Portal Berita Ekonomi Senin, 21 Januari 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 18:51 WIB. PLN - PLN sedang mengupayakan pemenuhan daya listrik untuk kompor listrik.
  • 18:49 WIB. PLN - PLN masih mempunyai batas hutang 300% atau hingga Rp2.000 triliun.
  • 18:46 WIB. Kemenpupera - Kemenpupera menargetkan pembangunan 51.000 unit rumah untuk MBR melalui skema pembiayaan BP2BT.
  • 18:22 WIB. AFPI - AFPI menargetkan penyaluran pinjaman Rp40 triliun pada 2019.
  • 17:55 WIB. AP I - Bandara NYIA sudah mencapai 30% fisik pembangunan.
  • 17:54 WIB. AP I - AP I buka peluang rute penerbangan dari Asia dan Timur Tengah via Bandara NYIA.
  • 17:53 WIB. Telkomsel - Telkomsel melalui T-Cash jalin kerja sama strategis dengan CRP Group.

Lawan Tarif AS, Ekspor China di Oktober Secara Mengejutkan Kuat

Foto Berita Lawan Tarif AS, Ekspor China di Oktober Secara Mengejutkan Kuat
Warta Ekonomi.co.id, Beijing -

China melaporkan ekspor yang jauh lebih kuat dari perkiraan untuk Oktober karena pengirim barang bergegas ke Amerika Serikat yang notabenen sebagai mitra dagang terbesarnya, berlomba untuk mengalahkan tingkat tarif yang lebih tinggi karena menendang pada awal tahun depan.

Pertumbuhan impor juga menentang perkiraan perlambatan ekonomi dan menunjukkan langkah-langkah peningkatan pertumbuhan Beijing.

Laporan perdagangan yang optimis dari Tiongkok menawarkan berita baik bagi mereka yang khawatir tentang permintaan global dan pembuat kebijakan negara setelah ekonomi membukukan pertumbuhan terlemah sejak krisis keuangan global pada kuartal ketiga.

Oktober adalah bulan penuh pertama setelah tarif AS terbaru pada barang-barang China mulai berlaku pada 24 September, dalam eskalasi signifikan dalam pertempuran perdagangan.

Namun analis terus memperingatkan risiko penurunan tajam permintaan AS untuk barang-barang China di awal 2019, dengan semua mata sekarang tertuju apakah presiden Donald Trump dan Xi Jinping dapat membuat terobosan pada perdagangan ketika mereka bertemu akhir bulan ini.

Ekspor China naik 15,6 persen bulan lalu dari tahun sebelumnya, data pabean menunjukkan pada Kamis (8/11/2018) mengambil dari 14,5 persen pada September dan mengalahkan perkiraan analis untuk perlambatan moderat hingga 11 persen.

"Pertumbuhan ekspor yang kuat pada bulan Oktober didukung oleh kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh para eksportir," ujar Iris Pang, Ekonom China Besar di ING di Hong Kong, mencatat bulan secara tradisional lebih tenang karena liburan panjang, seperti dilansir dari Reuters, Kamis (8/11/2018).

"Kami berharap ekspor tetap kuat menjelang akhir tahun karena bisnis takut gagal dalam pertemuan Trump-Xi, yang dapat menyebabkan tarif yang lebih luas pada lebih banyak barang-barang China dari AS" tutur Pang.

Washington telah berjanji untuk menaikkan tarif dari 10 persen menjadi 25 persen pada pergantian tahun, sementara Trump telah memperingatkan bahwa jika pembicaraan dengan Xi tidak produktif, ia bisa dengan cepat menampar tarif pada impor lain senilai US$267 miliar China.

Meskipun ada beberapa tarif AS tahun ini, ekspor China secara mengejutkan tangguh karena perusahaan meningkatkan pengiriman bahkan sebelum tarif yang lebih keras diberlakukan.

Tarif kapal kontainer dari China ke Pesisir Barat AS masih mendekati rekor tertinggi, menunjukkan pengiriman akan tetap solid sampai bulan November dan mungkin awal Desember. Ekspor China ke AS naik 13,2 persen dari tahun sebelumnya di bulan Oktober.

Dalam tanda positif lainnya, ekspor China berdasarkan volume juga menunjukkan pertumbuhan yang solid, menurut Oxford Economics, yang memperkirakan mereka naik "mengesankan" 9,9 persen.

Namun analis mengatakan pembacaan ekspor yang kuat tidak akan bertahan lebih lama, dengan catatan survei pabrik China telah menunjukkan pesanan ekspor kontrak selama berbulan-bulan.

Pesanan AS untuk barang-barang China di Canton fair terbaru turun 30,3 persen dari tahun sebelumnya berdasarkan nilainya, karena tarif AS yang lebih tinggi membuat barang dari baterai menjadi traktor pertanian lebih mahal.

Tag: China (Tiongkok), Perang Dagang

Penulis/Editor: Hafit Yudi Suprobo

Foto: China Daily/via Reuters

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,909.74 3,869.89
British Pound GBP 1.00 18,754.69 18,562.19
China Yuan CNY 1.00 2,114.10 2,093.06
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,667.00 14,521.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,673.18 10,561.12
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,872.96 1,854.27
Dolar Singapura SGD 1.00 10,659.93 10,553.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,630.91 16,462.46
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,501.31 3,462.33
Yen Jepang JPY 100.00 12,933.86 12,801.73

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6448.156 24.376 627
2 Agriculture 1583.292 -1.764 21
3 Mining 1880.920 11.361 47
4 Basic Industry and Chemicals 889.696 -3.628 71
5 Miscellanous Industry 1443.379 27.257 46
6 Consumer Goods 2607.292 -13.145 51
7 Cons., Property & Real Estate 471.624 -0.108 74
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1149.241 6.910 71
9 Finance 1234.248 10.015 91
10 Trade & Service 797.089 4.778 155
No Code Prev Close Change %
1 CLAY 180 306 126 70.00
2 NATO 103 175 72 69.90
3 SQMI 306 382 76 24.84
4 KMTR 268 334 66 24.63
5 JIHD 476 590 114 23.95
6 INRU 640 785 145 22.66
7 TNCA 206 250 44 21.36
8 INCF 296 358 62 20.95
9 DUTI 3,630 4,390 760 20.94
10 PADI 920 1,090 170 18.48
No Code Prev Close Change %
1 TFCO 735 620 -115 -15.65
2 OCAP 266 226 -40 -15.04
3 YPAS 660 575 -85 -12.88
4 CTTH 126 110 -16 -12.70
5 MFMI 725 635 -90 -12.41
6 BUKK 2,000 1,800 -200 -10.00
7 PYFA 180 163 -17 -9.44
8 TIRA 270 250 -20 -7.41
9 STTP 3,750 3,490 -260 -6.93
10 ASJT 300 280 -20 -6.67
No Code Prev Close Change %
1 INPC 79 80 1 1.27
2 UNTR 26,850 26,925 75 0.28
3 INDY 2,090 2,180 90 4.31
4 ASII 8,275 8,475 200 2.42
5 TLKM 3,990 4,020 30 0.75
6 BUMI 164 174 10 6.10
7 BBRI 3,810 3,820 10 0.26
8 KPAS 210 208 -2 -0.95
9 ERAA 2,310 2,310 0 0.00
10 TSPC 1,600 1,575 -25 -1.56