Portal Berita Ekonomi Sabtu, 17 November 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 08:18 WIB. Mazda - Mazda pilih Thailand jadi basis produksi Hybrid.
  • 08:16 WIB. Line - Rudiantara apresiasi Line yang ikut kembangkan ekonomi digital.
  • 08:14 WIB. Sulteng - Telekomunikasi Sulteng sudah normal, hampir 100%.
  • 08:13 WIB. Liga Nasional UEFA - Slovenia 1 vs 1 Norwegia
  • 08:12 WIB. Liga Nasional UEFA - Siprus 1 vs 1 Bulgaria
  • 08:12 WIB. PS4 - Selama 5 tahun, PS4 ludes 86,1 juta unit.
  • 08:11 WIB. Liga Nasional UEFA - Wales 1 vs 2 Denmark
  • 08:10 WIB. Liga Nasional UEFA - Slovakia 4 vs 1 Ukraina
  • 08:09 WIB. Liga Nasional UEFA - Belanda 2 vs 0 Prancis
  • 22:01 WIB. KAI - KAI menegaskan tidak ada sengketa aset dalam proyek Skybridge Tanah Abang.

KEIN Pantau Pembangunan Infrastruktur Papua

Foto Berita KEIN Pantau Pembangunan Infrastruktur Papua
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Pokja Pembiayaan, Infrastruktur dan Pembiayaan KEIN Pada 28 Oktober, 2018 selama satu minggu melakukan kunjungan kerja ke Papua untuk melihat progres pembangunan infrastruktur. Kunjungan kerja dipimpin oleh Sony Harsono sebagai Ketua Pokja.

Kunjungan pertama ke pos Lintas Batas Negara dengan Papua Nugini di Skouw untuk melihat bagaimana pengelolaan wilayah perbatasan RI dan Papua Nugini. Sejak diresmikan dengan fasilifas gedung baru pada 2017, lalu lintas kunjungan warga antar 2 negara meningkat dengan cepat .

Sony menuturkan bahwa peningakatan aktifitas ekonomi warga terlihat dari adanya kenaikan yang melonjak kunjungan warga Papua Nugini untuk berbelanja barang kebutuhan pokok, Elektronik dll di pasar Skouw.

Frans Imbiri petugas di pos lintas batas Skouw, menuturkan bahwa pasar dibuka 2 kali dalam seminggu. Transaksi dagang terus meningkat hingga pada akhir 2017 sudah mencapai total Rp50 miliar.

"Problem yang terjadi adalah kesulitan konversi mata uang PNG yaitu Kina ke mata uang hard currency lainnya. Kedepan perlu kerjasama antar otoritas keuangan di antara ke 2 negara untuk menyelesaikan masalah tersebut. Daya tarik SKOUW bukan saja memikat penduduk Papua Nugini, namun juga sudah merambah sampai warga Pasifik Selatan lainnya sepertti Vanuatu dan Fiji," tuturnya.

Tim Pokja KEIN juga melakukan FGD dengan stakeholders lokal yang terdiri atas unsur akademisi yg diwakili oleh Universitas Cenderawasih, Bank Indonesia, Kodam Cendrawasih dan Dinas Litbang propinsi Papua. FGD membahas progress kemajuan pembangunan infrastruktur dan dampak ekonomi sosial-nya bagi masyarakat Papua dan sekitarnya.

Menurut Joko Supratikno Kepala Perwakilan BI Papua , percepatan pembangunan infrastruktur punya pengaruh penting terhadap peningkatan pertumbuhan ekonomi, terutama untuk sektor non komoditi tambang.

"Hal ini karena konektivitas yg makin baik dengan adanya perbaikan akses transportasi yg memudahkan transaksi komoditas pertania, bahan bakar dan material untuk pembangunan. Hal ini juga penting dalam rangka meningkatkan kontribusi PDRB Papua dari sektor non Tambang, yang saat ini jumlahnya masih tertinggal dari dominasi sektor tambang," kata dia.

Sementara itu, Julius Ary Mollet, akademisi dari Uncen menyatakan pentingnya sisi penanganan sosial diluar pembangunan infrastruktur yang sedang dilaksanakan.

"Masyarakat Papua terutama yang tinggal di wilayah pedalaman perlu mendapatkan akses pendidikan dan kesehatan yang lebih baik, sehingga bisa meningkatkan kualitas hidup dan akhirnya mampu hidup kompetitif dengan warga pendatang lainnya. Kualitas pendidikan dan kesehatan bisa ditingkatkan salah satunya dengan efektivitas penyaluran dana otsus, disamping APBD kabupaten/kota yang telah dialokasikan," jelas Julius.

Tim Pokja KEIN juga melakukan kunjungan untuk melihat kemajuan pembangunan jembatan Holtekamp yang menghubungkan wilayah Jayapura ke perbatasan Skouw . Jembatan ini nantinya akan menghemat waktu hampir 1 jam antar ke 2 wilayah tersebut sehingga traffic di wilayah tersebut diperkirakan akan meningkat pesat. Hal ini diperkirakan akan memicu aktivitas perekonomian, serta menciptakan kegiatan2 ekonomi baru.

"Hal yang patut dibanggakan adalah pembangunan jembatan ini sepenuhnya dikerjakan oleh anak bangsa, mulai dari perencanaan gambar, fabrikasi, sampai dengan tahap konstruksi. Panjang total jembatan, termasuk pemyambung darat mencapai hampir 2 km dimana bentang jembatan utama mencapai hampir 400 m. Fabrikasi dikerjakan oleh BUMN PT PAL dan Boma Bisma Indra , sementra konstruksi dikerjakan oleh konsorsium PTPP-HK- Nindya Karya. Total investasi pembangunan diperkirakan mencapai Rp1,8 triliun," kata Toto Pranoto, anggota Pokja yang mengikuti kunjungan ini.

Wilayah lain yang dikunjungi adalah pembangunan jalan Trans Papua di Wamena. Total trans Papua mencapai hampir 3259 km, dimana sub jalan Jayapura-Wamena mencapai 585 km.

"Kami sudah menyaksikan jalan beraspal sudah mencapai 345 km. Ruas jalan yang sedang dikerjakan saat ini adalah trase Wamena-Nduga . Pihak Bina Marga sedang konsentrasi mengebut pembangunan ruas jalan tersebut sampai dengan setahun kedepan," lanjut Sony Harsono

Diakui pihak BI Papua, pembangunan jalan trans Papua ini meningkatkan aktivitas perekonomian warga. Hal ini terutama dapat dilihat dari meningkatnya transaksi komoditas pertanian.

Dalam kunjungannya, tim Pokja KEIN yang dipimpin Sony Harsono menyebutkan bahwa kunjungan ke Papua memberikan banyak input terkait progress pembangunan infrastruktur dan pengaruhnya terhadap kehidupan ekonomi sosial masyarakat. Menurutnya, hal ini sangat penting sebagai input yang berguna bagi Pemerintah pusat dan daerah untuk pembangunan berikutnya.

Tag: Papua, Komite Ekonomi dan Industri Nasional (KEIN)

Penulis: Annisa Nurfitriyani

Editor: Kumairoh

Foto: Antara/Iwan Adisaputra

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,909.74 3,869.89
British Pound GBP 1.00 18,754.69 18,562.19
China Yuan CNY 1.00 2,114.10 2,093.06
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,667.00 14,521.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,673.18 10,561.12
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,872.96 1,854.27
Dolar Singapura SGD 1.00 10,659.93 10,553.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,630.91 16,462.46
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,501.31 3,462.33
Yen Jepang JPY 100.00 12,933.86 12,801.73

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6012.350 56.614 616
2 Agriculture 1444.624 20.661 20
3 Mining 1863.510 10.282 47
4 Basic Industry and Chemicals 792.445 13.262 71
5 Miscellanous Industry 1418.243 2.734 45
6 Consumer Goods 2347.362 0.220 49
7 Cons., Property & Real Estate 420.337 3.422 72
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1092.429 22.357 71
9 Finance 1137.981 14.830 91
10 Trade & Service 810.548 3.800 150
No Code Prev Close Change %
1 POLA 135 228 93 68.89
2 SOSS 1,560 1,950 390 25.00
3 SURE 2,350 2,930 580 24.68
4 RUIS 230 282 52 22.61
5 ARTO 158 190 32 20.25
6 TRUK 126 151 25 19.84
7 NUSA 254 294 40 15.75
8 ISSP 79 91 12 15.19
9 APEX 1,520 1,720 200 13.16
10 HOME 107 118 11 10.28
No Code Prev Close Change %
1 YULE 190 131 -59 -31.05
2 YPAS 690 525 -165 -23.91
3 AKPI 900 780 -120 -13.33
4 SQMI 248 216 -32 -12.90
5 RELI 280 246 -34 -12.14
6 TAMU 2,700 2,400 -300 -11.11
7 TIRA 154 138 -16 -10.39
8 UNIT 282 254 -28 -9.93
9 IDPR 775 700 -75 -9.68
10 HDTX 197 178 -19 -9.64
No Code Prev Close Change %
1 ESTI 108 99 -9 -8.33
2 BBRI 3,410 3,490 80 2.35
3 TLKM 3,910 4,050 140 3.58
4 BBCA 24,175 24,825 650 2.69
5 HMSP 3,480 3,420 -60 -1.72
6 WSKT 1,500 1,530 30 2.00
7 SMGR 10,300 11,000 700 6.80
8 KPAS 585 540 -45 -7.69
9 ERAA 1,725 1,840 115 6.67
10 BBTN 2,300 2,400 100 4.35