Portal Berita Ekonomi Senin, 19 November 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 10:21 WIB. BTN - BTN mengaku siap menyerap realisasi KPR FLPP bank BPD.
  • 10:06 WIB. HK - Hutama Karya tengah mempersiapkan pembangunan ruas Pekanbaru-Bangkinang sepanjang 37 kilometer.
  • 09:08 WIB. First Media - Hari ini, Kominfo akan cabut IPFR First Media.
  • 09:07 WIB. Kasasi - Kominfo ajukan kasasi hasil PKPU Internux. 
  • 07:59 WIB. Mandiri - Mandiri akan gandeng Tokopedia untuk pasarkan kartu kredit.
  • 07:05 WIB. Jasindo - Jasindo memanfaatkan tingginya minat umroh dan liburan untuk menjual produk asuransi perjalanan.
  • 06:26 WIB. Pertamina - Pertamina bekerja sama dengan Bank Sumut menggelar promo untuk menggaet pendaftar baru aplikasi MyPertamina.
  • 06:23 WIB. AP II - Pembangunan Bandara Soekarno-Hatta kedua menelan dana sekitar Rp100 triliun.

Langsungkan Ekspor, Dahana Kirim Dayagel Extra Senilai US$63.000 ke Australia

Foto Berita Langsungkan Ekspor, Dahana Kirim Dayagel Extra Senilai US$63.000 ke Australia
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

PT Dahana (Persero) melakukan ekspor Dayagel Extra ke Australia dengan nilai penjualan sebesar US$63.000. Pelepasan resmi ekspor disaksikan langsung oleh Menteri BUMN RI Rini M. Soemarno di Kantor PT Len Industri (Persero) bersama dengan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, Rabu, (31/10/2018).

Seremonial Pelepasan Ekspor Bahan Peledak dilaksanakan bersamaan dengan kegiatan pelepasan ekspor-ekspor yang juga dilakukan oleh BUMN lainnya seperti PT Pindad (Persero), PT Bio Farma (Persero) dan juga acara produk inovasi PT Len Industri (Persero).

Menurut Direktur Utama Dahana, Budi Antono, ekspor bahan peledak ke Negeri Kanguru ini sebagai upaya menembus pasar pertambangan di Australia. Menurutnya, kemampuan peledak Dahana sudah mampu bersaing di kancah internasional.

“Ekspor bahan peledak Dahana telah dilakukan sejak beberapa tahun lalu ke Mancanegara. Setelah 2010 ekspor Non Electric Detonator, tahun ini kita akan masuk kembali ke pasar Australia dengan produk Dayagel Extra,” ungkap Budi Antono, Direktur Utama Dahana disela-sela acara.

Australia sendiri telah lama mengincar produk-produk Dahana, beberapa kali kunjungan telah dilakukan oleh perwakilan Australia ke Kantor Manajemen Pusat (Kampus) Dahana. Alhasil saat ini Dahana mendapat kepercayaan memboyong 25.000 Kg bahan peledak yang dikemas dengan bahan pembungkus poliuretan tersebut ke Port Alma Queensland, Australia.

“Dengan banyaknya mitra bisnis dari Australia, kami yakin aka nada peningkatan ekspor bahan peledak di tahun-tahun yang akan datang,” ujar Budi Antono.

Kondisi perekonomian dunia saat ini sedang berada dalam kelesuan. Namun begitu, dengan inovasi dan keberanian untuk melompat lebih tinggi, Dahana membuktikan perusahaan plat merah yang bergerak di industri bahan peledak ini mampu bersaing dengan perusahaan-perusahaan lain di kancah global. Bahkan tahun depan, produk Dayagel Extra dan Detonator Non Electric ini pun sudah masuk rencana ekspor berikutnya ke beberapa negara.

Dayagel Extra merupakan salah satu produk bahan peledak hasil inovasi Energetic Material Center (EMC) Dahana yang memiliki kekuatan tinggi dan sangat sensitif terhadap denotanor. Kemampuan produk bahan peledak emulsi ini dalam menghasilkan fume yang baik membuatnya sangat efektif digunakan pada operasi bawah tanah maupun permukaan.

Dayagel Extra produksi mandiri dalam negeri ini, telah dibuktikan kemampuannya pada site-site project yang dikerjakan oleh Dahana, Dayagel Ekstra seringkali dipakai pada proyek pertambangan maupun kuari.

Tag: PT DAHANA (Persero)

Penulis: Boyke P. Siregar

Editor: Kumairoh

Foto: Dahana.id

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,909.74 3,869.89
British Pound GBP 1.00 18,754.69 18,562.19
China Yuan CNY 1.00 2,114.10 2,093.06
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,667.00 14,521.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,673.18 10,561.12
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,872.96 1,854.27
Dolar Singapura SGD 1.00 10,659.93 10,553.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,630.91 16,462.46
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,501.31 3,462.33
Yen Jepang JPY 100.00 12,933.86 12,801.73

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6012.350 56.614 616
2 Agriculture 1444.624 20.661 20
3 Mining 1863.510 10.282 47
4 Basic Industry and Chemicals 792.445 13.262 71
5 Miscellanous Industry 1418.243 2.734 45
6 Consumer Goods 2347.362 0.220 49
7 Cons., Property & Real Estate 420.337 3.422 72
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1092.429 22.357 71
9 Finance 1137.981 14.830 91
10 Trade & Service 810.548 3.800 150
No Code Prev Close Change %
1 POLA 135 228 93 68.89
2 SOSS 1,560 1,950 390 25.00
3 SURE 2,350 2,930 580 24.68
4 RUIS 230 282 52 22.61
5 ARTO 158 190 32 20.25
6 TRUK 126 151 25 19.84
7 NUSA 254 294 40 15.75
8 ISSP 79 91 12 15.19
9 APEX 1,520 1,720 200 13.16
10 HOME 107 118 11 10.28
No Code Prev Close Change %
1 YULE 190 131 -59 -31.05
2 YPAS 690 525 -165 -23.91
3 AKPI 900 780 -120 -13.33
4 SQMI 248 216 -32 -12.90
5 RELI 280 246 -34 -12.14
6 TAMU 2,700 2,400 -300 -11.11
7 TIRA 154 138 -16 -10.39
8 UNIT 282 254 -28 -9.93
9 IDPR 775 700 -75 -9.68
10 HDTX 197 178 -19 -9.64
No Code Prev Close Change %
1 ESTI 108 99 -9 -8.33
2 BBRI 3,410 3,490 80 2.35
3 TLKM 3,910 4,050 140 3.58
4 BBCA 24,175 24,825 650 2.69
5 HMSP 3,480 3,420 -60 -1.72
6 WSKT 1,500 1,530 30 2.00
7 SMGR 10,300 11,000 700 6.80
8 KPAS 585 540 -45 -7.69
9 ERAA 1,725 1,840 115 6.67
10 BBTN 2,300 2,400 100 4.35