Portal Berita Ekonomi Minggu, 20 Januari 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief

Rupiah Tetap Berkibar di Tengah Penguatan Dolar

Foto Berita Rupiah Tetap Berkibar di Tengah Penguatan Dolar
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Global Head of Currency Strategy & Market Research FXTM, Jameel Ahmad, menilai, meningkatnya selera risiko dan membaiknya pandangan terhadap pasar saham global mendukung penguatan sejumlah mata uang pasar berkembang Asia Pasifik walaupun Dolar meningkat mendekati level tertinggi baru di tahun 2018.

Pada saat laporan ini dituliskan, Rupiah sedikit menguat sebesar 0.01% bersama Yuan China, Peso Filipina, dan Won Korea yang juga menguat terhadap Dolar AS di hari Rabu (31/10/2018). Data Bloomberg menyebutkan, nilai tukar Rupiah hari ini ditutup pada level Rp15.202 per dolar AS, menguat 0,14% dibandingkan posisi kemarin yang berada dilevel Rp15.223 per dolar AS.

"Berita bahwa Dolar meningkat sangat mendekati level tertinggi baru 2018 akan menjadi tantangan baru bagi mata uang pasar berkembang. Rupiah jelas belum ditaklukkan oleh peningkatan tekanan saat ini," ujar Jameel, Rabu (31/10/2018)

Satu hal yang menarik, Rupee India telah merosot 0,5% lagi karena isu independensi bank sentral terus menjadi masalah di India. Rupee India sudah menjadi mata uang berkinerja terburuk di Asia, namun potensi penurunan lebih lanjut bagi Rupee dapat menjadi potensi risiko negatif bagi mata uang lainnya di wilayah ini. Hal ini termasuk Rupiah.

Di sisi lain, minat investor terhadap Dolar memberi dampak negatif terhadap Euro, Yen Jepang, dan Pound Inggris. GBPUSD anjlok dari 1.3250 menjadi 1.27 dalam sekitar tiga pekan saja, dan kembalinya permasalahan pelik mengenai ketidakpastian Brexit juga menjadi risiko bagi Pound untuk terus menurun menjelang November ini.

"Melemahnya Yen selama tiga hari perdagangan terakhir adalah akibat apresiasi Dolar AS. USDJPY turun hampir 150 pips pekan ini pada saat laporan ini dituliskan," paparnya.

Menurutnya, penurunan Euro lebih mengkhawatirkan lagi bagi pasar keuangan. Ekspektasi perlambatan pertumbuhan ekonomi Eropa semakin besar dan menjadi alasan bagi trader untuk membuat Euro semakin merosot. Pada saat laporan ini dituliskan, Euro berada mendekati 1.12 dan walaupun Euro diperkirakan akan memantul dari level ini di jangka panjang, sentimen jangka pendek bagi Euro tetap bearish.

Dolar yang menguat juga menimbulkan tekanan jual bagi emas. Logam mulia ini telah turun hampir $40 sejak akhir pekan lalu. Kesimpulannya, Dolar yang kembali menguat akan menimbulkan kesulitan bagi valuasi mata uang global lainnya.

"Ini adalah risiko yang wajib dipantau oleh mata uang pasar berkembang di seluruh Asia dan sangat mungkin menjadi faktor utama bagi performa Rupiah di pekan perdagangan ini," ungkapnya.

Tag: Nilai Tukar Rupiah

Penulis: Fajar Sulaiman

Editor: Kumairoh

Foto: Antara/Sigid Kurniawan

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,909.74 3,869.89
British Pound GBP 1.00 18,754.69 18,562.19
China Yuan CNY 1.00 2,114.10 2,093.06
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,667.00 14,521.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,673.18 10,561.12
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,872.96 1,854.27
Dolar Singapura SGD 1.00 10,659.93 10,553.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,630.91 16,462.46
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,501.31 3,462.33
Yen Jepang JPY 100.00 12,933.86 12,801.73

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6448.156 24.376 627
2 Agriculture 1583.292 -1.764 21
3 Mining 1880.920 11.361 47
4 Basic Industry and Chemicals 889.696 -3.628 71
5 Miscellanous Industry 1443.379 27.257 46
6 Consumer Goods 2607.292 -13.145 51
7 Cons., Property & Real Estate 471.624 -0.108 74
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1149.241 6.910 71
9 Finance 1234.248 10.015 91
10 Trade & Service 797.089 4.778 155
No Code Prev Close Change %
1 CLAY 180 306 126 70.00
2 NATO 103 175 72 69.90
3 SQMI 306 382 76 24.84
4 KMTR 268 334 66 24.63
5 JIHD 476 590 114 23.95
6 INRU 640 785 145 22.66
7 TNCA 206 250 44 21.36
8 INCF 296 358 62 20.95
9 DUTI 3,630 4,390 760 20.94
10 PADI 920 1,090 170 18.48
No Code Prev Close Change %
1 TFCO 735 620 -115 -15.65
2 OCAP 266 226 -40 -15.04
3 YPAS 660 575 -85 -12.88
4 CTTH 126 110 -16 -12.70
5 MFMI 725 635 -90 -12.41
6 BUKK 2,000 1,800 -200 -10.00
7 PYFA 180 163 -17 -9.44
8 TIRA 270 250 -20 -7.41
9 STTP 3,750 3,490 -260 -6.93
10 ASJT 300 280 -20 -6.67
No Code Prev Close Change %
1 INPC 79 80 1 1.27
2 UNTR 26,850 26,925 75 0.28
3 INDY 2,090 2,180 90 4.31
4 ASII 8,275 8,475 200 2.42
5 TLKM 3,990 4,020 30 0.75
6 BUMI 164 174 10 6.10
7 BBRI 3,810 3,820 10 0.26
8 KPAS 210 208 -2 -0.95
9 ERAA 2,310 2,310 0 0.00
10 TSPC 1,600 1,575 -25 -1.56