Portal Berita Ekonomi Senin, 21 Januari 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 18:51 WIB. PLN - PLN sedang mengupayakan pemenuhan daya listrik untuk kompor listrik.
  • 18:49 WIB. PLN - PLN masih mempunyai batas hutang 300% atau hingga Rp2.000 triliun.
  • 18:46 WIB. Kemenpupera - Kemenpupera menargetkan pembangunan 51.000 unit rumah untuk MBR melalui skema pembiayaan BP2BT.
  • 18:22 WIB. AFPI - AFPI menargetkan penyaluran pinjaman Rp40 triliun pada 2019.
  • 17:55 WIB. AP I - Bandara NYIA sudah mencapai 30% fisik pembangunan.
  • 17:54 WIB. AP I - AP I buka peluang rute penerbangan dari Asia dan Timur Tengah via Bandara NYIA.
  • 17:53 WIB. Telkomsel - Telkomsel melalui T-Cash jalin kerja sama strategis dengan CRP Group.

Ini Kata Polri Soal Isu Penculikan Anak yang Beredar di Medsos

Foto Berita Ini Kata Polri Soal Isu Penculikan Anak yang Beredar di Medsos
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Kepolisian Republik Indonesia mengklarifikasi bahwa beberapa cerita tentang penculikan anak akhir-akhir ini yang beredar di media sosial (medsos) adalah hoaks.

"Berita di medsos tentang penculikan dibuat oleh akun berbeda dengan waktu kejadian, tempat kejadian, modus, dan korban yang berbeda," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Polri Brigjen Dedi Prasetyo saat dihubungi di Jakarta, Selasa (30/10/2018) malam.

Ia menjelaskan bahwa hoaks yang beredar tersebut berisi tentang cerita penculikan anak dan pencurian organ tubuh yang tidak pernah terjadi.

"Dari hasil pengecekan kejadian, dapat disimpulkan foto yang ditampilkan, baik tersangka maupun korban memang benar, tetapi tidak sesuai dengan fakta kejadian sebenarnya," katanya lagi.

Dia menambahkan, beberapa gambar yang dibagikan tersebut sama sekali tidak berhubungan dengan deskripsi gambar tersebut.

"Fakta kejadian sebenarnya dilihat dari waktu kejadian, tempat kejadian, pelaku, dan latar belakangnya adalah kejadian yang berdiri sendiri dengan tidak ada hubungan satu dengan yang lainnya dengan latar belakang yang berbeda," katanya pula.

Ia mencontohkan, ada foto seseorang yang diceritakan sebagai pelaku penculikan anak di Pontianak, padahal yang bersangkutan adalah pelaku pencurian telepon seluler di Bogor dan sudah ditangkap.

Selain itu, ada juga foto seorang korban dengan mata tertutup yang diceritakan sebagai korban penculikan dan pencurian organ mata. Sementara faktanya, foto tersebut adalah seorang anak yang meninggal karena dehidrasi.

"Foto korban di rumah sakit terbaring dengan mata tertutup di-posting dengan pesan korban penculikan yang dicuri matanya, padahal faktanya itu anak yang kelelahan naik sepeda mengalami dehidrasi meninggal dunia di rumah sakit," katanya lagi.

Cerita serupa juga beredar dengan memuat foto seorang korban yang meninggal di ladang dengan perut terburai, padahal foto tersebut adalah korban perkosaan dan pembunuhan yang pelakunya sudah ditangkap.

Ia menyesalkan beredar berita hoaks tersebut karena dapat menimbulkan rasa takut di tengah masyarakat.

"Foto yang dipasang dituliskan pesan tentang penculikan anak dan pencurian organ tubuh untuk menimbulkan rasa takut masyarakat," katanya.

Pihaknya saat ini tengah melakukan analisis terhadap akun-akun medsos yang mengedarkan berita hoaks tersebut untuk mengetahui pelaku dan motivasinya.

"Satgas siber saat ini sedang menganalisis akun-akun medsos yang berbeda yang mem-posting berita hoaks penculikan untuk mengetahui pelaku dan motivasinya dan apakah pemilik akun saling berhubungan," katanya lagi.

Tag: penculikan, Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri)

Penulis: Redaksi/Ant

Editor: Rosmayanti

Foto: WE

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,909.74 3,869.89
British Pound GBP 1.00 18,754.69 18,562.19
China Yuan CNY 1.00 2,114.10 2,093.06
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,667.00 14,521.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,673.18 10,561.12
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,872.96 1,854.27
Dolar Singapura SGD 1.00 10,659.93 10,553.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,630.91 16,462.46
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,501.31 3,462.33
Yen Jepang JPY 100.00 12,933.86 12,801.73

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6448.156 24.376 627
2 Agriculture 1583.292 -1.764 21
3 Mining 1880.920 11.361 47
4 Basic Industry and Chemicals 889.696 -3.628 71
5 Miscellanous Industry 1443.379 27.257 46
6 Consumer Goods 2607.292 -13.145 51
7 Cons., Property & Real Estate 471.624 -0.108 74
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1149.241 6.910 71
9 Finance 1234.248 10.015 91
10 Trade & Service 797.089 4.778 155
No Code Prev Close Change %
1 CLAY 180 306 126 70.00
2 NATO 103 175 72 69.90
3 SQMI 306 382 76 24.84
4 KMTR 268 334 66 24.63
5 JIHD 476 590 114 23.95
6 INRU 640 785 145 22.66
7 TNCA 206 250 44 21.36
8 INCF 296 358 62 20.95
9 DUTI 3,630 4,390 760 20.94
10 PADI 920 1,090 170 18.48
No Code Prev Close Change %
1 TFCO 735 620 -115 -15.65
2 OCAP 266 226 -40 -15.04
3 YPAS 660 575 -85 -12.88
4 CTTH 126 110 -16 -12.70
5 MFMI 725 635 -90 -12.41
6 BUKK 2,000 1,800 -200 -10.00
7 PYFA 180 163 -17 -9.44
8 TIRA 270 250 -20 -7.41
9 STTP 3,750 3,490 -260 -6.93
10 ASJT 300 280 -20 -6.67
No Code Prev Close Change %
1 INPC 79 80 1 1.27
2 UNTR 26,850 26,925 75 0.28
3 INDY 2,090 2,180 90 4.31
4 ASII 8,275 8,475 200 2.42
5 TLKM 3,990 4,020 30 0.75
6 BUMI 164 174 10 6.10
7 BBRI 3,810 3,820 10 0.26
8 KPAS 210 208 -2 -0.95
9 ERAA 2,310 2,310 0 0.00
10 TSPC 1,600 1,575 -25 -1.56