Portal Berita Ekonomi Rabu, 21 November 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 06:07 WIB. Garuda - Garuda akan memaksimalkan operasi Sriwijaya Air yang berada di bawah payung perjanjian KSO selama 5 tahun.
  • 06:06 WIB. BNI - BNI menargetkan pertumbuhan kredit korporasi dapat mencapai dua digit pada akhir tahun ini.
  • 06:05 WIB. INKA - Kereta INKA meluncur ke mancanegara.
  • 06:04 WIB. PLN - PLN kembali mengajukan price cap gas bumi untuk pembangkit listrik menjadi US$6 per MMBtu.
  • 06:02 WIB. BNI - Hingga kuartal III-2018, penempatan dana pada surat berharga BNI masih tumbuh sebesar 13% yoy.
  • 06:01 WIB. Perumnas - Perumnas tengah mengembangkan tiga proyek apartemen di kawasan stasiun KRL dengan total 6.741 unit.
  • 06:00 WIB. Pegadaian - Pegadaian masih tetap mendominasi industri gadai dengan nilai outstanding sebanyak Rp39,8 triliun.
  • 05:58 WIB. Mandiri Syariah - Mandiri Syariah membidik peningkatan pembiayaan kepada segmen konsumer.
  • 05:57 WIB. Mandiri - Mandiri mencatatkan penyerapan dana hasil Penawaran Umum Obligasi Berkelanjutan I Tahap III tahun 2018 dengan hasil bersih sebesar Rp2,99 triliun.
  • 05:56 WIB. BRIS - Bank BRI Syariah meluncurkan lima produk berbasis digital.
  • 05:54 WIB. BRI - Pertumbuhan dana BRI di surat berharga tumbuh 12,68% yoy.
  • 05:54 WIB. BRI - BRI mencatatkan penempatan dana di surat berharga sebesar 14% yakni Rp 151 triliun.
  • 05:54 WIB. UEFA Nations League - Denmark 0 vs 0 Republik Irlandia

OJK: Industri Pasar Modal Sulsel Tumbuh Sangat Tinggi

Foto Berita OJK: Industri Pasar Modal Sulsel Tumbuh Sangat Tinggi
Warta Ekonomi.co.id, Makassar -

Industri pasar modal di Sulsel hingga periode September 2018 menunjukkan perkembangan yang menggembirakan. Industri pasar modal di pintu gerbang Kawasan Timur Indonesia bertumbuh sangat tinggi. Hal tersebut dapat dilihat dari beberapa variabel, mulai dari jumlah investor hingga nilai transaksi saham yang meningkat signifikan. 

Kepala Bagian Kemitraan dan Pengembangan Ekonomi dan Keuangan Daerah Kantor Regional 6 OJK Sulawesi Maluku dan Papua (Sulampua), Andi Muhammad Yusuf, mengungkapkan pertumbuhan jumlah investor pasar modal di Sulsel bahkan menembus 61,36% menjadi 25.213 investor. Pertumbuhan tertinggi terjadi pada investor reksadana, disusul investor saham dan investor surat berharga negara atau SBN. 

"Jumlah investor pasar modal di Sulsel mencapai 25.213 investor, tumbuh signifikan 61,36% (yoy). Pertumbuhan sangat tinggi pada investor reksadana 90,99% dengan investor sebanyak 10.493, disusul investor saham yang tumbuh 47,95% dengan 12.284 investor dan investor Surat Berharga Negara (SBN) yang tumbuh 33,26% yoy dengan investor mencapai 2.436," kata dia, Senin (5/11/2018). 

Pertumbuhan nilai transaksi bahkan mencapai 76,63% (yoy) menjadi Rp9,07 triliun hingga September 2018. Bila dibandingkan periode 2016-2017, pertumbuhan pada periode tahun ini sangat signifikan. Rentang 2016-2017, OJK mencatat pertumbuhan transaksi saham hanya 1,87% dari Rp6,82 triliun menjadi Rp6,94 triliun. 

"Industri pasar modal Sulsel tumbuh sangat tinggi. Tercatat transaksi saham di Sulsel hingga September 2018 bahkan mencapai Rp9,07 triliun, tumbuh 76,63% (yoy)," ucapnya.

Tidak hanya industri pasar modal yang bertumbuh signifikan, OJK mencatat industri keuangan non-bank atau IKNB juga tumbuh tinggi. Pada industri ini, total aset dana pensiun tumbuh 4,80% (yoy) menjadi Rp955,17 miliar. Selanjutnya, total aset lembaga pembiayaan ekspor tumbuh 37,87% menjadi Rp1,96 triliun; total aset perusahaan modal ventura tumbuh 35,81% menjadi Rp60,39 miliar. 

"Adapun piutang perusahaan pembiayaan tumbuh 5,42% menjadi Rp12,63 triliun dan pinjaman yang disalurkan perusahaan pergadaian tumbuh 8,52% menjadi Rp3,28 triliun," pungkasnya. 

Tag: Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Sulawesi Selatan

Penulis: Tri Yari Kurniawan

Editor: Vicky Fadil

Foto: Fajar Sulaiman

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,909.74 3,869.89
British Pound GBP 1.00 18,754.69 18,562.19
China Yuan CNY 1.00 2,114.10 2,093.06
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,667.00 14,521.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,673.18 10,561.12
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,872.96 1,854.27
Dolar Singapura SGD 1.00 10,659.93 10,553.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,630.91 16,462.46
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,501.31 3,462.33
Yen Jepang JPY 100.00 12,933.86 12,801.73

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 href="Download_Data/" />Download_Data/ - Sep
2 href="Market_Summary/" />Market_Summary/ - Dec
3 href="MockTestReportingDRC/" />MockTestReportingDRC/ - Oct
4 href="PSPNDC/" />PSPNDC/ - Mar
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10