Portal Berita Ekonomi Sabtu, 17 November 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 22:01 WIB. KAI - KAI menegaskan tidak ada sengketa aset dalam proyek Skybridge Tanah Abang.
  • 22:00 WIB. KAI - KAI menyatakan pihaknya segera mencopot iklan rokok di areal stasiun.
  • 20:31 WIB. Himbara - Himpunan Bank Milik Negara berencana merilis produk QR code di awal tahun depan.
  • 20:30 WIB. TLKM - Telkom dikabarkan akan menyuntik Go-Jek senilai Rp4 triliun.
  • 20:30 WIB. TLKM - Merebaknya kabar akan menyuntik Go-Jek, berhasil melesatkan saham Telkom.
  • 20:29 WIB. BNI - BNI gelar forum bisnis bersama KJRI New York dengan tema Business Forum on TTI in Indonesia.
  • 20:29 WIB. BNI - BNI mencatatkan pertumbuhan transaksi trade finance di cabang New York sebesar 24,62% yoy pada kuartal III-2018.
  • 20:27 WIB. AXA - AXA Mandiri memperluas akses keuangan generasi milenial yang sejalan dengan program Insurance Day 2018.
  • 20:27 WIB. TLKM - Telkom tengah menjajaki pembelian sejumlah saham di Go-Jek.
  • 20:25 WIB. Mandiri - Mandiri: ke depan akan ada perubahan transaksi di merchant dari menggunakan mesin EDC digantikan mesin dan kode QR.
  • 20:22 WIB. Telkom - Telkom meraih penghargaan ASEAN Engineering Award dalam CAFEO-36.
  • 20:21 WIB. Soeta - Bandara Soekarno-Hatta masuk Top 10 Megahub dunia.

Risiko Kredit Membaik, Kredit UMKM Tumbuh Melambat

Foto Berita Risiko Kredit Membaik, Kredit UMKM Tumbuh Melambat
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Sebagian besar daerah mencatat pertumbuhan kredit yang meningkat pada Agustus 2018. Beberapa provinsi mencatat pertumbuhan kredit yang lebih tinggi di berbagai daerah di luar Jawa. Begitu juga pertumbuhan kredit di Jawa, tumbuh cukup tinggi, yaitu di kisaran 8,8% di Jawa Tengah hingga 16,5% di Banten.

Namun kredit UMKM, dikatakan Ryan Kiryanto, Corporate Secretary and Chief Economist BNI, justru tumbuh melambat di tengah risiko kredit yang dinilai membaik, yaitu tumbuh 8,11% year on year (yoy) pada Agustus 2018.

"Melambat dibanding periode sebelumnya yang sebesar 9,99% yoy. Di sisi lain, rasio NPL kredit UMKM membaik menjadi 4,08% dibandingkan Juli 2018 yang sebesar 4,31%," jelas Ryan pada diskusi 'Proyeksi Perekonomian 2019, Tantangan dan Peluang Bagi KUKM', Rabu (7/11/2018) di Kementerian Koperasi dan UKM. 

Sementara itu, tambahnya, penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) sampai dengan Agustus 2018, yaitu sebesar Rp87,58 triliun (75,09% dari target) dengan risiko membaik. 

Padahal, rasio NPL terpantau terjaga di level 2,74% pada Agustus 2018 dibandingkan dengan 2,73% pada Juli 2018. Namun, Ryan mengimbau agar lembaga penyalur kredit lebih berhati-hati pada sektor konstruksi, perdagangan, dan pertambangan, yang merupakan sektor dengan rasio NPL gross tertingi.

"Secara year to date (ytd), nominal NPL terutama bersumber dari sektor lain-lain, konsumsi rumah tangga, perdagangan, jasa dunia usaha, dan konstruksi," ungkap Ryan. 

Dalam pemaparannya, Ryan mencatat per Agustus 2018, NPL tertinggi berada di wilayah Kalimantan, khususnya Kalimantan Timur, yaitu mencapai 5,7%. Hal ini, menurutnya, karena sebagian besar UMKM di Kalimantan mengandalkan hasil alam. Jika alam dalam keadaan rusak, maka pertumbuhan usaha akan merosot drastis.

Tag: Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), kredit ukm

Penulis: Ning Rahayu

Editor: Rosmayanti

Foto: Ning Rahayu

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,909.74 3,869.89
British Pound GBP 1.00 18,754.69 18,562.19
China Yuan CNY 1.00 2,114.10 2,093.06
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,667.00 14,521.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,673.18 10,561.12
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,872.96 1,854.27
Dolar Singapura SGD 1.00 10,659.93 10,553.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,630.91 16,462.46
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,501.31 3,462.33
Yen Jepang JPY 100.00 12,933.86 12,801.73

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6012.350 56.614 616
2 Agriculture 1444.624 20.661 20
3 Mining 1863.510 10.282 47
4 Basic Industry and Chemicals 792.445 13.262 71
5 Miscellanous Industry 1418.243 2.734 45
6 Consumer Goods 2347.362 0.220 49
7 Cons., Property & Real Estate 420.337 3.422 72
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1092.429 22.357 71
9 Finance 1137.981 14.830 91
10 Trade & Service 810.548 3.800 150
No Code Prev Close Change %
1 POLA 135 228 93 68.89
2 SOSS 1,560 1,950 390 25.00
3 SURE 2,350 2,930 580 24.68
4 RUIS 230 282 52 22.61
5 ARTO 158 190 32 20.25
6 TRUK 126 151 25 19.84
7 NUSA 254 294 40 15.75
8 ISSP 79 91 12 15.19
9 APEX 1,520 1,720 200 13.16
10 HOME 107 118 11 10.28
No Code Prev Close Change %
1 YULE 190 131 -59 -31.05
2 YPAS 690 525 -165 -23.91
3 AKPI 900 780 -120 -13.33
4 SQMI 248 216 -32 -12.90
5 RELI 280 246 -34 -12.14
6 TAMU 2,700 2,400 -300 -11.11
7 TIRA 154 138 -16 -10.39
8 UNIT 282 254 -28 -9.93
9 IDPR 775 700 -75 -9.68
10 HDTX 197 178 -19 -9.64
No Code Prev Close Change %
1 ESTI 108 99 -9 -8.33
2 BBRI 3,410 3,490 80 2.35
3 TLKM 3,910 4,050 140 3.58
4 BBCA 24,175 24,825 650 2.69
5 HMSP 3,480 3,420 -60 -1.72
6 WSKT 1,500 1,530 30 2.00
7 SMGR 10,300 11,000 700 6.80
8 KPAS 585 540 -45 -7.69
9 ERAA 1,725 1,840 115 6.67
10 BBTN 2,300 2,400 100 4.35