Portal Berita Ekonomi Minggu, 18 November 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 13:40 WIB. Zuckerberg - Kekayaan Mark Zuckerberg anjlok Rp254 triliun.
  • 13:39 WIB. Sharp - Sharp Aquos R2 Compact disebut ponsel terburuk.
  • 13:38 WIB. Instagram - Bug Instagram bikin password pengguna bocor.
  • 13:36 WIB. NASA - Ingin ke Mars, NASA disebut hadapi risiko medis gravitasi nol.
  • 13:35 WIB. Facebook - Facebook bantah bayar konsultan berita palsu.
  • 13:16 WIB. PGN - PGN  meluncurkan sebanyak 32 unit Gaslink Truck.
  • 13:16 WIB. Pertamina - Pertamina menargetkan pembangunan lembaga penyalur BBM wilayah 3T di Maluku terealisasi tahun 2018.
  • 13:13 WIB. AP II - AP II bekerja sama dengan BPPT untuk mengembangkan teknologi bandara.

La Nyalla: Kami Siap Bantu Pemerintah Jaga Stabilitas Harga Pangan

Foto Berita La Nyalla: Kami Siap Bantu Pemerintah Jaga Stabilitas Harga Pangan
Warta Ekonomi.co.id, Surabaya -

Gubernur Jatim Soekarwo secara tegas menyatakan, bahwa ketahan pangan di wilayah Jatim dalam posisi sangat baik. Bahkan kata Pakde Karwo sapaanya, Jatim mampu menjadi tulang punggung pangan secara nasional.

Merespons hal tersbut, Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jatim, La Nyalla Mahmud Mattalitti menyatakan, pihaknya berupaya membantu mewujudkannya melalui berbagai langkah yang dilakukan salah satunya menjaga harga pangan secara stabil

“Kami sangat mengapresiasi terhadap upaya pemerintah untuk mewujudkan stabilitas pangan dalam negeri. Dalam hal ini, kami juga akan bersama-sama membantu karena ketersediaan pangan dengan harga yang stabil tidak akan tercipta jika hanya pemerintah yang bergerak. Petani, pengusaha dan pemerintah harus bersinergi dan berkomitmen untuk mencapainya,” tegas La Nyalla Mahmud Mattalitti di Surabaya, Rabu (7/11/2018).

Dijelaskan La Nyalla, ada beberapa langkah yang tengah dilakukan Kadin Jatim dalam mewujudkan keinginan tersebut, utamanya dalam hal off farm atau pasca panen, mulai dari proses pengolahan, pengemasan hingga distribusi. Apalagi secara nasional, Kadin Pusat juga telah mendapatkan mandat dari Menteri Pertanian untuk melakukan stabilisasi harga pangan di tingkat nasional.

‘Langkah yang dilakukan Kadin Jatim adalah sebagai kepanjangan tangan dari keinginan tersebut. Dan kami sangat berharap, melalui upaya yang kami lakukan ini akan berguna bagi masyarakat secara luas,” beber calon Wakil Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI dari Jatim ini

Lebih lanjut, La Nyalla mengatkan, saat ini  Jatim menjadi salah satu lumbung pangan nasional dengan kontribusinya yang cukup besar. Hingga saat ini mencatat produksi padi di Jatim surplus 4,9 juta ton, jagung surplus 6,2 juta ton, ubi kayu surplus 2,9 juta ton, dan ubi jalar surplus 135 ribu ton. Untuk beras, konsumsi beras per kapita Jatim pada sensus 2016 lalu sebanyak 91,3 kg per kapita per tahun. Dengan jumlah penduduk sekitar 39 juta jiwa maka kebutuhan beras di Jatim sebanyak 3,6 juta ton beras setiap tahunnya.

Hal senada juga diungkapkan oleh Wakil Ketua Umum Kadin Jatim, Adek Dwi Putranto, bahwa komitmen Kadin untuk mewujudkan stabilitas harga pangan adalah sebagai upaya Kadin Jatim untuk ikut bersama-sama menyejahterakan masyarakat secara luas.

Untuk peningkatan kualitas pangan yang akan dijual, Kadin telah bekerjasama dengan BPOM. Kerjasama tersebut terkait pelatihan tentang bagaimana cara mengolah produk sesuai dengan aturan dan standar yang ada, bagaimana memproduksi pangan sehat dan juga tentang pengemasan atau packaging.

“Kami telah mengagendakan untuk mengumpulkan sekitar 200 UKM dari seluruh Jatim yang akan kami latih. Nantinya mereka akan menjadi kepanjangan tangan kami untuk mengajarkan apa yang telah mereka dapat kepada teman-teman sesama UKM,” jelas Adek.

Tag: La Nyalla Mahmud Matalitti, Kamar Dagang dan Industri (Kadin)

Penulis: Mochamad Ali Topan

Editor: Vicky Fadil

Foto: Mochamad Ali Topan

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,909.74 3,869.89
British Pound GBP 1.00 18,754.69 18,562.19
China Yuan CNY 1.00 2,114.10 2,093.06
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,667.00 14,521.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,673.18 10,561.12
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,872.96 1,854.27
Dolar Singapura SGD 1.00 10,659.93 10,553.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,630.91 16,462.46
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,501.31 3,462.33
Yen Jepang JPY 100.00 12,933.86 12,801.73

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6012.350 56.614 616
2 Agriculture 1444.624 20.661 20
3 Mining 1863.510 10.282 47
4 Basic Industry and Chemicals 792.445 13.262 71
5 Miscellanous Industry 1418.243 2.734 45
6 Consumer Goods 2347.362 0.220 49
7 Cons., Property & Real Estate 420.337 3.422 72
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1092.429 22.357 71
9 Finance 1137.981 14.830 91
10 Trade & Service 810.548 3.800 150
No Code Prev Close Change %
1 POLA 135 228 93 68.89
2 SOSS 1,560 1,950 390 25.00
3 SURE 2,350 2,930 580 24.68
4 RUIS 230 282 52 22.61
5 ARTO 158 190 32 20.25
6 TRUK 126 151 25 19.84
7 NUSA 254 294 40 15.75
8 ISSP 79 91 12 15.19
9 APEX 1,520 1,720 200 13.16
10 HOME 107 118 11 10.28
No Code Prev Close Change %
1 YULE 190 131 -59 -31.05
2 YPAS 690 525 -165 -23.91
3 AKPI 900 780 -120 -13.33
4 SQMI 248 216 -32 -12.90
5 RELI 280 246 -34 -12.14
6 TAMU 2,700 2,400 -300 -11.11
7 TIRA 154 138 -16 -10.39
8 UNIT 282 254 -28 -9.93
9 IDPR 775 700 -75 -9.68
10 HDTX 197 178 -19 -9.64
No Code Prev Close Change %
1 ESTI 108 99 -9 -8.33
2 BBRI 3,410 3,490 80 2.35
3 TLKM 3,910 4,050 140 3.58
4 BBCA 24,175 24,825 650 2.69
5 HMSP 3,480 3,420 -60 -1.72
6 WSKT 1,500 1,530 30 2.00
7 SMGR 10,300 11,000 700 6.80
8 KPAS 585 540 -45 -7.69
9 ERAA 1,725 1,840 115 6.67
10 BBTN 2,300 2,400 100 4.35