Portal Berita Ekonomi Senin, 19 November 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 09:08 WIB. First Media - Hari ini, Kominfo akan cabut IPFR First Media.
  • 09:07 WIB. Kasasi - Kominfo ajukan kasasi hasil PKPU Internux. 
  • 07:59 WIB. Mandiri - Mandiri akan gandeng Tokopedia untuk pasarkan kartu kredit.
  • 07:05 WIB. Jasindo - Jasindo memanfaatkan tingginya minat umroh dan liburan untuk menjual produk asuransi perjalanan.
  • 06:26 WIB. Pertamina - Pertamina bekerja sama dengan Bank Sumut menggelar promo untuk menggaet pendaftar baru aplikasi MyPertamina.
  • 06:23 WIB. AP II - Pembangunan Bandara Soekarno-Hatta kedua menelan dana sekitar Rp100 triliun.
  • 06:22 WIB. AP II - AP II menargetkan pembangunan Bandara Soekarno-Hatta kedua bisa direalisasikan mulai 2021.
  • 06:06 WIB. ADHI - Target harga saham ADHI berada pada level Rp3.000 per saham.
  • 06:04 WIB. ADHI - Analis menilai bahwa pertumbuhan laba bersih yang dibukukan ADHI pada kuartal III/2018 menjadi yang tertinggi dalam rerata 5 tahun terakhir.
  • 06:01 WIB. Mandiri - Mandiri menyarankan pemerintah meningkatkan porsi pendapatan di luar komoditas misalnya manufaktur.
  • 06:00 WIB. Mandiri - Bank Mandiri masih menyalurkan KPR di beberapa daerah dengan jumlah terbatas.

"Stigma Masyarakat kepada Pengusaha Kadang Tidak Adil"

Foto Berita
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

“Oh, jadi Anda mencari untung.” Selama karier 20 tahunnya Randy Paynter, sebagai wirausahawan sosial, ia sudah sering menerima frasa ini lebih dari beberapa kali. Pada awalnya, orang-orang terkesan dengan misi perusahaannya, setelah perusahaannya itu menghasilkan uang, mereka langsung melemparkan stigma “perusahaan itu hanya cari uang dan cari untung."

Lantas, apa masalahnya dari stigma itu terhadap pengusaha?

“Bagi kami yang mencoba memanfaatkan kekuatan pasar ekonomi untuk selamanya, stigma ini tidak adil dan terus terang, tidak membantu. Lebih jauh lagi, ini adalah perspektif berbahaya bagi dunia yang perlu mempromosikan dan mengangkat wirausaha yang digerakkan oleh tujuan lebih dari itu,” kata Randy.

Secara umum, orang umumnya menganggap lembaga nonprofit itu baik. Mereka memuji dan mendukung misi organisasi amal untuk meningkatkan dunia. Istilah-istilah nirlaba yang berhubungan dengan uang seperti "penggalangan dana" dan "sumbangan" menimbulkan niat baik di mata masyarakat, namun jadi ada kesan “mengatasnamakan” usaha di dalamnya.

Di sisi lain, sementara kebanyakan orang mengagumi seorang wirausahawan sosial untuk berbuat baik di dunia, dan mereka tidak terima ketika pengusaha itu menghadirkan istilah “penghasilan,” “pendapatan,” dan “keuntungan.”. Itu sungguh tidak adil rasanya.

Mari kita menjadi realistis, jika suatu bisnis dapat menghasilkan pendapatan dan berbuat baik pada saat yang sama, kita semua harus senang. Asalkan pendapatan yang dihasilkan tidak berasal dari dana organisasi.

Sepenglihatan Randy, masih banyak pengusaha sosial yang menjanjikan terlalu fokus untuk mempromosikan misi mereka, yang mana mereka dijamin umpan balik yang positif. Mereka kemudian mengakhiri margin mereka, yang mungkin bukan sebagai pujian tetapi sangat penting untuk kelangsungan hidup mereka.

Stigma yang menganggap pengusaha sosial tidak boleh mendapatkan keuntungan dan menghasilkan uang harus segera diberantas. Mereka sering merasa terbebani dengan itu. Satu sisi mereka membutuhkan penghasilan, namun di sisi lainnya mereka enggan mendengar stigma yang dilontarkan masyarakat luas.

Tag: Entrepreneur

Penulis/Editor: Clara Aprilia Sukandar

Foto: Unsplash/Rawpixel

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,909.74 3,869.89
British Pound GBP 1.00 18,754.69 18,562.19
China Yuan CNY 1.00 2,114.10 2,093.06
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,667.00 14,521.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,673.18 10,561.12
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,872.96 1,854.27
Dolar Singapura SGD 1.00 10,659.93 10,553.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,630.91 16,462.46
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,501.31 3,462.33
Yen Jepang JPY 100.00 12,933.86 12,801.73

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6012.350 56.614 616
2 Agriculture 1444.624 20.661 20
3 Mining 1863.510 10.282 47
4 Basic Industry and Chemicals 792.445 13.262 71
5 Miscellanous Industry 1418.243 2.734 45
6 Consumer Goods 2347.362 0.220 49
7 Cons., Property & Real Estate 420.337 3.422 72
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1092.429 22.357 71
9 Finance 1137.981 14.830 91
10 Trade & Service 810.548 3.800 150
No Code Prev Close Change %
1 POLA 135 228 93 68.89
2 SOSS 1,560 1,950 390 25.00
3 SURE 2,350 2,930 580 24.68
4 RUIS 230 282 52 22.61
5 ARTO 158 190 32 20.25
6 TRUK 126 151 25 19.84
7 NUSA 254 294 40 15.75
8 ISSP 79 91 12 15.19
9 APEX 1,520 1,720 200 13.16
10 HOME 107 118 11 10.28
No Code Prev Close Change %
1 YULE 190 131 -59 -31.05
2 YPAS 690 525 -165 -23.91
3 AKPI 900 780 -120 -13.33
4 SQMI 248 216 -32 -12.90
5 RELI 280 246 -34 -12.14
6 TAMU 2,700 2,400 -300 -11.11
7 TIRA 154 138 -16 -10.39
8 UNIT 282 254 -28 -9.93
9 IDPR 775 700 -75 -9.68
10 HDTX 197 178 -19 -9.64
No Code Prev Close Change %
1 ESTI 108 99 -9 -8.33
2 BBRI 3,410 3,490 80 2.35
3 TLKM 3,910 4,050 140 3.58
4 BBCA 24,175 24,825 650 2.69
5 HMSP 3,480 3,420 -60 -1.72
6 WSKT 1,500 1,530 30 2.00
7 SMGR 10,300 11,000 700 6.80
8 KPAS 585 540 -45 -7.69
9 ERAA 1,725 1,840 115 6.67
10 BBTN 2,300 2,400 100 4.35