Portal Berita Ekonomi Senin, 21 Januari 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 18:51 WIB. PLN - PLN sedang mengupayakan pemenuhan daya listrik untuk kompor listrik.
  • 18:49 WIB. PLN - PLN masih mempunyai batas hutang 300% atau hingga Rp2.000 triliun.
  • 18:46 WIB. Kemenpupera - Kemenpupera menargetkan pembangunan 51.000 unit rumah untuk MBR melalui skema pembiayaan BP2BT.
  • 18:22 WIB. AFPI - AFPI menargetkan penyaluran pinjaman Rp40 triliun pada 2019.
  • 17:55 WIB. AP I - Bandara NYIA sudah mencapai 30% fisik pembangunan.
  • 17:54 WIB. AP I - AP I buka peluang rute penerbangan dari Asia dan Timur Tengah via Bandara NYIA.
  • 17:53 WIB. Telkomsel - Telkomsel melalui T-Cash jalin kerja sama strategis dengan CRP Group.

Rini Soemarno Bantah PLN Merugi Hingga Rp18,4 trilun

Foto Berita Rini Soemarno Bantah PLN Merugi Hingga Rp18,4 trilun
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Menteri BUMN Rini Soemarno membantah PT. Perusahaan Listrik Negara (Persero) merugi. Dia bilang perusahaan plat merah itu tidak rugi hingga Rp18,4 trilun pada kuartal III 2018. Rini menyebut angkat itu merupakan potensi kerugian dalam pembukuan kinerja kerena kenaikan nilai tukar dolar AS.

Rini mengatakan catatan rugi pembukuan dengan angka belasan triliunan itu bisa timbul karena PLN memiliki kontrak jangka panjang dengan Independent Power Producer (IPP) yang berdenominasi dolar AS. Oleh karena nilai kontrak berbentuk dolar AS, maka terjadi peningkatan nilai pinjaman, mengingat saat ini nilai tukar dolar AS terus menanjak. Namun, kata Rini, pinjaman itu tidak dibayar oleh PLN pada tahun ini, sehingga secara riil kerugian tidak terjadi.

"Sehingga kalau saatnya nanti harus membayar pinjaman jangka panjang ya harus bayar. Saat sekarang tidak terjadi, hanya unrealize, jadi hanya tercatat di buku, kalau sekarang saya bayar maka akan segini," kata Rini di Kantor Ditjen Pajak, Jakarta, Rabu (31/10/2018).

Dengan demikian, ujar Rini, angka kerugian tersebut hanya rugi yang tercatat dalam pembukaan atau kerugian yang belum terealisasi. Rini juga menegaskan bahwa saat ini arus kas dan likuiditas (cashflow) PLN masih kuat.

"Urusan PLN itu adalah karena rupiah itu melemah sehingga ada yang dikatakan 'unrealize lost'," ujar dia.

Penjelasan Rini tersebut menanggapi nilai kerugian yang tercatat di laporan keuangan PLN sebesar Rp18,4 triliun untuk kuartal III 2018, dan ramai diberitakan oleh berbagai media. Dalam laporan itu, angka kerugian PLN disebabkan peningkatan beban operasi, terutama karena selisih nilai tukar. Nilai kerugian kurs mendominasi hingga Rp17,32 triliun.

Tag: PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) (PLN), Rini Soemarno

Penulis: Redaksi/Ant

Editor: Ferry Hidayat

Foto: Antara/Wira Suryantala

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,909.74 3,869.89
British Pound GBP 1.00 18,754.69 18,562.19
China Yuan CNY 1.00 2,114.10 2,093.06
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,667.00 14,521.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,673.18 10,561.12
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,872.96 1,854.27
Dolar Singapura SGD 1.00 10,659.93 10,553.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,630.91 16,462.46
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,501.31 3,462.33
Yen Jepang JPY 100.00 12,933.86 12,801.73

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6448.156 24.376 627
2 Agriculture 1583.292 -1.764 21
3 Mining 1880.920 11.361 47
4 Basic Industry and Chemicals 889.696 -3.628 71
5 Miscellanous Industry 1443.379 27.257 46
6 Consumer Goods 2607.292 -13.145 51
7 Cons., Property & Real Estate 471.624 -0.108 74
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1149.241 6.910 71
9 Finance 1234.248 10.015 91
10 Trade & Service 797.089 4.778 155
No Code Prev Close Change %
1 CLAY 180 306 126 70.00
2 NATO 103 175 72 69.90
3 SQMI 306 382 76 24.84
4 KMTR 268 334 66 24.63
5 JIHD 476 590 114 23.95
6 INRU 640 785 145 22.66
7 TNCA 206 250 44 21.36
8 INCF 296 358 62 20.95
9 DUTI 3,630 4,390 760 20.94
10 PADI 920 1,090 170 18.48
No Code Prev Close Change %
1 TFCO 735 620 -115 -15.65
2 OCAP 266 226 -40 -15.04
3 YPAS 660 575 -85 -12.88
4 CTTH 126 110 -16 -12.70
5 MFMI 725 635 -90 -12.41
6 BUKK 2,000 1,800 -200 -10.00
7 PYFA 180 163 -17 -9.44
8 TIRA 270 250 -20 -7.41
9 STTP 3,750 3,490 -260 -6.93
10 ASJT 300 280 -20 -6.67
No Code Prev Close Change %
1 INPC 79 80 1 1.27
2 UNTR 26,850 26,925 75 0.28
3 INDY 2,090 2,180 90 4.31
4 ASII 8,275 8,475 200 2.42
5 TLKM 3,990 4,020 30 0.75
6 BUMI 164 174 10 6.10
7 BBRI 3,810 3,820 10 0.26
8 KPAS 210 208 -2 -0.95
9 ERAA 2,310 2,310 0 0.00
10 TSPC 1,600 1,575 -25 -1.56