Portal Berita Ekonomi Minggu, 20 Januari 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief

Fakta Finansial Pensiunan di Indonesia

Foto Berita Fakta Finansial Pensiunan di Indonesia
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Perencanaan pensiun adalah proses penentuan pendapatan saat pensiun dan hal-hal yang harus dilakukan baik keputusan maupun tindakan untuk mencapainya. Termasuk mengidentifikasi sumber pendapatan, memperkirakan biaya (pengeluaran) saat pensiun, menerapkan strategi dan investasi yang harus dilakukan, serta mengelola aset yang dimiliki. Angka dan data yang digunakan adalah kondisi riil kita saat ini.

Pensiun adalah berhenti bekerja dan menikmati hidup dengan dana yang dibentuk saat masih produktif. Namun faktanya, jarang yang benar-benar pensiun, namun berganti pekerjaan. Alasan di baliknya berbagai macam, mulai dari untuk mencukupi kebutuhan pensiun, menghindari post power syndrome, killing time, maupun ingin bermanfaat alias eksistensi, karena pensiun tidak hanya berhubungan dengan keuangan namun juga faktor lainnya, aspek kehidupan lainnya, baik sosial, jasmani maupun rohani.

Alasan pertama berganti pekerjaan alias bekerja kembali biasanya karena tidak memiliki dana pensiun atau dana pensiun yang dibentuk tidak cukup untuk kebutuhan hidup sehari-hari. Hal lain yang menjadi penyebab hal tersebut adalah pensiun sudah tiba, namun anak masih menempuh pendidikan. Mau tidak mau akhirnya mereka kembali bekerja untuk memenuhi kebutuhan tersebut.

Berikut berbagai kondisi pensiun yang penulis dapati

1. Makmur Sejahtera

Gaya hidup saat pensiun lebih baik dari saat produktif, anggaran atau porsi-porsi pos keuangan sosial, investasi, biaya hidup meningkat dibanding saat usia produktif, pos utang sudah tidak ada. Mereka eksis ngafe, travelling, dll, bahkan masih memberi anak-anak jatah bulanan. Dampak negatif bagi anak adalah timbulnya kids parent, orang dewasa namun masih bersikap kanak-kanak dan mengandalkan keuangan dari orang tua.

2. Berkecukupan

Kondisi keuangan pascapensiun, cukup untuk membiayai kebutuhan hidup pribadi dengan gaya hidup sama dengan saat produktif.

3. Mengandalkan Anak

Gaya hidup saat pensiun turun dibandingkan dengan saat produktif. Kondisi ini terjadi karena tidak menyiapkan dana pensiun dan hanya mengandalkan gaji pensiunan sehingga mengandalkan kiriman dari anak-anak. Anggaran untuk orang tua memerlukan porsi hampir 30% gaji dari pendapatan anak. Tidak menjadi masalah bagi anak yang mapan secara finansial, namun bagi generasi sandwich yang berada pada taraf belum mapan maka menjadi dilema antara kebutuhan keluarga dengan kebutuhan orang tua.

"Duh sedih aku, saat ibu telepon bilang uangnya tinggal beberapa saja, belum untuk hidup, bayar-bayar, dan uang kuliah adikku, padahal uang pensiun baru cair lagi bulan depan. Bingung aku, kalo disambati seperti ini, antara kebutuhan sendiri dan ingin bantu ortu," ujar beberapa orang. Ada yang mengalami juga?

Nah, kita tentu ingin pensiun seperti orang tua dari klien pertama di atas. Bagaimana caranya? Simak dalam artikel berikutnya. Semoga bermanfaat, empowering your financial!

Tag: Ila Abdulrahman

Penulis: Ila Abdulrahman, Financial Advisor

Editor: Cahyo Prayogo

Foto: Unsplash/Matthew Bennett

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,909.74 3,869.89
British Pound GBP 1.00 18,754.69 18,562.19
China Yuan CNY 1.00 2,114.10 2,093.06
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,667.00 14,521.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,673.18 10,561.12
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,872.96 1,854.27
Dolar Singapura SGD 1.00 10,659.93 10,553.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,630.91 16,462.46
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,501.31 3,462.33
Yen Jepang JPY 100.00 12,933.86 12,801.73

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6448.156 24.376 627
2 Agriculture 1583.292 -1.764 21
3 Mining 1880.920 11.361 47
4 Basic Industry and Chemicals 889.696 -3.628 71
5 Miscellanous Industry 1443.379 27.257 46
6 Consumer Goods 2607.292 -13.145 51
7 Cons., Property & Real Estate 471.624 -0.108 74
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1149.241 6.910 71
9 Finance 1234.248 10.015 91
10 Trade & Service 797.089 4.778 155
No Code Prev Close Change %
1 CLAY 180 306 126 70.00
2 NATO 103 175 72 69.90
3 SQMI 306 382 76 24.84
4 KMTR 268 334 66 24.63
5 JIHD 476 590 114 23.95
6 INRU 640 785 145 22.66
7 TNCA 206 250 44 21.36
8 INCF 296 358 62 20.95
9 DUTI 3,630 4,390 760 20.94
10 PADI 920 1,090 170 18.48
No Code Prev Close Change %
1 TFCO 735 620 -115 -15.65
2 OCAP 266 226 -40 -15.04
3 YPAS 660 575 -85 -12.88
4 CTTH 126 110 -16 -12.70
5 MFMI 725 635 -90 -12.41
6 BUKK 2,000 1,800 -200 -10.00
7 PYFA 180 163 -17 -9.44
8 TIRA 270 250 -20 -7.41
9 STTP 3,750 3,490 -260 -6.93
10 ASJT 300 280 -20 -6.67
No Code Prev Close Change %
1 INPC 79 80 1 1.27
2 UNTR 26,850 26,925 75 0.28
3 INDY 2,090 2,180 90 4.31
4 ASII 8,275 8,475 200 2.42
5 TLKM 3,990 4,020 30 0.75
6 BUMI 164 174 10 6.10
7 BBRI 3,810 3,820 10 0.26
8 KPAS 210 208 -2 -0.95
9 ERAA 2,310 2,310 0 0.00
10 TSPC 1,600 1,575 -25 -1.56