Portal Berita Ekonomi Minggu, 18 November 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief

Tak Hanya Negara, Ponsel Black Market Juga Rugikan Pihak Lain

Foto Berita Tak Hanya Negara, Ponsel Black Market Juga Rugikan Pihak Lain
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Perkembangan peredaran ponsel Black Market (BM) di Indonesia yang diprediksi oleh Strategic Analytics akan meningkat sebesar 4,5% pada 2019 mendatang menimbulkan banyak dampak negatif untuk pihak yang bergelut di industri telekomunikasi dan elektronika. Mulai dari konsumen, manufaktur, operator, hingga pemerintah.

Menurut Ketua Umum Asosiasi Industri Perangkat Telematika Indonesia, Ali Soebroto, ponsel ilegal yang tidak distandardisasi tidak akan dikenakan PPn, padahal ada keuntungan dari penjualan ponsel tersebut. Bila ditotal, selama setahun negara dapat mengalami kerugian hingga Rp1 triliun.

“Jadi misalkan  PPn-nya tidak bayar, itu besarannya 10%., pasar BM mencapai 20% dari 60 juta yang berarti 12 juta. Makanya dari Menteri Perindustrian menyampaikan, dar i  penjualan BM sebesar 12 juta itu 10%-nya 1 juta, kalau untungnya 12 triliun berarti 1 triliun kerugiannya,” jelas Ali kepada Warta Ekonomi, di Jakarta, Selasa (6/11/2018).

Ali menambahkan, belum lagi dengan adanya kerugian pada industri dalam negeri. Kemudian, akan muncul efek perusakan harga di pasar. Dengan begitu, akan muncul kedulitan-kesulitan yang memicu persaingan yang tidak adil antarpenjual. Misal, pada manufaktur akan terjadi kompetisi tidak sehat dan terjadi tekanan harga pasar, penjualan pun akan mengalami kerugian. Hak Cipta, Hak Paten, dan Merek serta HAKI dari merek yang mereka buat juga dapat dilanggar oleh penyelundup ponsel BM.

“Jadi, kerusakannya sangat banyak. Maka dari itu, produk harus mengandung local content, tidak boleh impor. Ponsel dalam bentuk barang jadi pun sekarang tidak boleh impor, kecuali perangkat 2G atau 3G dan harus mendapat izin dari Kementerian Perindustrian.”

Sementara itu, kerugian dari beredarnya ponsel BM yang akan dirasakan oleh konsumen adalah kinerja dan kehandalan perangkat yang buruk. Perangkatnya juga tidak memiliki garansi dan dukungan purnajual. Keselamatan dan keamanan pengguna pun akan terancam. Dari pihak operator pun, akan mengalami kerugian pada beban biaya tinggi dalam perbaikan pelayanan karena rendahnya QoS perangkat dari BM.

Tag: Black Market, Ponsel ilegal

Penulis: Tanayastri Dini Isna

Editor: Kumairoh

Foto: Unsplash/Jakob Owens

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,909.74 3,869.89
British Pound GBP 1.00 18,754.69 18,562.19
China Yuan CNY 1.00 2,114.10 2,093.06
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,667.00 14,521.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,673.18 10,561.12
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,872.96 1,854.27
Dolar Singapura SGD 1.00 10,659.93 10,553.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,630.91 16,462.46
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,501.31 3,462.33
Yen Jepang JPY 100.00 12,933.86 12,801.73

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6012.350 56.614 616
2 Agriculture 1444.624 20.661 20
3 Mining 1863.510 10.282 47
4 Basic Industry and Chemicals 792.445 13.262 71
5 Miscellanous Industry 1418.243 2.734 45
6 Consumer Goods 2347.362 0.220 49
7 Cons., Property & Real Estate 420.337 3.422 72
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1092.429 22.357 71
9 Finance 1137.981 14.830 91
10 Trade & Service 810.548 3.800 150
No Code Prev Close Change %
1 POLA 135 228 93 68.89
2 SOSS 1,560 1,950 390 25.00
3 SURE 2,350 2,930 580 24.68
4 RUIS 230 282 52 22.61
5 ARTO 158 190 32 20.25
6 TRUK 126 151 25 19.84
7 NUSA 254 294 40 15.75
8 ISSP 79 91 12 15.19
9 APEX 1,520 1,720 200 13.16
10 HOME 107 118 11 10.28
No Code Prev Close Change %
1 YULE 190 131 -59 -31.05
2 YPAS 690 525 -165 -23.91
3 AKPI 900 780 -120 -13.33
4 SQMI 248 216 -32 -12.90
5 RELI 280 246 -34 -12.14
6 TAMU 2,700 2,400 -300 -11.11
7 TIRA 154 138 -16 -10.39
8 UNIT 282 254 -28 -9.93
9 IDPR 775 700 -75 -9.68
10 HDTX 197 178 -19 -9.64
No Code Prev Close Change %
1 ESTI 108 99 -9 -8.33
2 BBRI 3,410 3,490 80 2.35
3 TLKM 3,910 4,050 140 3.58
4 BBCA 24,175 24,825 650 2.69
5 HMSP 3,480 3,420 -60 -1.72
6 WSKT 1,500 1,530 30 2.00
7 SMGR 10,300 11,000 700 6.80
8 KPAS 585 540 -45 -7.69
9 ERAA 1,725 1,840 115 6.67
10 BBTN 2,300 2,400 100 4.35

Recommended Reading

Sabtu, 17/11/2018 18:25 WIB

B20 Diyakini Turunkan Impor Migas, Benarkah?

Jum'at, 16/11/2018 19:53 WIB

Melambat, ULN Indonesia Tumbuh 4,2%

Jum'at, 16/11/2018 18:21 WIB

Beginilah Proses Migrasi Mitra Grab ke Go-Jek

Jum'at, 16/11/2018 10:37 WIB

2018, Pertumbuhan Ekonomi Diproyeksikan 5,1%

Jum'at, 16/11/2018 07:24 WIB

Bank Mayapada Rombak Jajaran Direksi