Portal Berita Ekonomi Kamis, 15 November 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 09:57 WIB. Rupiah - Hari ini, rupiah diprediksi bergerak di kisaran Rp14.792-Rp14.779.
  • 09:57 WIB. Dolar - Dolar AS melemah di level Rp14.745. 
  • 09:56 WIB. Pembekuan Usaha - OJK berikan sanksi pembekuan usaha pembiayaan kepada PT Sejahtera Pertama Multifinance.
  • 09:56 WIB. Gadai - PT Gadaiku Pasti Jaya dan Gadai Gemilang Jaya Artha resmi terima izin usaha dari OJK. 
  • 09:56 WIB. AMDK - Rachmat Hidayat: Permintaan AMDK melonjak setiap kali ada pesta demokrasi.
  • 09:55 WIB. Lelang - Mulai hari ini, Kemenkeu lelang 52 barang gratifikasi KPK. 
  • 07:24 WIB. Facebook - Riset ungkap Facebook bikin pengguna kesepian dan depresi.
  • 07:23 WIB. IMOS - Perputaran duit IMOS 2018 tembus Rp50 miliar.
  • 07:23 WIB. WhatsApp - Berantas hoaks, WhatsApp gelontorkan Rp745 juta.
  • 07:23 WIB. Grab - Grab dan UOB jalin kerja sama untuk garap pasar Asean. 
  • 07:22 WIB. Indosat - Indosat klaim tak ada kerja sama soal SMS scam pinjam online.
  • 07:22 WIB. Hyundai - Hyundai bangun jalur tes lurus terpanjang di Korea Selatan.
  • 07:20 WIB. Grab - Grab bantah telah blokir sepihak akun mitra.
  • 07:12 WIB. Indosat - Indosat bungkam saat ditanya soal akuisisi XL.
  • 07:12 WIB. Apple - Pendiri Apple, Steve Wozniak kini tak yakin mobil otonom akan jadi kenyataan.

Prabowo Sebut 'Tampang Boyolali', Gerindra: Hanya Bercanda

Foto Berita Prabowo Sebut 'Tampang Boyolali', Gerindra: Hanya Bercanda
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Pidato calon presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto yang menyinggung 'tampang Boyolali' tidak bisa masuk hotel mewah membuat sejumlah politisi beranggapan hal itu adalah sesuatu yang kurang bijak. Namun berbeda dengan Partai Gerindra.

Anggota Badan Komunikasi DPP Gerindra, Andre Rosiade, mengatakan apa yang disampaikan oleh sang ketum terkait 'tampang Boyolali' hanyalah sebuah candaan.

"Yang digoreng itu kan sebatas Pak Prabowo berakrab-akrab diri, bercanda. Bukan substansinya," ujarnya di Jakarta, Sabtu (3/11/2018).

Ia menjelaskan, saat itu Prabowo sedang berbicara soal kondisi bangsa di hadapan para pendukungnya. Pernyataan soal 'tampang Boyolali' itu bukan inti pembicaraan.

"Kan secara substansi bicara soal ketidakmakmuran. Bahwa intinya soal ekonomi, bagaimana masyarakat kita sekarang masih banyak yang tidak dapat keadilan, kemakmuran, kesejahteraan," jelasnya.

"Lalu beliau cerita sebagai pensiunan terpanggil untuk ikut pilpres karena melihat kondisi bangsa yang memprihatinkan. Jadi beliau terpanggil untuk membenahi bangsa," lanjutnya.

Lagipula, kata dia, peserta yang hadir dalam acara itu tidak ada yang marah terhadap pernyataan Prabowo. Andre menilai para peserta mengerti Prabowo tak ada maksud melecehkan.

"Peserta juga tidak ada yang marah dan tersinggung karena tahu itu bukan substansinya Pak Prabowo," katanya.

Menurutnya, ada pihak yang sengaja menggoreng isu itu untuk memojokkan Prabowo. Sebab, elektabilitas Prabowo terus menanjak jelang Pilpres 2019. Selain itu, respons terhadap Prabowo di Jawa Tengah dan Jawa Timur juga dinilai dia luar biasa.

"Ini digoreng sedemikian rupa oleh berbagai pihak yang mau mencoba menyerang personal Pak prabowo. Karena melihat respons luar biasa untuk Pak Prabowo ketika berkeliling. Responsnya kan luar biasa, keliling ke Jateng, Jatim yang katanya basis Pak Jokowi. Jadi kubu sebelah ini kaget melihat responsnya yang luar biasa dan sambutan masyarakat umum maupun kalangan Nahdliyin di Jateng dan Jatim kepada Pak Prabowo," terangnya.

Tag: Prabowo Subianto Djojohadikusumo, Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Sandiaga Salahuddin Uno

Penulis/Editor: Irfan Mualim

Foto: Sufri Yuliardi

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,953.45 3,913.79
British Pound GBP 1.00 19,296.98 19,098.51
China Yuan CNY 1.00 2,136.68 2,115.36
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,829.00 14,681.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,703.57 10,595.28
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,893.36 1,874.39
Dolar Singapura SGD 1.00 10,740.98 10,632.24
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,759.74 16,589.53
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,539.14 3,499.64
Yen Jepang JPY 100.00 13,025.03 12,891.64

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5858.293 23.095 615
2 Agriculture 1411.127 -32.663 20
3 Mining 1857.209 -4.113 47
4 Basic Industry and Chemicals 773.140 27.129 71
5 Miscellanous Industry 1364.717 23.298 45
6 Consumer Goods 2299.221 20.658 49
7 Cons., Property & Real Estate 410.574 -3.603 72
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1041.152 -17.914 71
9 Finance 1105.944 2.470 90
10 Trade & Service 799.593 0.330 150
No Code Prev Close Change %
1 SURE 1,510 1,885 375 24.83
2 DEAL 282 352 70 24.82
3 SOSS 1,250 1,560 310 24.80
4 YPAS 492 595 103 20.93
5 BBLD 402 482 80 19.90
6 GLOB 150 178 28 18.67
7 PSDN 180 210 30 16.67
8 RIGS 206 238 32 15.53
9 LPPS 95 108 13 13.68
10 KKGI 350 394 44 12.57
No Code Prev Close Change %
1 HDTX 216 166 -50 -23.15
2 DUTI 5,350 4,280 -1,070 -20.00
3 GMTD 15,900 12,725 -3,175 -19.97
4 IBST 9,800 8,000 -1,800 -18.37
5 TAMU 2,750 2,430 -320 -11.64
6 ATIC 905 805 -100 -11.05
7 TIRA 157 142 -15 -9.55
8 KONI 172 156 -16 -9.30
9 MYTX 121 110 -11 -9.09
10 LSIP 1,120 1,025 -95 -8.48
No Code Prev Close Change %
1 TKIM 11,150 12,325 1,175 10.54
2 PTBA 4,650 4,880 230 4.95
3 SRIL 366 366 0 0.00
4 WSKT 1,515 1,420 -95 -6.27
5 LPPF 4,790 4,550 -240 -5.01
6 HMSP 3,300 3,370 70 2.12
7 DEAL 282 352 70 24.82
8 TLKM 3,830 3,750 -80 -2.09
9 INKP 11,025 11,700 675 6.12
10 BHIT 78 78 0 0.00