Portal Berita Ekonomi Jum'at, 16 November 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 10:05 WIB. Samsung - Samsung rilis prosesor gahar buat Galaxy S10.
  • 10:05 WIB. Sharp - Sharp Aquos R2 Compact jadi ponsel pertama yang punya notch di bagian bawah.
  • 10:04 WIB. Instagram - Instagram mulai rilis fitur anti-kecanduan.
  • 10:03 WIB. Inggris - Inggris beri tenggat bagi medsos hapus konten negatif.
  • 10:03 WIB. WhatsApp - WhatsApp jajal fitur tambah teman pakai QR Code.
  • 10:02 WIB. Loket - Loket gaet Bhinneka bidik seegmen korporasi.
  • 10:00 WIB. Realme - Realme klaim jadi jawara di Harbolnas 11.11.
  • 09:59 WIB. Toyota - Toyota puncaki Asean NCAP.
  • 09:50 WIB. Indosat - Bisnis seluler menciut, Indosat alokasikan investasi solusi bisnis 30%.
  • 09:38 WIB. Grab - Ratusan driver Grab migrasi ke Go-Jek. 
  • 09:24 WIB. PSTE - Pengamat sebut revisi UU Penyelenggaraan Sistem dan Transaksi Elektronik (PSTE) butuh dasar hukum.
  • 09:23 WIB. Fintech - Asosiasi fintech ingatkan anggota tak promosi lewat SMS.
  • 09:13 WIB. Utang - Hingga Oktober 2018, utang pemerintah mencapai Rp4.478,57 triliun.
  • 09:09 WIB. IHSG  - IHSG dibuka menguat ke level 5.974,038 di awal perdagangan sesi I hari ini.
  • 09:07 WIB. Kontrak - Kontrak LS TAC antara Pertamina EP dan BN Oil Holdico Limited berakhir. 

Triwulan III-2018, Aset Perbankan Sumut Tumbuh 4,41%

Foto Berita Triwulan III-2018, Aset Perbankan Sumut Tumbuh 4,41%
Warta Ekonomi.co.id, Medan -

Dalam rangka mengakselerasi perekonomian nasional dari sektor Perbankan, bahwa hingga Triwulan III 2018 kredit yang disalurkan perbankan nasional mampu tumbuh 12,91% (YoY) dan tercatat sebagai capaian pertumbuhan tertinggi secara YoY sejak 2015. Khusus untuk Sumatera Utara, aset perbankan Sumut tumbuh 4,41% (YoY) menjadi Rp248 Triliun. 

Kepala Kantor OJK KR 5 Sumbagut, Lukdir Gultom mengatakan dari sisi intermediasi, pihaknya melihat kredit/pembiayaan di Sumut masih tumbuh 5,41% atau menempati urutan ke-5 teratas secara nasional. Demikian pula hanya dengan penghimpunan dana pihak ketiga. 

"Pertumbuhannya masih 3,73%. Meskipun demikian, kontribusi kredit/pembiayaan, dan penghimpunan dana masing-masing baru 4% dan 4,12%, serta sekaligus yang menempatkan Sumut berada di posisi ke-5 teratas secara nasional dan tertinggi di luar Pulau Jawa," katanya pada acara Media Gathering pada insan media ekonomi Sumut di Pematangsiantar, Jumat (2/11/2018).

Selanjutnya, dalam rangka menjawab tantangan pertumbuhan ekonomi sektor prioritas (Sektor Pertanian, dan Sektor Perikanan/maritim), kredit/pembiayaan perbankan bagi Sektor Pertanian di Sumut mampu tumbuh 7,24% dengan rasio NPL (net) yang terus menurun menjadi 1,1% serta sekaligus menempatkan Sumut sebagai provinsi dengan penyalur kredit/pembiayaan Sektor Pertanian terbesar ke-2 secara nasional. 

"Khusus untuk Sektor Perikanan/maritim, pertumbuhan kredit/pembiayaan mencapai 8,89% dengan NPL (net) yang semakin baik (3,62%). Hal ini sekaligus menempatkan Sumut pada peringkat ke-7 nasional setelah DKI, Jateng, Jatim, Sulsel, Jabar dan Lampung, atau peringkat ke-3 tertinggi di luar Jawa," ujarnya.

Dari sisi IKNB, pihaknya melihat kinerja intermediasi perusahaan pembiayaan masih terbatas disebabkan proses konsolidasi yang masih berlangsung. Walaupun demikian, pertumbuhan piutang pembiayaan masih melanjutkan penguatannya sejak Juni 2018 sebesar 6% dengan kontribusi terbesar dari sub sektor piutang investasi (12,7%). 

"Khusus di Sumut, kami melihat piutang pembiayaan tumbuh 13,29% dengan rasio pembiayaan bermasalah sebesar 2,60%, atau masih lebih tinggi dari pertumbuhan piutang pembiayaan nasional yang tercatat sebesar 6,38%. Hal ini menunjukkan bahwa peluang pasar perusahaan pembiayaan di Sumut masih relatif baik di tengah perlambatan saluran pembiayaan secara nasional," katanya.

Dari sisi pasar modal, hingga Triwulan III 2018 di Sumut, investor saham tumbuh 31%, investor reksadana tumbuh 57%, investor SBN tumbuh 35%, yang secara keseluruhan telah meningkatkan pertumbuhan kepemilikan saham sebesar 21% dengan total transaksi per bulan sebesar Rp5,5 Triliun.

"Sumatera Utara merupakan salah satu provinsi yang menjadi motor utama yang mengakselerasi pembangunan ekonomi nasional. Intensifikasi utilitas AUTP, AUTS, dan Asuransi Nelayan terus kami gencarkan. Hingga Q.3 2018, AUTP telah menjamin 4.723 Ha (tumbuh 25,9% qtq), AUTS telah menjamin 5.354 ekor sapi (tumbuh 94,3% qtq), Asuransi Nelayan telah menjamin 556 nelayan nasabah (tumbuh 121,5% qtq)," pungkasnya. 

Tag: Perbankan, Otoritas Jasa Keuangan (OJK)

Penulis: Khairunnisak Lubis

Editor: Vicky Fadil

Foto: Khairunnisak Lubis

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,955.01 3,915.25
British Pound GBP 1.00 19,289.40 19,089.66
China Yuan CNY 1.00 2,138.29 2,116.96
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,838.00 14,690.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,791.68 10,682.57
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,895.12 1,876.14
Dolar Singapura SGD 1.00 10,775.60 10,664.25
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,807.00 16,637.89
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,538.76 3,499.29
Yen Jepang JPY 100.00 13,069.67 12,935.89

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5955.736 97.443 615
2 Agriculture 1423.963 12.836 20
3 Mining 1853.228 -3.981 47
4 Basic Industry and Chemicals 779.183 6.043 71
5 Miscellanous Industry 1415.509 50.792 45
6 Consumer Goods 2347.142 47.921 49
7 Cons., Property & Real Estate 416.915 6.341 72
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1070.072 28.920 71
9 Finance 1123.151 17.207 90
10 Trade & Service 806.748 7.155 150
No Code Prev Close Change %
1 SURE 1,885 2,350 465 24.67
2 KPAS 470 585 115 24.47
3 GIAA 200 238 38 19.00
4 HDTX 166 197 31 18.67
5 RODA 330 390 60 18.18
6 YPAS 595 690 95 15.97
7 GLOB 178 204 26 14.61
8 NUSA 222 254 32 14.41
9 LION 600 680 80 13.33
10 CTTH 98 110 12 12.24
No Code Prev Close Change %
1 AKSI 300 254 -46 -15.33
2 APEX 1,730 1,520 -210 -12.14
3 LPLI 116 102 -14 -12.07
4 UNIC 3,890 3,520 -370 -9.51
5 PRIM 935 855 -80 -8.56
6 KONI 156 143 -13 -8.33
7 LCKM 326 300 -26 -7.98
8 BMSR 155 144 -11 -7.10
9 ALMI 344 320 -24 -6.98
10 MTSM 136 127 -9 -6.62
No Code Prev Close Change %
1 LPPS 108 103 -5 -4.63
2 PTBA 4,880 4,700 -180 -3.69
3 KPAS 470 585 115 24.47
4 DEAL 352 352 0 0.00
5 TKIM 12,325 12,050 -275 -2.23
6 WSKT 1,420 1,500 80 5.63
7 TLKM 3,750 3,910 160 4.27
8 ASII 8,175 8,525 350 4.28
9 BBRI 3,350 3,410 60 1.79
10 SMGR 10,000 10,300 300 3.00