Portal Berita Ekonomi Kamis, 23 Mei 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 10:08 WIB. AP I - AP I akan merombak wajah beberapa bandaranya di tahun ini.
  • 09:53 WIB. Rupiah - Rupiah menguat 0,12% ke level Rp14.508 per dolar AS. 
  • 09:47 WIB. Industri - Industri petrokimia dalam negeri membutuhkan tambahan investasi.
  • 09:47 WIB. AP I - AP I membebaskan tarif mendarat penerbangan ekstra.
  • 09:46 WIB. BNI - BNI Cabang Hong KOng kucurkan HK$50 juta kredit impor burung walet.
  • 09:20 WIB. PTPN IX - XI telah memulai proses giling tebu lebih awal atau sebelum Lebaran.
  • 09:00 WIB. IHSG - IHSG dibuka menguat 0,07% ke level 5.944,03 di awal sesi I. 
  • 08:59 WIB. SMGR - Semen Indonesia memproyeksikan pertumbuhan kinerja perseroan 2019 melambat.
  • 08:50 WIB. SMGR - Semen Indonesia menebar dividen senilai Rp1,23 triliun.
  • 05:55 WIB. 22 Mei - Kisruh 22 Mei, #TangkapDalangKerusuhan menggelegar.

"Kebijakan AS Mengisolasi Iran Sangat Berbahaya"

WE Online, Ankara -

Menteri luar negeri Turki mengkritik soal perpanjangan sanksi AS terhadap industri minyak dan pengiriman Iran, dengan mengatakan jika kebijakan mengisolasi Iran itu berbahaya dan tidak adil untuk menghukum rakyatnya.

Komentar-komentar Mevlut Cavusoglu kepada para wartawan di Jepang pada Selasa (6/11/2018) datang sehari setelah Washington memberlakukan kembali sanksi terhada Teheran, dan meninggalkan kesepakatan tahun 2015 antara negara-negara dunia dan Iran atas program nuklirnya, sementara AS mengizinkan para pelanggan besar termasuk Turki untuk tetap membeli minyak mentah dari Iran.

“Kami tidak percaya ada hasil yang bisa dicapai dengan sanksi. Saya pikir dialog dan pembicaraan yang bermakna lebih berguna daripada sanksi,” ungkapnya, seperti dilansir dari Reuters, Selasa (6/11/2018).

Keputusan Presiden AS Donald Trump bertujuan untuk memukul ekonomi yang tergantung pada minyak Iran dan memaksa Teheran untuk membatalkan tidak hanya ambisi nuklirnya dan program rudal balistik, tetapi juga dukungannya untuk proksi militan di Suriah, Yaman, Lebanon dan bagian lain dari Timur Tengah.

Washington berjanji pada akhirnya akan menghentikan semua pembelian minyak mentah dari Iran secara global, tetapi untuk saat ini dikatakan delapan negara yaitu China, India, Korea Selatan, Jepang, Italia, Yunani, Taiwan dan Turki dapat melanjutkan impor tanpa penalti.

Ekspor mentah berkontribusi sepertiga dari pendapatan pemerintah Iran.

"Turki sangat bergantung pada impor untuk memenuhi kebutuhan energinya dan negara tetangga Iran telah menjadi salah satu sumber utama minyaknya karena kedekatannya, kualitas minyak mentah, dan perbedaan harga yang menguntungkan," ungkap para pedagang.

Cavusoglu juga mengatakan tidak mudah bagi negara-negara termasuk Turki dan Jepang untuk melakukan diversifikasi sumber daya energi demi mematuhi sanksi AS.

"Tidak hanya negara tetangga tetapi banyak negara dari berbagai wilayah di dunia yang terkena dampak sanksi sepihak ini," pungkasnya.

Tag: Iran, Sanksi Ekonomi

Penulis/Editor: Hafit Yudi Suprobo

Foto: Reuters/Sergei Karpukhin

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,882.98 3,843.65
British Pound GBP 1.00 18,520.32 18,331.39
China Yuan CNY 1.00 2,110.39 2,089.52
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,560.00 14,416.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,018.74 9,918.21
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,854.97 1,836.55
Dolar Singapura SGD 1.00 10,569.11 10,463.82
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,256.24 16,089.70
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,479.51 3,442.63
Yen Jepang JPY 100.00 13,170.51 13,036.72

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5939.636 -11.736 633
2 Agriculture 1361.492 -5.285 21
3 Mining 1632.926 8.116 47
4 Basic Industry and Chemicals 709.884 -2.252 71
5 Miscellanous Industry 1221.755 0.311 46
6 Consumer Goods 2360.716 -10.039 52
7 Cons., Property & Real Estate 441.767 0.269 76
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1071.135 -9.732 74
9 Finance 1192.856 -1.238 90
10 Trade & Service 791.682 1.496 156
No Code Prev Close Change %
1 POOL 2,280 2,780 500 21.93
2 ARTA 400 486 86 21.50
3 JAYA 116 140 24 20.69
4 SKBM 372 446 74 19.89
5 ALDO 290 346 56 19.31
6 MTSM 166 198 32 19.28
7 INCF 266 312 46 17.29
8 DNAR 224 262 38 16.96
9 MASA 565 660 95 16.81
10 ALKA 338 390 52 15.38
No Code Prev Close Change %
1 POLA 1,250 940 -310 -24.80
2 POSA 398 300 -98 -24.62
3 SAPX 835 665 -170 -20.36
4 BELL 456 386 -70 -15.35
5 HITS 670 570 -100 -14.93
6 BBLD 500 442 -58 -11.60
7 DART 350 312 -38 -10.86
8 DEAL 795 710 -85 -10.69
9 CNTX 590 535 -55 -9.32
10 SOSS 396 360 -36 -9.09
No Code Prev Close Change %
1 BBRI 3,750 3,770 20 0.53
2 TLKM 3,600 3,540 -60 -1.67
3 MAMI 132 135 3 2.27
4 NUSA 58 59 1 1.72
5 JAYA 116 140 24 20.69
6 CPIN 4,410 4,460 50 1.13
7 MNCN 945 950 5 0.53
8 TAMU 4,800 4,810 10 0.21
9 BMRI 7,250 7,300 50 0.69
10 BBCA 27,300 27,300 0 0.00