Portal Berita Ekonomi Jum'at, 16 November 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 20:27 WIB. AXA - AXA Mandiri memperluas akses keuangan generasi milenial yang sejalan dengan program Insurance Day 2018.
  • 20:27 WIB. TLKM - Telkom tengah menjajaki pembelian sejumlah saham di Go-Jek.
  • 20:25 WIB. Mandiri - Mandiri: ke depan akan ada perubahan transaksi di merchant dari menggunakan mesin EDC digantikan mesin dan kode QR.
  • 20:22 WIB. Telkom - Telkom meraih penghargaan ASEAN Engineering Award dalam CAFEO-36.
  • 20:21 WIB. Soeta - Bandara Soekarno-Hatta masuk Top 10 Megahub dunia.

Kemenlu dan Bekraf Bakal Bawa Industri Kreatif 'Go International'

Foto Berita Kemenlu dan Bekraf Bakal Bawa Industri Kreatif 'Go International'
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) bersama Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) melalui penyelenggaraan World Conference on Creative Economy (WCCE), mendorong industri kreatif Indonesia ke skala global.

Keterangan tertulis Kemlu yang diterima di Jakarta, Minggu, menjelaskan, WCCE, yang akan diselenggarakan di Bali pada 6-8 November 2018, merupakan konferensi bertema ekonomi kreatif berskala global yang pertama digelar di dunia.

"Keterlibatan Kementerian Luar Negeri dalam World Conference on Creative Economy merupakan bentuk komitmen konkret dalam mendukung diplomasi ekonomi Indonesia, khususnya di sektor industri kreatif serta agenda untuk Sasaran Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) 2030," kata Tri Purnajaya, Direktur Perdagangan, Komoditas, dan Kekayaan Intelektual (PKKI) Kemlu.

Menurut survei, industri kreatif pada 2017 menyumbang 2,25 miliar dolar AS terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) dunia dan mempekerjakan 29,5 juta jiwa.

Pada tahun yang sama, industri kreatif juga menyumbang 7,38 persen bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia yang didominasi oleh sektor kuliner, busana dan kriya. Industri ini juga berkontribusi 13,2 persen penyerapan tenaga kerja di Indonesia, dengan 53,68 persen pekerja kreatif adalah perempuan.

Dalam WCCE 2018, pemerintah RI akan menunjukkan kepada dunia bahwa sektor ekonomi kreatif Indonesia maju pesat. Indonesia tidak hanya menjadi konsumen produk dan jasa kreatif, namun juga mampu menjadi bagian dari "global value chain" ekonomi kreatif.

Sebagai contoh konkret, empat dari enam Unicorns, perusahaan rintisan dengan nilai lebih dari satu miliar dolar AS, di ASEAN berada di Indonesia.

Sebelumnya, pada Sidang Umum PBB ke-73 di New York, AS, Kemlu telah mengorganisir kegiatan "Working Luncheon" yang dihadiri 150 peserta dari perwakilan tetap dan unsur PBB lain yang ditujukan untuk meningkatkan kesadaran isu ekonomi kreatif di fora multilateral dan promosi penyelenggaraan WCCE.

Sementara itu, Direktur Hubungan Antarlembaga Luar Negeri Bekraf, Candra Negara menyampaikan perlu adanya kerja sama dan kolaborasi yang erat antar-bangsa, di antara unsur penta-helix ekonomi kreatif dunia, yakni akademisi, sektor bisnis, komunitas, pemerintah dan media.

WCCE yang bertema "Inclusively Creative" akan membahas isu terkait pengembangan, kesempatan dan tantangan ekonomi kreatif, seperti kohesi sosial, peraturan, pemasaran, dan ekosistem.

WCCE ditargetkan dihadiri peserta dari wakil pemerintah, pelaku industri, para ahli, tokoh-tokoh terkemuka, akademisi dan media. Sudah hampir 50 wakil negara menyampaikan kehadirannya.

WCCE juga didukung dan akan dihadiri oleh para pejabat dari Organisasi Internasional terkait ekonomi kreatif, di antaranya UNCTAD, UNIDO, UNCP, UNESCO, IDB dan juga dari D8.

Sejumlah nama seperti Pemenang Sutradara Terbaik Emmy Awards, Lisa Russell; CEO Elevation Barn, Will Travis; CEO and Founder of Bolanle Austen-Peter Production, Bolanle Austen-Peter; President of China Film Group Corporation, Le Kexi; CEO and Co-Founder Moonton (Mobile Legends), Justin Yuan; dan lainnya akan meramaikan WCCE 2018.

 

Tag: Kementerian Luar Negeri (Kemenlu), Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf)

Penulis: Redaksi/Ant

Editor: Annisa Nurfitriyani

Foto: Dina Kusumaningrum

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,909.74 3,869.89
British Pound GBP 1.00 18,754.69 18,562.19
China Yuan CNY 1.00 2,114.10 2,093.06
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,667.00 14,521.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,673.18 10,561.12
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,872.96 1,854.27
Dolar Singapura SGD 1.00 10,659.93 10,553.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,630.91 16,462.46
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,501.31 3,462.33
Yen Jepang JPY 100.00 12,933.86 12,801.73

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6012.350 56.614 616
2 Agriculture 1444.624 20.661 20
3 Mining 1863.510 10.282 47
4 Basic Industry and Chemicals 792.445 13.262 71
5 Miscellanous Industry 1418.243 2.734 45
6 Consumer Goods 2347.362 0.220 49
7 Cons., Property & Real Estate 420.337 3.422 72
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1092.429 22.357 71
9 Finance 1137.981 14.830 91
10 Trade & Service 810.548 3.800 150
No Code Prev Close Change %
1 POLA 135 228 93 68.89
2 SOSS 1,560 1,950 390 25.00
3 SURE 2,350 2,930 580 24.68
4 RUIS 230 282 52 22.61
5 ARTO 158 190 32 20.25
6 TRUK 126 151 25 19.84
7 NUSA 254 294 40 15.75
8 ISSP 79 91 12 15.19
9 APEX 1,520 1,720 200 13.16
10 HOME 107 118 11 10.28
No Code Prev Close Change %
1 YULE 190 131 -59 -31.05
2 YPAS 690 525 -165 -23.91
3 AKPI 900 780 -120 -13.33
4 SQMI 248 216 -32 -12.90
5 RELI 280 246 -34 -12.14
6 TAMU 2,700 2,400 -300 -11.11
7 TIRA 154 138 -16 -10.39
8 UNIT 282 254 -28 -9.93
9 IDPR 775 700 -75 -9.68
10 HDTX 197 178 -19 -9.64
No Code Prev Close Change %
1 ESTI 108 99 -9 -8.33
2 BBRI 3,410 3,490 80 2.35
3 TLKM 3,910 4,050 140 3.58
4 BBCA 24,175 24,825 650 2.69
5 HMSP 3,480 3,420 -60 -1.72
6 WSKT 1,500 1,530 30 2.00
7 SMGR 10,300 11,000 700 6.80
8 KPAS 585 540 -45 -7.69
9 ERAA 1,725 1,840 115 6.67
10 BBTN 2,300 2,400 100 4.35