Portal Berita Ekonomi Minggu, 20 Januari 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 15:06 WIB. Multifinance - OJK mencatat penyaluran pembiayaan multifinance tumbuh 5,14% menjadi Rp433,9 triliun.
  • 15:03 WIB. BPJS - BPJS Kesehatan optimis tingkat kepesertaan mencapai 95% pada tahun 2019 ini.

Gempa dan Tsunami Dorong Inflasi Palu di Atas Nasional

Foto Berita Gempa dan Tsunami Dorong Inflasi Palu di Atas Nasional
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Inflasi Kota Palu pada Oktober 2018 tercatat 2,27%, di atas rata-rata inflasi nasional sebesar 0,28%. Angka inflasi tersebut bahkan tertinggi di antara provinsi lain di Indonesia. 

Badan Pusat Statistik (BPS) mengungkapkan, bencana gempa bumi dan tsunami yang terjadi di Palu dan Donggala mendorong tingginya inflasi di kota tersebut. Kepala BPS Suhariyanto menjelaskan, pendorong utama inflasi bulan lalu meliputi kenaikan beberapa komoditas .

‎"Di Palu, selama Oktober kenaikan harga terutama untuk harga makanan jadi dan laut pauk itu sumbanganya 0,49%, harga tiket angkutan udara ke Palu 0,41%. Beberapa harga ikan dan semen 0,10%, tetapi harga bahan makanan ada kenaikan sedikit, tapi tidak terlalu besar," Kata Suhariyanto dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (1/11/2018).

Suhariyanto berharap pada bulan depan, inflasi di Palu bisa kembali normal. Hal ini karena proses pemulihan pascagempa di kota tersebut telah berjalan.

"Dan kami lihat selama seminggu terakhir recovery di Palu sudah berjalan. Kami harapkan pada bulan depan inflasi di Palu sudah kembali normal. Jadi, tingginya inflasi di Palu karena kita tahu ada musibah bencana alam di sana. Tetapi seminggu terakhir, telah terjadi recovery, sehingga diharapkan kehidupan di sana kembali normal," ujarnya.

BPS mencatat dari 82 kota Indeks Harga Konsumen (IHK), 66 kota mengalami inflasi dan 16 kota mengalami deflasi pada Oktober  2018. Inflasi tertinggi terjadi di Palu sebesar 2,27% dan terendah terjadi di Cilegon sebesar 0,01%. Sementara deflasi tertinggi terjadi di Bengkulu -0,74% dan terendah di Tangerang sebesar -0,01%.

Tag: Badan Pusat Statistik (BPS), Inflasi

Penulis: Boyke P. Siregar

Editor: Rosmayanti

Foto: Antara/Muhammad Adimaja

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,909.74 3,869.89
British Pound GBP 1.00 18,754.69 18,562.19
China Yuan CNY 1.00 2,114.10 2,093.06
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,667.00 14,521.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,673.18 10,561.12
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,872.96 1,854.27
Dolar Singapura SGD 1.00 10,659.93 10,553.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,630.91 16,462.46
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,501.31 3,462.33
Yen Jepang JPY 100.00 12,933.86 12,801.73

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6448.156 24.376 627
2 Agriculture 1583.292 -1.764 21
3 Mining 1880.920 11.361 47
4 Basic Industry and Chemicals 889.696 -3.628 71
5 Miscellanous Industry 1443.379 27.257 46
6 Consumer Goods 2607.292 -13.145 51
7 Cons., Property & Real Estate 471.624 -0.108 74
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1149.241 6.910 71
9 Finance 1234.248 10.015 91
10 Trade & Service 797.089 4.778 155
No Code Prev Close Change %
1 CLAY 180 306 126 70.00
2 NATO 103 175 72 69.90
3 SQMI 306 382 76 24.84
4 KMTR 268 334 66 24.63
5 JIHD 476 590 114 23.95
6 INRU 640 785 145 22.66
7 TNCA 206 250 44 21.36
8 INCF 296 358 62 20.95
9 DUTI 3,630 4,390 760 20.94
10 PADI 920 1,090 170 18.48
No Code Prev Close Change %
1 TFCO 735 620 -115 -15.65
2 OCAP 266 226 -40 -15.04
3 YPAS 660 575 -85 -12.88
4 CTTH 126 110 -16 -12.70
5 MFMI 725 635 -90 -12.41
6 BUKK 2,000 1,800 -200 -10.00
7 PYFA 180 163 -17 -9.44
8 TIRA 270 250 -20 -7.41
9 STTP 3,750 3,490 -260 -6.93
10 ASJT 300 280 -20 -6.67
No Code Prev Close Change %
1 INPC 79 80 1 1.27
2 UNTR 26,850 26,925 75 0.28
3 INDY 2,090 2,180 90 4.31
4 ASII 8,275 8,475 200 2.42
5 TLKM 3,990 4,020 30 0.75
6 BUMI 164 174 10 6.10
7 BBRI 3,810 3,820 10 0.26
8 KPAS 210 208 -2 -0.95
9 ERAA 2,310 2,310 0 0.00
10 TSPC 1,600 1,575 -25 -1.56