Portal Berita Ekonomi Minggu, 20 Januari 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 15:06 WIB. Multifinance - OJK mencatat penyaluran pembiayaan multifinance tumbuh 5,14% menjadi Rp433,9 triliun.
  • 15:03 WIB. BPJS - BPJS Kesehatan optimis tingkat kepesertaan mencapai 95% pada tahun 2019 ini.

Nama Sarmuji cs Muncul dalam Percakapan Idrus-Eni Saragih

Foto Berita Nama Sarmuji cs Muncul dalam Percakapan Idrus-Eni Saragih
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Mantan Sekjen Partai Golkar Idrus Marham mengklaim sebagian besar kader menginginkan dirinya untuk menjadi Ketua Umum (Ketum) Golkar saat mantan Ketum Setya Novanto terjerat kasus korupsi KTP elektronik di KPK.

"Sebagian besar kader memang ingin agar saya menjadi ketua umum, mereka mengatakan 'abang yang maju', sebagian besar selalu ke saya. Saya bilang 'saya mau' itulah kecairan karakter saya," kata Idrus, di pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Kamis (1/11/2018).

Usulan Idrus menjadi Ketum Golkar terjadi karena KPK menetapkan Setnov sebagai tersangka kasus korupsi KTP elektronik pada 17 Juli 2017. Atas penetapan itu Setnov mengajukan praperadilan dan menang pada 29 September 2017, namun KPK kembali menetapkan Setnov sebagai tersangka pada Oktober 2017, dan akhirnya berhasil membawa Setnov ke meja persidangan pada 13 Desember 2017.

Karena kondisi itu, menurut Idrus, internal Golkar terpecah, sebagian ada yang menginginkan pergantian Setnov langsung sebelum putusan praperadilan, sebagian ada yang ingin menunggu putusan praperadilan. Namun menurut Idrus, Eni Maulani yang mengambil inisiatif untuk pengurusan dirinya sebagai calon Ketum Golkar.

"Eni mengambil inisiatif, saya tidak mau tersandera dan Eni mengatakan yang namanya Pak Kotjo konsisten (mendukung), pada awal Rp500 miliar lalu turun Rp200 miliar untuk munaslub (musyawarah nasional luar biasa), saya tidak mau itu," ungkap Idrus.

Ia mengaku tidak ingin tersandera kepentingan orang-orang yang menjadi sponsornya untuk menjadi Ketum Golkar.

"Kalau pun ada (sponsor), saya tidak ingin tersandera oleh siapapun termasuk pengusaha, lalu Pak Novanto menang praperadilan pada 29 September itu," kata Idrus lagi.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK memutarkan rekaman pembicaraan antara Eni dengan Idrus pada 25 September 2017, sebelum Setnov memenangkan praperadilan pertama pada 29 September 2017 yang juga sebelum Munaslub Golkar 18-20 Desember 2017 yang memutuskan menggantikan Setnov sebagai Ketum Golkar.

Idrus: Udahlah dek, udahlah pokoknya.

Eni: Bang siapa aja Bang?

Idrus: Ya itu saja Di...

Eni: Doli.

Idrus: Jangan Doli.

Eni: Eh Doli kadang. Si Ucok, Yayat, Maman.

Idrus: He eh, he ehe, Iya udah gitu aja.

Eni: Enggak apa-apa saya milih Ucok ya?

Idrus: Siapa lagi coba? Siapa lagi.

Eni: Ucok tuh kayanya.

Idrus: Siapa lagi kira-kira?

Eni: Banyak, Adis?

Idrus: Aduh Adis jangan dek duh.

Eni: Oh e GS aja GS ya Bang ya GS ya.

Idrus: Aduh ya GS juga boleh dek.

Eni: GS GS.

"Banyak nama disebut Doli, Aceng, Yayat, apa masih terkait untuk cari dana itu," tanya JPU KPK Ronald Worotikan.

"Itu adik-adik saya, aktivis-aktivis mau bicara pergerakan, gerakan untuk munaslub, tidak ada sama sekali dengan uang," jawab Idrus.

Nama-nama yang dimaksud adalah sejumlah fungsionaris Golkar, yaitu Ucok Andi Sinulingga, Yayat Biaro, Maman Abdurrahman, Muhammad Sarmuji, dan Adies Kadir.

Tag: Idrus Marham, Eni Maulani Saragih

Penulis: Redaksi/Ant

Editor: Ferry Hidayat

Foto: Antara/Sigid Kurniawan

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,909.74 3,869.89
British Pound GBP 1.00 18,754.69 18,562.19
China Yuan CNY 1.00 2,114.10 2,093.06
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,667.00 14,521.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,673.18 10,561.12
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,872.96 1,854.27
Dolar Singapura SGD 1.00 10,659.93 10,553.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,630.91 16,462.46
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,501.31 3,462.33
Yen Jepang JPY 100.00 12,933.86 12,801.73

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6448.156 24.376 627
2 Agriculture 1583.292 -1.764 21
3 Mining 1880.920 11.361 47
4 Basic Industry and Chemicals 889.696 -3.628 71
5 Miscellanous Industry 1443.379 27.257 46
6 Consumer Goods 2607.292 -13.145 51
7 Cons., Property & Real Estate 471.624 -0.108 74
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1149.241 6.910 71
9 Finance 1234.248 10.015 91
10 Trade & Service 797.089 4.778 155
No Code Prev Close Change %
1 CLAY 180 306 126 70.00
2 NATO 103 175 72 69.90
3 SQMI 306 382 76 24.84
4 KMTR 268 334 66 24.63
5 JIHD 476 590 114 23.95
6 INRU 640 785 145 22.66
7 TNCA 206 250 44 21.36
8 INCF 296 358 62 20.95
9 DUTI 3,630 4,390 760 20.94
10 PADI 920 1,090 170 18.48
No Code Prev Close Change %
1 TFCO 735 620 -115 -15.65
2 OCAP 266 226 -40 -15.04
3 YPAS 660 575 -85 -12.88
4 CTTH 126 110 -16 -12.70
5 MFMI 725 635 -90 -12.41
6 BUKK 2,000 1,800 -200 -10.00
7 PYFA 180 163 -17 -9.44
8 TIRA 270 250 -20 -7.41
9 STTP 3,750 3,490 -260 -6.93
10 ASJT 300 280 -20 -6.67
No Code Prev Close Change %
1 INPC 79 80 1 1.27
2 UNTR 26,850 26,925 75 0.28
3 INDY 2,090 2,180 90 4.31
4 ASII 8,275 8,475 200 2.42
5 TLKM 3,990 4,020 30 0.75
6 BUMI 164 174 10 6.10
7 BBRI 3,810 3,820 10 0.26
8 KPAS 210 208 -2 -0.95
9 ERAA 2,310 2,310 0 0.00
10 TSPC 1,600 1,575 -25 -1.56