10,659.93 10,553.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,630.91 16,462.46
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,501.31 3,462.33
Yen Jepang JPY 100.00 12,933.86 12,801.73

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6448.156 24.376 627
2 Agriculture 1583.292 -1.764 21
3 Mining 1880.920 11.361 47
4 Basic Industry and Chemicals 889.696 -3.628 71
5 Miscellanous Industry 1443.379 27.257 46
6 Consumer Goods 2607.292 -13.145 51
7 Cons., Property & Real Estate 471.624 -0.108 74
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1149.241 6.910 71
9 Finance 1234.248 10.015 91
10 Trade & Service 797.089 4.778 155
No Code Prev Close Change %
1 CLAY 180 306 126 70.00
2 NATO 103 175 72 69.90
3 SQMI 306 382 76 24.84
4 KMTR 268 334 66 24.63
5 JIHD 476 590 114 23.95
6 INRU 640 785 145 22.66
7 TNCA 206 250 44 21.36
8 INCF 296 358 62 20.95
9 DUTI 3,630 4,390 760 20.94
10 PADI 920 1,090 170 18.48
No Code Prev Close Change %
1 TFCO 735 620 -115 -15.65
2 OCAP 266 226 -40 -15.04
3 YPAS 660 575 -85 -12.88
4 CTTH 126 110 -16 -12.70
5 MFMI 725 635 -90 -12.41
6 BUKK 2,000 1,800 -200 -10.00
7 PYFA 180 163 -17 -9.44
8 TIRA 270 250 -20 -7.41
9 STTP 3,750 3,490 -260 -6.93
10 ASJT 300 280 -20 -6.67
No Code Prev Close Change %
1 INPC 79 80 1 1.27
2 UNTR 26,850 26,925 75 0.28
3 INDY 2,090 2,180 90 4.31
4 ASII 8,275 8,475 200 2.42
5 TLKM 3,990 4,020 30 0.75
6 BUMI 164 174 10 6.10
7 BBRI 3,810 3,820 10 0.26
8 KPAS 210 208 -2 -0.95
9 ERAA 2,310 2,310 0 0.00
10 TSPC 1,600 1,575 -25 -1.56