Portal Berita Ekonomi Minggu, 20 Januari 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief

Ada Masalah Teknis, Sriwijaya Air Tunda Penerbangan Jayapura ke Jakarta

Foto Berita Ada Masalah Teknis, Sriwijaya Air Tunda Penerbangan Jayapura ke Jakarta
Warta Ekonomi.co.id, Jayapura -

Seratusan penumpang Sriwijaya Air dengan nomor penerbangan SJ 589 dari Jayapura tujuan Timika, Makassar, dan Jakarta, kecewa setelah maskapai tersebut menunda jadwal penerbangan pada Minggu (4/11) pukul 10.00 WIT menjadi Senin (5/11) pagi.

Penundaan jadwal penerbangan itu lantaran terjadi permasalahan teknis saat pesawat itu berada di Bandara Moses Kilangin Timika.

Semestinya pesawat itu terbang dari Timika ke Jayapura, lalu kembali ke Timika, kemudian ke Makassar hingga Jakarta.

Saat tiba di Jayapura sudah sore sehingga tidak bisa lagi terbang ke Timika, karena Bandara Moses Kilangin Timika hanya beroperasi sampai sore.

Akibatnya, para penumpang di Bandara Sentani Jayapura yang akan menggunakan jasa penerbangan Sriwjaya Air itu, mengungkapkan kekecewaanya.

"Luar biasa, rasanya sakit sekali, Sriwijaya memang selalu 'delay' begini, penerbangannya juga selalu tidak tepat jam," kata Maria, salah satu penumpang Sriwijaya Air di Sentani, Kabupaten Jayapura.

Maria mengaku dari Biak menggunakan maskapai penerbangan Garuda lalu hendak melanjutkan penerbangan ke Timika via Sriwjaya Air.

"Tadinya saya dari Biak mau ambil penerbangan Garuda tapi khawatir saya terlambat menggunakan pesawat Garuda dari Jayapura ke Timika, makanya saya ambil penerbangan Sriwijaya dari Jayapura ke Timika " ujarnya.

Dia mengaku, sangat kecewa dengan pembatalan penerbangan Sriwjaya Air itu karena sudah menunggu sejak pagi hingga sore kemudian dikabarkan batal berangkat.

Setelah dikabarkan batal berangkat, Maria hendak meminta kembali uang tiketnya namun manajemen penerbangan Sriwijaya hanya bersedia mengembalikan sebagian saja, sehingga ia pun menolak dan meminta diinapkan di hotel. "Pihak manajemen maskapai yang bikin kesalahan, kemudian penumpang yang menjadi korban. Petugas maskapai penerbangan Sriwijaya ini juga kasar," ujarnya.

Penumpang lainnya, Yarangga yang hendak terbang ke Jakarta mengaku kecewa dengan pembatalan penerbangan karena Senin (5/11) pagi ia harus menghadiri pelantikan di Jakarta.

"Percuma saja kalau saya berangkat besok, mau bikin apa besok pagi saya sudah harus dilantik di Jakarta. Besok pagi berangkat ke Jakarta tidak ada artinya. Kalau bisa Srijaya alihkan penumpang yang kesibukannya mendadak ke pesawat lain," ujarnya.

Ia mengaku sangat kecewa karena sudah lama menunggu sejak pagi pukul 09.00 WIT hingga 14.15 WIT, kurang lebih enam jam menunggu. "Coba dikabarkan lebih awal, kita bisa antisipasi cari penerbangan lain sejak siang hari, ini sudah sore baru dikabarkan batal berangkat," ujarnya.

Salah satu petugas Maskapai penerbangan Sriwijaya Air yang enggan menyebutkan identitasnya mengatakan maskapai penerabangan Sriwijaya Air dengan nomor penerbangan SJ 589 mengalami keterlambatan di Bandara Moses Kilangin Timika karena masalah teknis.

"Masalah teknis sudah ditangani di Timika dan pesawatnya terbang ke Jayapura hanya saja tiba di Jayapura pukul 15.00 WIT, tidak bisa lagi kembali terbang ke Timika karena Bandara Timika sudah tutup," ujarnya.

Pihaknya pun meminta maaf kepada seluruh penumpang karena sudah lama menunggu, kemudian dikabarkan pesawat batal berangkat.

Manajemen maskapai penerbangan Sriwijaya Air selaku penanggung jawab, menginapkan para penumpang di Hotel Sentani Raya, dan siap menjemput penumpang pada Senin (5/11) pagi pukul 07.00 WIT dari Hotel ke Bandara Sentani.

Dia menambahkan, maskapai penerbangan Sriwjaya juga memberikan uang kompensasi kepada masing-masing penumpang sebesar Rp300.000.

Tag: Sriwijaya Air

Penulis: Redaksi/Ant

Editor: Annisa Nurfitriyani

Foto: Sufri Yuliardi

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,909.74 3,869.89
British Pound GBP 1.00 18,754.69 18,562.19
China Yuan CNY 1.00 2,114.10 2,093.06
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,667.00 14,521.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,673.18 10,561.12
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,872.96 1,854.27
Dolar Singapura SGD 1.00 10,659.93 10,553.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,630.91 16,462.46
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,501.31 3,462.33
Yen Jepang JPY 100.00 12,933.86 12,801.73

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6448.156 24.376 627
2 Agriculture 1583.292 -1.764 21
3 Mining 1880.920 11.361 47
4 Basic Industry and Chemicals 889.696 -3.628 71
5 Miscellanous Industry 1443.379 27.257 46
6 Consumer Goods 2607.292 -13.145 51
7 Cons., Property & Real Estate 471.624 -0.108 74
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1149.241 6.910 71
9 Finance 1234.248 10.015 91
10 Trade & Service 797.089 4.778 155
No Code Prev Close Change %
1 CLAY 180 306 126 70.00
2 NATO 103 175 72 69.90
3 SQMI 306 382 76 24.84
4 KMTR 268 334 66 24.63
5 JIHD 476 590 114 23.95
6 INRU 640 785 145 22.66
7 TNCA 206 250 44 21.36
8 INCF 296 358 62 20.95
9 DUTI 3,630 4,390 760 20.94
10 PADI 920 1,090 170 18.48
No Code Prev Close Change %
1 TFCO 735 620 -115 -15.65
2 OCAP 266 226 -40 -15.04
3 YPAS 660 575 -85 -12.88
4 CTTH 126 110 -16 -12.70
5 MFMI 725 635 -90 -12.41
6 BUKK 2,000 1,800 -200 -10.00
7 PYFA 180 163 -17 -9.44
8 TIRA 270 250 -20 -7.41
9 STTP 3,750 3,490 -260 -6.93
10 ASJT 300 280 -20 -6.67
No Code Prev Close Change %
1 INPC 79 80 1 1.27
2 UNTR 26,850 26,925 75 0.28
3 INDY 2,090 2,180 90 4.31
4 ASII 8,275 8,475 200 2.42
5 TLKM 3,990 4,020 30 0.75
6 BUMI 164 174 10 6.10
7 BBRI 3,810 3,820 10 0.26
8 KPAS 210 208 -2 -0.95
9 ERAA 2,310 2,310 0 0.00
10 TSPC 1,600 1,575 -25 -1.56