Portal Berita Ekonomi Minggu, 18 November 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief

Makan Siang CEO VS Karyawan di Jakarta. Perbedaannya Signifikan Banget!

Foto Berita Makan Siang CEO VS Karyawan di Jakarta. Perbedaannya Signifikan Banget!
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Dalam sebuah perusahan, seorang CEO dan karyawan sudah jelas memiliki kedudukan dan tanggung jawab yang berbeda. Bagaimana jika kita tengok mereka dari menu makan siang dan berapa biaya yang mereka habiskan untuk mengenyangkan perut di siang hari? Apakah terjadi perbedaan yang mencolok juga di dalamnya?

Adhika Dwi Pramudita, seorang CEO & Co-Founder Penulis.id, perusahaan startup content agency yang sedang booming di Jakarta. Startup tersebut bergerak dibidang konten, membuat dan mendistribusi konten berupa artikel, visual, sosial media, dan juga video. Biasanya mereka mengerjakan konten untuk sebuah brand atau selebgram yang baru mulai merintis kariernya.

Dari sisi karyawan, ada Anya, yang merupakan Tuan rumah Conclave, industri kreatif tempat berkumpulnya para kolaborator yang mau berbagi dan bertukar pikiran kreatif. Ia menangani Conclave, mulai dari member sampai operasionalnya.

Aktivitas kerja mereka sehari-hari tidak jauh berbeda dengan karyawan lainnya. Mereka memulai hari dengan memeriksa email yang masuk, mereka mulai mendata pekerjaan apa saja yang harus mereka selesaikan pada hari itu. Namun, sebagai CEO, Adhika memiliki pekerjaan lain, yakni memberikan arahan dan saling bertukar pikiran kepada karyawannya mengenai konten apa yang sudah di follow up dan konten apa saja yang harus mereka follow up, Adhika pun menjelaskannya dari segi teknis kepada mereka. Biasanya, Adhika membutuhkan dua jam pertama sebelum fokus memulai bekerja.

Singkat cerita, ketika jam makan siang tiba, Adhika dan Anya beristirahat sejenak dari pekerjaannya dan mereka pergi makan siang. Tempat makan yang mereka pilih ternyata berbeda, Anya yang merupakan seorang karyawan startup, memilih makan siang di sebuah restoran ternama, The Duck King yang terletak dibilangan Cilandak Townsquare, sedangkan Adhika yang notabennya seorang CEO, ia lebih memilih menyantap makanan di warung nasi pinggir jalan dengan lauk rumahan, sayur bayem.

"Saya lebih milih makan yang di dekat kantor saja, biar enggak membuang waktu terlalu banyak," kata Adhika dalam tayangan Video di channel Raditya Dika.

Bukan hanya berbeda dari segi tempat makan yang mereka pilih saja, pembahasan saat jam makan siang mereka juga ternyata berbeda, lho. Ketika Adhika makan bersama teman-teman kantornya, ia cenderung lebih senang membahas soal pekerjaan sedangkan Anya, ia lebih senang melupakan sejenak tentang pekerjaan dan fokus pada guyonan, hal-hal yang lucu terjadi di kantor dirasa lebih menarik untuk ia jadikan pokok pembicaraan.

Ketika ditanya mengenai arti jam makan siang di mata mereka, jawaban yang mereka lontarkan juga terlihat begitu jelas perbedaannya.

"Makan siang itu moodbooster banget. Jadi kalau sudah agak ngantuk bekerja, abis makan tuh segar lagi. Jadi lebih siap kembali bekerja," kata Anya.

Jika dari sisi Adhika, ia mengatakan bahwa esensi makan siang ya hanya makan. Ia tidak suka makan siang yang terlalu menghabiskan waktu, agar tidak lemas, namun juga tidak menghabiskan waktu banyak berada di luar kantor.

Jika ditilik dari harga total makan siang mereka, perbedaan harganya cukup jauh terlihat. Anya yang pada saat itu makan siang dengan temannya di The Duck King, menghabiskan biaya mencapai Rp677.100, dan Adhika hanya menghabiskan Rp10.000 saja.

"Prinsip saya, jangan sampai uang itu mengubah kita. Buat saya, uang itu untuk amunisi. Urusan dipakai atau tidaknya, itu terserah kita. Jangan memaksakan agar terlihat kaya raya di depan orang, yang penting kita senang. Jangan berubah jadi seperti orang lain," kata Adhika.

Ternyata, jabatan seseorang tidak bisa dijadikan tolak ukur untuk hidup dengan kemewahan. Tidak selamanya, pemimpin perusahaan menghabiskan uang yang berlebih untuk sekadar makan siang, dan tidak selamanya karyawan biasa yang makan dengan ala kadarnya.

Tag: Chief Executive Officer (CEO)

Penulis/Editor: Clara Aprilia Sukandar

Foto: Unsplash/Rawpixel

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,909.74 3,869.89
British Pound GBP 1.00 18,754.69 18,562.19
China Yuan CNY 1.00 2,114.10 2,093.06
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,667.00 14,521.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,673.18 10,561.12
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,872.96 1,854.27
Dolar Singapura SGD 1.00 10,659.93 10,553.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,630.91 16,462.46
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,501.31 3,462.33
Yen Jepang JPY 100.00 12,933.86 12,801.73

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6012.350 56.614 616
2 Agriculture 1444.624 20.661 20
3 Mining 1863.510 10.282 47
4 Basic Industry and Chemicals 792.445 13.262 71
5 Miscellanous Industry 1418.243 2.734 45
6 Consumer Goods 2347.362 0.220 49
7 Cons., Property & Real Estate 420.337 3.422 72
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1092.429 22.357 71
9 Finance 1137.981 14.830 91
10 Trade & Service 810.548 3.800 150
No Code Prev Close Change %
1 POLA 135 228 93 68.89
2 SOSS 1,560 1,950 390 25.00
3 SURE 2,350 2,930 580 24.68
4 RUIS 230 282 52 22.61
5 ARTO 158 190 32 20.25
6 TRUK 126 151 25 19.84
7 NUSA 254 294 40 15.75
8 ISSP 79 91 12 15.19
9 APEX 1,520 1,720 200 13.16
10 HOME 107 118 11 10.28
No Code Prev Close Change %
1 YULE 190 131 -59 -31.05
2 YPAS 690 525 -165 -23.91
3 AKPI 900 780 -120 -13.33
4 SQMI 248 216 -32 -12.90
5 RELI 280 246 -34 -12.14
6 TAMU 2,700 2,400 -300 -11.11
7 TIRA 154 138 -16 -10.39
8 UNIT 282 254 -28 -9.93
9 IDPR 775 700 -75 -9.68
10 HDTX 197 178 -19 -9.64
No Code Prev Close Change %
1 ESTI 108 99 -9 -8.33
2 BBRI 3,410 3,490 80 2.35
3 TLKM 3,910 4,050 140 3.58
4 BBCA 24,175 24,825 650 2.69
5 HMSP 3,480 3,420 -60 -1.72
6 WSKT 1,500 1,530 30 2.00
7 SMGR 10,300 11,000 700 6.80
8 KPAS 585 540 -45 -7.69
9 ERAA 1,725 1,840 115 6.67
10 BBTN 2,300 2,400 100 4.35

Recommended Reading

Sabtu, 17/11/2018 18:25 WIB

B20 Diyakini Turunkan Impor Migas, Benarkah?

Jum'at, 16/11/2018 19:53 WIB

Melambat, ULN Indonesia Tumbuh 4,2%

Jum'at, 16/11/2018 18:21 WIB

Beginilah Proses Migrasi Mitra Grab ke Go-Jek

Jum'at, 16/11/2018 10:37 WIB

2018, Pertumbuhan Ekonomi Diproyeksikan 5,1%

Jum'at, 16/11/2018 07:24 WIB

Bank Mayapada Rombak Jajaran Direksi