Portal Berita Ekonomi Rabu, 22 Mei 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 10:32 WIB. Pemudik - ASDP siap layani 4,67 juta pemudik tahun ini.
  • 10:30 WIB. Tiket - Menhub masih temui banyak keluhan mengenai mahalnya tiket pesawat.
  • 10:29 WIB. Pangan - Asabri gelar pangan murah di Tegal Arul.
  • 10:17 WIB. E-Commerce - Pemerintah menutup ratusan portal e-commerce yang bermasalah.
  • 10:15 WIB. Menhub - Menhub akui masih banyak PR yang harus rampung sebelum lebaran.
  • 10:14 WIB. Asuransi - Program asuransi usaha tani padi belum mencapai target.
  • 10:12 WIB. Arbitrase - Badan Arbitrase Nasional Indonesia perluas jaringan internasional.
  • 10:10 WIB. Maskapai - Maskapai asal China minta kompensasi Boeing imbas kandangkan 737 MAX.
  • 09:11 WIB. PLN - PLN aliri listrik lima desa di Halmahera Selatan.
  • 09:06 WIB. Pertamina - Pertamina bersama OOG sedang melaksanakan persiapan pelaksanaan proyek GRR Bontang.
  • 09:06 WIB. Indocement - Indocement mencatat kenaikan laba 50,2% di kuartal I-2019.
  • 09:06 WIB. BRI - DPLK BRI siapkan strategi untuk raih ROI optimal.
  • 09:05 WIB. KAI - KAI Daop 1 Jakarta hari ini berhenti di Jatinegara untuk mengantisipasi demonstran.

Netanyahu Kunjungi Oman, Israel Mulai Rapatkan Barisan ke Uni Emirat Arab?

Netanyahu Kunjungi Oman, Israel Mulai Rapatkan Barisan ke Uni Emirat Arab? - Warta Ekonomi
WE Online, Muscat, Oman -

Ada adegan yang tidak terpikirkan pada Minggu yang lalu, di mana seorang menteri kabinet Israel, menitihkan air mata dalam sukacita, dan dengan bangga menyanyikan lagu kebangsaan negaranya di sebuah acara olahraga di jantung dunia Arab.

Perdana Menteri Benjamin Netanyahu telah selama bertahun-tahun menyumbar persoalan tentang memanasnya hubungan dengan negara-negara Arab yang tidak memiliki hubungan diplomatik dengan Israel. Tetapi ikatan-ikatan itu, yang sebagian besar masih tidak populer di kalangan masyarakat Arab jarang terlihat di permukaaan.

Keadaan tersebut berubah pada hari Jumat pekan lalu ketika Netanyahu melakukan kunjungan mendadak ke Oman, di mana ia bertemu dengan penguasa lama Sultan Qaboos bin Said.

Setelah kunjungan Benjamin Netanyahu ke Oman, Menteri Luar Negeri Oman Yousef bin Alawi menyarankan pertemuan itu hanyalah upaya strategis Israel untuk menangani beberapa masalah paling mendesak di Timur Tengah.

Dalam wawancara dengan Al Jazeera, dia mengatakan Netanyahu telah memulai pertemuan untuk menyampaikan pandangannya tentang masalah Timur Tengah kepada Sultan Qaboos.

"Apa yang dilakukan Sultan Qaboos saat ini bukanlah intervensi," kata Sigurd Neubauer, seorang ahli Oman yang berbasis di Washington.

"Oman menyisipkan dirinya ke dalam proses perdamaian Israel-Palestina untuk satu alasan yang jelas, dan itu karena negara-negara Arab begitu terbagi," ungkapnya.

"Oman juga satu-satunya negara Arab di Teluk yang bisa menjadi tuan rumah kedatangan Netanyahu tanpa takut akan melumpuhkan serangan balik," kata Neubauer.

Itu karena Sultan Qaboos, yang berkuasa sejak tahun 1970, memiliki jalur komunikasi langsung dengan berbagai pemain di wilayah tersebut, berkat kebijakannya yang sudah lama tidak ada campur tangan.

Oman telah menengahi pembebasan sandera Barat di Yaman dan menyediakan pintu belakang untuk komunikasi antara Washington dan Teheran di bawah pemerintahan Obama.

Oman adalah anggota Dewan Kerja sama Teluk yang dipimpin Saudi, tetapi tidak bergabung dengan kerajaan dalam boikotnya terhadap Qatar atau perang di Yaman.

Bahkan pernyataan oleh Partai Fatah Palestina dan Iran gagal secara langsung mengutuk Oman setelah kunjungan Netanyahu, bukannya mengkritik upaya Israel untuk menormalkan hubungan dengan negara-negara Arab sebelum kesepakatan damai tercapai.

Untuk Oman sendiri, kedatangan Netanyahu mengirim pesan ke administrasi Trump bahwa Oman adalah pemain daerah yang berharga di Timur Tengah.

"Oman dapat menunjukkan bahwa mereka adalah perantara, saluran bukan hanya antara Israel dan Palestina, tetapi lebih ambisius antara Iran dan Israel," pungkasnya.

Tag: Israel, Uni Emirat Arab (UEA)

Penulis/Editor: Hafit Yudi Suprobo

Foto: Israel GPO/Handout via Reuters

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,882.98 3,843.65
British Pound GBP 1.00 18,520.32 18,331.39
China Yuan CNY 1.00 2,110.39 2,089.52
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,560.00 14,416.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,018.74 9,918.21
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,854.97 1,836.55
Dolar Singapura SGD 1.00 10,569.11 10,463.82
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,256.24 16,089.70
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,479.51 3,442.63
Yen Jepang JPY 100.00 13,170.51 13,036.72

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5951.372 44.251 633
2 Agriculture 1366.777 14.842 21
3 Mining 1624.810 15.212 47
4 Basic Industry and Chemicals 712.136 4.816 71
5 Miscellanous Industry 1221.444 17.621 46
6 Consumer Goods 2370.755 11.367 52
7 Cons., Property & Real Estate 441.498 6.423 76
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1080.867 1.302 74
9 Finance 1194.094 9.687 90
10 Trade & Service 790.186 6.735 156
No Code Prev Close Change %
1 CNTX 472 590 118 25.00
2 BSSR 1,280 1,600 320 25.00
3 MASA 454 565 111 24.45
4 INCF 214 266 52 24.30
5 SKBM 300 372 72 24.00
6 MCOR 121 150 29 23.97
7 RELI 202 250 48 23.76
8 MINA 1,240 1,530 290 23.39
9 POOL 1,885 2,280 395 20.95
10 MKPI 13,975 16,725 2,750 19.68
No Code Prev Close Change %
1 MFMI 570 464 -106 -18.60
2 NIPS 260 218 -42 -16.15
3 KOIN 250 212 -38 -15.20
4 YPAS 525 452 -73 -13.90
5 POSA 460 398 -62 -13.48
6 BALI 1,780 1,550 -230 -12.92
7 IIKP 70 61 -9 -12.86
8 TRIS 238 210 -28 -11.76
9 CITY 344 308 -36 -10.47
10 BRAM 9,025 8,100 -925 -10.25
No Code Prev Close Change %
1 BBRI 3,750 3,750 0 0.00
2 MNCN 925 945 20 2.16
3 APLI 81 75 -6 -7.41
4 TLKM 3,600 3,600 0 0.00
5 BBCA 26,900 27,300 400 1.49
6 ABBA 142 153 11 7.75
7 BMRI 7,225 7,250 25 0.35
8 UNTR 24,500 24,725 225 0.92
9 MTPS 1,140 1,165 25 2.19
10 BBNI 8,425 8,600 175 2.08