Portal Berita Ekonomi Kamis, 15 November 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 11:00 WIB. Otomotif - Avanza dan Jazz bersaing curi perhatian pasar mobil bekas.
  • 10:59 WIB. Apple - Apple dikabarkan bakal rilis AirPro 2 akhir tahun ini.
  • 10:59 WIB. Indosat - Indosat masih gantung nasib Paypro.
  • 10:56 WIB. First Media - Internet dan TV kabel First Media tetap jalan jika izin Bolt dicabut.
  • 10:52 WIB. NATO - NATO lirik startup untuk pengembangan teknologi militel.
  • 10:52 WIB. Grab - Grab mulai samarkan nomor telepon penumpang agar driver tidak usil.
  • 10:51 WIB. Netflix - Netflix siapkan paket nonton murah Rp60 ribu per bulan.
  • 10:48 WIB. Garuda - Garuda Indonesia dan Citylink sediakan WiFi gratis mulai 2019.
  • 09:57 WIB. Rupiah - Hari ini, rupiah diprediksi bergerak di kisaran Rp14.792-Rp14.779.
  • 09:57 WIB. Dolar - Dolar AS melemah di level Rp14.745. 
  • 09:56 WIB. Pembekuan Usaha - OJK berikan sanksi pembekuan usaha pembiayaan kepada PT Sejahtera Pertama Multifinance.
  • 09:56 WIB. Gadai - PT Gadaiku Pasti Jaya dan Gadai Gemilang Jaya Artha resmi terima izin usaha dari OJK. 
  • 09:56 WIB. AMDK - Rachmat Hidayat: Permintaan AMDK melonjak setiap kali ada pesta demokrasi.
  • 09:55 WIB. Lelang - Mulai hari ini, Kemenkeu lelang 52 barang gratifikasi KPK. 
  • 07:24 WIB. Facebook - Riset ungkap Facebook bikin pengguna kesepian dan depresi.

3 Elemen Bisnis Mobil Bekas yang Datangkan Keuntungan Besar

Foto Berita 3 Elemen Bisnis Mobil Bekas yang Datangkan Keuntungan Besar
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Mendirikan bisnis waralaba jual-beli mobil bekas? Bayangkan bagaimana membeli mobil tua dari penjual dan memodifikasinya untuk dijual kembali dalam jumlah yang layak, yang bisa menjadi ide bisnis yang menggiurkan.

Melihat industri waralaba yang terus berkembang, banyak segmen baru muncul, menawarkan banyak pekerjaan dan peluang bisnis bagi investor dan pemilik waralaba. Bisnis waralaba mobil bekas adalah sektor baru yang diharapkan dapat menarik lebih banyak perhatian orang dalam waktu dekat ini.

Bisnis ini merupakan pasar yang sangat kompetitif karena ada peluang untuk mendapatkan penghasilan besar sambil menginvestasikan modal yang rendah. Bisnis ini membutuhkan keterampilan dan pengetahuan tentang mobil dan orang-orang yang perlu mereka tangani. 

Sebelum mendirikan waralaba dalam sektor ini, Anda harus memperhatikan beberapa hal:

Mencari dealer

Inventaris yang stabil untuk mobil yang andal sangat penting saat membangun bisnis ini. Oleh karena itu, mencari dealer merupakan langkah penting ketika datang dengan bisnis waralaba mobil bekas. Banyak tempat memiliki lelang yang dapat menjadi tempat penting untuk mengambil mobil bekas untuk bisnis Anda. Ini akan cenderung menjaga harga tetap rendah, menyediakan outlet yang baik untuk dealer.

Hubungan dengan mekanik

Jika Anda kekurangan staf ahli dalam usaha Anda, jangan khawatir, karena membangun hubungan dengan mekanik yang baik dapat menyelesaikan masalah ini. Memiliki seorang karyawan yang merupakan mekanik berpengalaman dapat melakukan trik, tetapi memilih layanan mekanik pihak ketiga juga bisa menjadi strategi terbaik.

Pergi untuk perbaikan kecil ke mobil bekas dapat memberi Anda keuntungan besar dan kuat pada saat penjualan.

Tawarkan garansi yang wajar untuk mobil

Rencanakan bisnis Anda sesuai dengan itu. Cobalah memberikan jaminan yang wajar atas mobil yang Anda jual yang dapat menghasilkan kepercayaan, mendorong pemasaran dari mulut ke mulut oleh klien Anda. Garansi 3-6 bulan kemungkinan besar dapat melakukan pekerjaan untuk Anda.

Tag: waralaba, Tips Bisnis

Penulis/Editor: Clara Aprilia Sukandar

Foto: Unsplash/Nicolas

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,955.01 3,915.25
British Pound GBP 1.00 19,289.40 19,089.66
China Yuan CNY 1.00 2,138.29 2,116.96
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,838.00 14,690.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,791.68 10,682.57
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,895.12 1,876.14
Dolar Singapura SGD 1.00 10,775.60 10,664.25
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,807.00 16,637.89
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,538.76 3,499.29
Yen Jepang JPY 100.00 13,069.67 12,935.89

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5858.293 23.095 615
2 Agriculture 1411.127 -32.663 20
3 Mining 1857.209 -4.113 47
4 Basic Industry and Chemicals 773.140 27.129 71
5 Miscellanous Industry 1364.717 23.298 45
6 Consumer Goods 2299.221 20.658 49
7 Cons., Property & Real Estate 410.574 -3.603 72
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1041.152 -17.914 71
9 Finance 1105.944 2.470 90
10 Trade & Service 799.593 0.330 150
No Code Prev Close Change %
1 SURE 1,510 1,885 375 24.83
2 DEAL 282 352 70 24.82
3 SOSS 1,250 1,560 310 24.80
4 YPAS 492 595 103 20.93
5 BBLD 402 482 80 19.90
6 GLOB 150 178 28 18.67
7 PSDN 180 210 30 16.67
8 RIGS 206 238 32 15.53
9 LPPS 95 108 13 13.68
10 KKGI 350 394 44 12.57
No Code Prev Close Change %
1 HDTX 216 166 -50 -23.15
2 DUTI 5,350 4,280 -1,070 -20.00
3 GMTD 15,900 12,725 -3,175 -19.97
4 IBST 9,800 8,000 -1,800 -18.37
5 TAMU 2,750 2,430 -320 -11.64
6 ATIC 905 805 -100 -11.05
7 TIRA 157 142 -15 -9.55
8 KONI 172 156 -16 -9.30
9 MYTX 121 110 -11 -9.09
10 LSIP 1,120 1,025 -95 -8.48
No Code Prev Close Change %
1 TKIM 11,150 12,325 1,175 10.54
2 PTBA 4,650 4,880 230 4.95
3 SRIL 366 366 0 0.00
4 WSKT 1,515 1,420 -95 -6.27
5 LPPF 4,790 4,550 -240 -5.01
6 HMSP 3,300 3,370 70 2.12
7 DEAL 282 352 70 24.82
8 TLKM 3,830 3,750 -80 -2.09
9 INKP 11,025 11,700 675 6.12
10 BHIT 78 78 0 0.00