Portal Berita Ekonomi Kamis, 17 Januari 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 07:37 WIB. BUMN - Anggaran belanja modal BUMN tahun ini diproyeksikan mencapai Rp775-Rp800 triliun.
  • 07:36 WIB. ASDP - ASDP akan berekspansi ke Timor Leste dan Malaysia.
  • 07:35 WIB. ASDP - ASDP berencana membuka rute penyeberangan internasional mulai 2019.
  • 07:34 WIB. BTN - BTN menargetkkan wholesale funding yang dihimpun pada 2019 mencapai Rp14 triliun.
  • 07:31 WIB. PTBA - PTBA akan terlibat dalam misi pemerintah membuat sumber bahan bakar baru yakni dimethyleter.
  • 07:28 WIB. PLN - PLN Disjaya menyiapkan listrik berlapis untuk memastikan kelancaran debat perdana Pilpres.
  • 07:21 WIB. KAI - KAI Surabaya menargetkan jumlah penumpang tahun ini bisa mencapai 11,86 juta orang.
  • 07:21 WIB. BNI - BNI kini memiliki Capital Adequacy Ratio sebesar 18,45% di penghujung 2018.
  • 07:20 WIB. BRI - BRI menargetkan penyaluran KUR dapat mencapai Rp86,97 triliun.
  • 07:20 WIB. Batubara - Target produksi batubara tahun 2019 diproyeksikan sebanyak 479,83 juta ton.
  • 07:20 WIB. PLN - Kebutuhan batubara PLN tahun 2019 diperkirakan naik 5% dari realisasi tahun lalu.
  • 07:01 WIB. Mandiri - Mandiri menyalurkan KUR sebesar Rp17,58 triliun sepanjang 2018.
  • 06:50 WIB. MandiriĀ - Mandiri menghadirkan Official Mandiri e-store di Shopee.
  • 20:04 WIB. Twitter - Twitter kini bisa tampilkan linimasa dengan urutan tweet terbaru.

Pemerintah Tawarkan Skema Islamic Financing Proyek Infrastruktur Sosial RSUD Zainal Abidin ke Swasta

Foto Berita Pemerintah Tawarkan Skema Islamic Financing Proyek Infrastruktur Sosial RSUD Zainal Abidin ke Swasta
Warta Ekonomi.co.id, Semarang -

Kementerian Keuangan akan mengkaji skema KPBU lewat untuk pembangun RSUD Zainal Abidin, Aceh. Proyek dengan pagu indikatif senilai Rp2,6 Triliun ini akan dicarikan investornya sesegera mungkin.

Kepala Seksi Koordinasi Fasilitas Dukungan Pemerintah, Direktorat Pengelolaan Dukungan Pemerintah dan Pembiayaan Infrastruktur (PDPPI) Kemenkeu, Lukman Zainul Hakim Harahap, menyatakan rencana pengembangan fasilitas pelayanan medis 11 lantai untuk melayani pasien kanker, mata dan sebagainya dengan hitungan awal capital expenditure (Capex) Rp2,6 triliun.

"Mereka minta dibantu penyiapan proyek dan pendampingan transaksi, tapi nanti masih akn kita structure ulang disandingkan dengan kemampuan APBD Pemprov Aceh sendiri," kata dia di Semarang, Kamis (8/11/2018).

Ditambahkan, menurut manajemen RSUDZA, kebutuhan layanan radio onkologi kini semakin mendesak, dilihat dari meningkatnya jumlah pasien yang mengalami penyakit kanker. Radio onkologi adalah sebuah system pengobatan penyinaran bagi penderita kanker, yang dinilai belum membutuhkan tahap kemoterapi.

Selain terus mengupayakan peningkatan mutu pelayanan, RSUZA juga terus melengkapi fasilitas-fasilitas pengobatan untuk memenuhi kebutuhan pengobatan masyarakat, MRI mechine dengan kapasitas 3 tesla, serta meisn pemindai CT Scan dengan kapsitas 64 slides, disamping adanya kamar operasi hybrid yang kini berjumlah 4 ruang, dan sedang ditambah 4 ruang lagi.

"Jadi nanti structurenya project finance artinya permodalan dari badan usaha dan investor dimana lazimnya porsi 30% equity sisanya 70% debt atau pinjaman. Berhubung ini syariah dan gak bileh riba, biasa nanti bagi hasil di awal. Dan ini ponjamannya bisa dari lembaga-lembaga syariah semisal IDB, atau BSM. Selaku PJPK di sini adalah Provinsi Aceh, sudah keluar persetujuan prinsipnya dari Kemenkeu 30 Oktober lalu," kata dia.

Pemerintah sendiri, selalui PINA Bappenas menargetkan pembiayaan shariah untuk proyek infrastruktur prioritas oleh swasta mencapai US$1 Miliar pada 2019 mendatang, dari total US$37,3 miliar yang ditawarkan. Dari US$1 miliar tersebut, US$300 juta di antaranya rencananya akan ditawarkan ke investor dari Oman dan Qatar yang gencar berinvestasi pada proyek infrastruktur sosial seperti Rumah Sakit, Lembaga Pemasyarakatan dan Makam.

Tag: Kementerian Keuangan (Kemenkeu)

Penulis: Yosi Winosa

Editor: Kumairoh

Foto: Sufri Yuliardi

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,909.74 3,869.89
British Pound GBP 1.00 18,754.69 18,562.19
China Yuan CNY 1.00 2,114.10 2,093.06
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,667.00 14,521.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,673.18 10,561.12
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,872.96 1,854.27
Dolar Singapura SGD 1.00 10,659.93 10,553.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,630.91 16,462.46
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,501.31 3,462.33
Yen Jepang JPY 100.00 12,933.86 12,801.73

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6413.360 4.576 625
2 Agriculture 1580.665 -4.371 21
3 Mining 1864.283 19.943 47
4 Basic Industry and Chemicals 886.611 -9.234 71
5 Miscellanous Industry 1412.349 17.718 46
6 Consumer Goods 2622.970 -29.125 51
7 Cons., Property & Real Estate 479.075 -1.667 74
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1144.667 14.212 71
9 Finance 1218.281 4.587 91
10 Trade & Service 789.491 2.967 153
No Code Prev Close Change %
1 CANI 163 210 47 28.83
2 TIRA 250 312 62 24.80
3 AGRS 300 374 74 24.67
4 INCF 300 350 50 16.67
5 BGTG 95 110 15 15.79
6 INPP 650 750 100 15.38
7 VICO 104 119 15 14.42
8 CTTH 122 135 13 10.66
9 TFCO 665 735 70 10.53
10 BEST 234 258 24 10.26
No Code Prev Close Change %
1 ASJT 360 300 -60 -16.67
2 OCAP 330 282 -48 -14.55
3 YPAS 745 660 -85 -11.41
4 RELI 250 224 -26 -10.40
5 PRIM 570 515 -55 -9.65
6 APEX 1,400 1,295 -105 -7.50
7 OASA 378 350 -28 -7.41
8 ATIC 880 815 -65 -7.39
9 UNIT 268 252 -16 -5.97
10 MIDI 1,060 1,000 -60 -5.66
No Code Prev Close Change %
1 SRIL 342 348 6 1.75
2 ANTM 820 870 50 6.10
3 PGAS 2,320 2,410 90 3.88
4 UNTR 25,600 26,050 450 1.76
5 TLKM 3,930 3,990 60 1.53
6 KPAS 222 224 2 0.90
7 BBRI 3,780 3,780 0 0.00
8 DOID 565 615 50 8.85
9 BMRI 7,800 7,800 0 0.00
10 BHIT 66 71 5 7.58