Portal Berita Ekonomi Jum'at, 16 November 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 15:27 WIB. Kimia Farma - Kimia Farma memberikan bantuan penyediaan sarana air bersih di Desa Girisuko, Yogyakarta.
  • 15:06 WIB. PLN - PLN menyatakan sistem kelistrikan di Sulbagsel berangsur pulih.
  • 14:48 WIB. Saham - Hari pertama perdagangan, saham POLA terangkat naik 68,88% ke level Rp228. 
  • 14:45 WIB. IHSG - Sejak perdagangan sesi II, IHSG menghijau 1,10% ke level Rp6.021.33.
  • 14:45 WIB. IPO - BEI optimis tahun ini ada 65 perusahaan lakukan IPO. 
  • 14:14 WIB. Sandiaga - Kita berencana mendapatkan donatur untuk dana kampanye.
  • 14:14 WIB. Sandiaga - Akan ada revisi kebutuhan dana kampanye.
  • 14:13 WIB. Sandiaga - Sekitar 2-3 bulan ini, hampir Rp30 habis terpakai kampanye.
  • 14:11 WIB. Sandiaga - Formula dipakai agar bukan Gerindra saja  yang diuntungkan, tapi partai pendukung lain.
  • 14:11 WIB. Sandiaga - Kita sudah menemukan formula untuk kampanye bersama Demokrat.
  • 14:10 WIB. Sandiaga - Kritik SBY ke Prabowo adalah masukan kami.
  • 14:08 WIB. Arief Puyono - AHY dapat diproyeksikan untuk 2024 jika Prabowo-Sandi terpilih.
  • 14:08 WIB. Arief Puyono - Jika Prabowo terpilih, AHY bakal disiapkan untuk posisi menteri.
  • 14:07 WIB. Arief Puyono - Tak apa-apa jika kader Demokrat mendukung kubu sebelah.
  • 14:07 WIB. Arief Puyono - Seharusnya partai koalisi kampanyekan capres yang didukung.

Pinta Novel Baswedan pada Presiden Jokowi

Foto Berita Pinta Novel Baswedan pada Presiden Jokowi
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan meminta Presiden Joko Widodo untuk fokus dalam upaya pengungkapan kasus penyerangan terhadap dirinya yang terjadi pada 11 April 2017.

"Di beberapa kesempatan terakhir, saya menyampaikan mohon maaf ini sebelum pemilu, saya sampaikan bapak Presiden mestinya menjadi fokus hal ini, sejak awal sampaikan hal ini. Saya berharap itu bisa diselesaikan karena itu bentuk dukungan riil pemerintah terhadap masalah pemberantasan korupsi, tetapi itu tidak terjadi," kata Novel.

Hal tersebut diungkapkan Novel pada diskusi "#500HariDibiarkanButa: Urgensi Perlindungan Penggiat Keadilan" dalam rangka memperingati 500 hari penyerangan terhadap Novel Baswedan di gedung KPK, Jakarta, Kamis (1/11/2018).

"Saya menyampaikan bahwa ketika ada kebuntuan, ketidaksungguhan yang dilakukan aparat penegak hukum, maka Presiden harusnya mengambil alih dengan memberikan perhatian khusus, memerintahkan staf-stafnya untuk hal ini bisa diungkap," ucap Novel.

Novel pun mengatakan bahwa dirinya tidak mempermasalahkan jika memang kasusnya tidak mau diungkap.

"Seandainya tidak mau mengungkap masalah saya, tidak ada masalah. Saya berharap mengungkap semua penyerangan kepada pegawai-pegawai KPK lainnya. Bukan kah itu hal yang masuk akal," tuturnya.

Lebih lanjut, Novel pun mengungkapkan bahwa penanganan kasus penyerangan terhadap dirinya sengaja tidak diungkap.

"Saya pikir proses masalah penyerangan ini kuncinya ada di awal proses. Setelah tiga bulan lewat hampir tidak mungkin bisa diproses. Jadi, saya katakan bahwa ini sengaja ditutupi untuk tidak akan pernah diungkap. Saya katakan saya ikhlas, saya tidak dendam, saya maafkan pelaku. Saya tidak mau perjuangan saya pupus karena masalah ini," ujar Novel.

Novel sudah kembali ke Indonesia pada 22 Februari 2018 dari Singapura, tempat dia menjalani pengobatan selama lebih dari 10 bulan karena kedua matanya rusak setelah dua orang pengendara motor pada 11 April 2017 menyiramkan air keras ke wajahnya ketia dia berjalan pulang seusai shalat subuh di Masjid Al-Ihsan dekat rumahnya.

Novel pun telah kembali bekerja di KPK pada 27 Juli 2018 lalu.

Tag: Novel Baswedan, Joko Widodo (Jokowi)

Penulis: Redaksi/Ant

Editor: Vicky Fadil

Foto: Antara/Muhammad Iqbal

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,909.74 3,869.89
British Pound GBP 1.00 18,754.69 18,562.19
China Yuan CNY 1.00 2,114.10 2,093.06
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,667.00 14,521.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,673.18 10,561.12
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,872.96 1,854.27
Dolar Singapura SGD 1.00 10,659.93 10,553.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,630.91 16,462.46
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,501.31 3,462.33
Yen Jepang JPY 100.00 12,933.86 12,801.73

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5955.736 97.443 615
2 Agriculture 1423.963 12.836 20
3 Mining 1853.228 -3.981 47
4 Basic Industry and Chemicals 779.183 6.043 71
5 Miscellanous Industry 1415.509 50.792 45
6 Consumer Goods 2347.142 47.921 49
7 Cons., Property & Real Estate 416.915 6.341 72
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1070.072 28.920 71
9 Finance 1123.151 17.207 90
10 Trade & Service 806.748 7.155 150
No Code Prev Close Change %
1 SURE 1,885 2,350 465 24.67
2 KPAS 470 585 115 24.47
3 GIAA 200 238 38 19.00
4 HDTX 166 197 31 18.67
5 RODA 330 390 60 18.18
6 YPAS 595 690 95 15.97
7 GLOB 178 204 26 14.61
8 NUSA 222 254 32 14.41
9 LION 600 680 80 13.33
10 CTTH 98 110 12 12.24
No Code Prev Close Change %
1 AKSI 300 254 -46 -15.33
2 APEX 1,730 1,520 -210 -12.14
3 LPLI 116 102 -14 -12.07
4 UNIC 3,890 3,520 -370 -9.51
5 PRIM 935 855 -80 -8.56
6 KONI 156 143 -13 -8.33
7 LCKM 326 300 -26 -7.98
8 BMSR 155 144 -11 -7.10
9 ALMI 344 320 -24 -6.98
10 MTSM 136 127 -9 -6.62
No Code Prev Close Change %
1 LPPS 108 103 -5 -4.63
2 PTBA 4,880 4,700 -180 -3.69
3 KPAS 470 585 115 24.47
4 DEAL 352 352 0 0.00
5 TKIM 12,325 12,050 -275 -2.23
6 WSKT 1,420 1,500 80 5.63
7 TLKM 3,750 3,910 160 4.27
8 ASII 8,175 8,525 350 4.28
9 BBRI 3,350 3,410 60 1.79
10 SMGR 10,000 10,300 300 3.00