Portal Berita Ekonomi Minggu, 18 November 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief

Y Combinator Mencari Bibit Startup Indonesia

Foto Berita Y Combinator Mencari Bibit Startup Indonesia
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Gustaf Alstromer perwakilan dari Y Combinator, Startup Accelerator prestisius di dunia yang bermarkas di Mountain View, California, United States datang ke Indonesia. Kedatangannya selain untuk memperkenalkan Y Combinator juga bertujuan untuk mencari bibit terbaik startup di Tanah Air untuk berkembang bersama. 

Y Combinator datang dan berbincang dengan para pelaku startup di Indonesia dalam sebuah forum diskusi yang diinisiasi oleh Xendit dan diadakan di Block71 Jakarta, Senin (29/10). Dalam wawancaranya Moses Lo, CEO Xendit menjelaskan bahwa Xendit merupakan startup lokal yang berhasil masuk dan diakselerasi di Y Combinator, hingga akhirnya sukses mendapatkan funding dan beroperasi di Indonesia. 

“Bergabung ke dalam Y Combinator memberikan banyak pelajaran dan manfaat dalam mempertajam produk dan penawaran. Selain itu kami juga mendapatkan funding serta strategi untuk berkembang secara pesat dan matang sebagai sebuah perusahaan,” ujar Moses Lo. 

Xendit sendiri merupakan perusahaan payment gateway di Indonesia yang memudahkan segala jenis transaksi pembayaran secara digital pada berbagai bisnis dan usaha. Diluncurkan di Indonesia, Xendit merupakan salah satu perusahaan jebolan Y Combinator yang pertama kali beroperasi di negara ini. 

Moses Lo dan Tessa Wijaya selaku co-founder juga memilih Indonesia sebagai basis Xendit dengan alasan percaya akan potensi market dan talent di Indonesia. Perkembangan pesat bisnis di Indonesia membutuhkan dukungan layanan solusi pembayaran digital yang aman, mudah dan efisien. Menjawab kebutuhan tersebut, Xendit membangun infrastruktur pembayaran sehingga dapat mendukung bisnis untuk  berkembang lebih cepat lagi. 

“Pada akhirnya kami berharap hal tersebut juga membantu pertumbuhan ekonomi Indonesia,” imbuh Moses. 

Banyaknya tech talent lulusan universitas terkemuka yang sangat passionate untuk membangun produk terbaik bersama di Indonesia juga menarik perhatian. Gabungan antara dukungan dari Ycom (Y Combinator), advanced technology dan talenta terbaik di negeri ini juga menjadikan Xendit menjadi salah satu perusahaan yang berkembang cepat secara organik di Indonesia. 

Selain Moses, juga hadir Susli Lie dari Dana Cita dan Steven Wongsoredjo dari Nusantara Technology. Ketiganya berbagi pengalaman diakselerasi oleh Y Combinator. Dana Cita yang hadir pada 2017 merupakan startup fintech lending yang mengupayakan pembiayaan untuk pendidikan. 

Susli sendiri merupakan co-founder Dana Cita menegaskan pihaknya merupakan satu-satunya startup fintech lending asal Indonesia yang lolos seleksi masuk Y Combinator. Berkat pencapaian itu Dana Cita telah berhasil dan akan terus mewujudkan mimpi banyak pelajar dan mahasiswa di Indonesia untuk menempuh pendidikan di jenjang yang lebih tinggi. 

Kembali ke Y Combinator, didirikan pada tahun 2005, akselerator ini telah berhasil membantu 1900 startup dari berbagai negara di dunia. Dengan mengikutsertakan mereka dalam program akselerasi selama 3 bulan di Silicon Valley dimana para pendiri startup dibantu untuk mematangkan konsep usaha mereka hingga sampai proses inisiasi dan pendirian usaha. Beberapa startup yang kini menjadi perusahaan terkemuka dunia antara lain Dropbox, Airbnb, Optimizely, Quora Reddit, Zenefits, Twitch.tv, Weebly dan masih banyak lagi. Total valuasi gabungan dari seluruh perusahaan Y Combinator diperkirakan mencapai $100 miliar.

Tag: Startup, Entrepreneur

Penulis: Agus Aryanto

Editor: Vicky Fadil

Foto: Y Combinator

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,909.74 3,869.89
British Pound GBP 1.00 18,754.69 18,562.19
China Yuan CNY 1.00 2,114.10 2,093.06
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,667.00 14,521.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,673.18 10,561.12
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,872.96 1,854.27
Dolar Singapura SGD 1.00 10,659.93 10,553.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,630.91 16,462.46
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,501.31 3,462.33
Yen Jepang JPY 100.00 12,933.86 12,801.73

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6012.350 56.614 616
2 Agriculture 1444.624 20.661 20
3 Mining 1863.510 10.282 47
4 Basic Industry and Chemicals 792.445 13.262 71
5 Miscellanous Industry 1418.243 2.734 45
6 Consumer Goods 2347.362 0.220 49
7 Cons., Property & Real Estate 420.337 3.422 72
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1092.429 22.357 71
9 Finance 1137.981 14.830 91
10 Trade & Service 810.548 3.800 150
No Code Prev Close Change %
1 POLA 135 228 93 68.89
2 SOSS 1,560 1,950 390 25.00
3 SURE 2,350 2,930 580 24.68
4 RUIS 230 282 52 22.61
5 ARTO 158 190 32 20.25
6 TRUK 126 151 25 19.84
7 NUSA 254 294 40 15.75
8 ISSP 79 91 12 15.19
9 APEX 1,520 1,720 200 13.16
10 HOME 107 118 11 10.28
No Code Prev Close Change %
1 YULE 190 131 -59 -31.05
2 YPAS 690 525 -165 -23.91
3 AKPI 900 780 -120 -13.33
4 SQMI 248 216 -32 -12.90
5 RELI 280 246 -34 -12.14
6 TAMU 2,700 2,400 -300 -11.11
7 TIRA 154 138 -16 -10.39
8 UNIT 282 254 -28 -9.93
9 IDPR 775 700 -75 -9.68
10 HDTX 197 178 -19 -9.64
No Code Prev Close Change %
1 ESTI 108 99 -9 -8.33
2 BBRI 3,410 3,490 80 2.35
3 TLKM 3,910 4,050 140 3.58
4 BBCA 24,175 24,825 650 2.69
5 HMSP 3,480 3,420 -60 -1.72
6 WSKT 1,500 1,530 30 2.00
7 SMGR 10,300 11,000 700 6.80
8 KPAS 585 540 -45 -7.69
9 ERAA 1,725 1,840 115 6.67
10 BBTN 2,300 2,400 100 4.35

Recommended Reading

Sabtu, 17/11/2018 18:25 WIB

B20 Diyakini Turunkan Impor Migas, Benarkah?

Jum'at, 16/11/2018 19:53 WIB

Melambat, ULN Indonesia Tumbuh 4,2%

Jum'at, 16/11/2018 18:21 WIB

Beginilah Proses Migrasi Mitra Grab ke Go-Jek

Jum'at, 16/11/2018 10:37 WIB

2018, Pertumbuhan Ekonomi Diproyeksikan 5,1%

Jum'at, 16/11/2018 07:24 WIB

Bank Mayapada Rombak Jajaran Direksi