Portal Berita Ekonomi Sabtu, 19 Januari 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:59 WIB. Raja Juli Antoni - Prabowo klaim Gerindra banyak caleg perempuan DPR RI, padahal PSI paling banyak.
  • 16:59 WIB. Raja Juli Antoni - Kalau dibilang Jokowi pakai teks dan Prabowo pakai isi otak isinya hoax.
  • 16:59 WIB. Raja Juli Antoni - Isi otak Prabowo tak lebih dari hoax dan kebohongan.
  • 16:45 WIB. Mahendradatta - Berdasarkan UU pemasyarakatan, Ba'asyir memenuhi syarat pembebasan bersayarat.
  • 16:45 WIB. Mahendradatta - Sudah sewajarnya Abu Bakar Ba'asyir mendapatkan pembebasan.

Perusahaan Penyedia Simulator Ini Optimistis Pendapatan Tumbuh 100% Tahun Depan

Foto Berita Perusahaan Penyedia Simulator Ini Optimistis Pendapatan Tumbuh 100% Tahun Depan
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

PT Innosimulation Technology Indonesia (ITI), perusahaan teknologi berbasis Simulation, Virtual Realty, dan Augmented Realty pada 2019 menargetkan bisa mengantongi pendapatan sebesar Rp200 miliar. 

Artinya, perusahaan hasil joint venture dengan Innosimulation Korea Selatan ini di tahun politik mendatang, angka pendapatannya naik hingga 100% atau dua kali lipat dari Rp100 miliar di 2017.

"Pendapatan dan kontrak tahun depan diharapkan bisa mencapai Rp200 miliar dibandingkan 2018 sebesar Rp100 miliar. Kontrak 2019 masih didominasi dari bidang militer," ungkap CEO PT Innosimulation Technology Indonesia, Deni Darojat Muslim di Jakarta, Kamis (8/11/2018).

Ia menuturkan bahwa sebenarnya ada tiga target pemasaran teknologi simulasi, yakni militer, pendidikan, dan hiburan. Dunia pendidikan masih menjadi target utama pemasaran teknologi tersebut karena tidak dapat dipungkiri jika teknologi merupakan solusi terbaik untuk melengkapi kebutuhan pelatihan (training). Pengguna simulasi mulai dari TNI, kepolisian, pemerintahan, departemen-departemen, hingga industri swasta.

"Saat ini kebutuhan paling banyak terhadap teknologi simulasi masih didominasi oleh TNI dengan presentase sekitar 80%. Kedua, digunakan oleh sektor perhubungan, seperti sekolah pelayaran, navigasi awak kapal, penerbangan, dan lain-lain, dan sisanya digunakan oleh pemerintahan dan industri swasta," tambahnya.

Perusahaan pun memperkenalkan sebanyak lima teknologi. Terdapat dua teknologi yang kerap digunakan di bidang pendidikan, yang pertama yaitu Virtual Maintenance Trainer (VMT) merupakan platform pengembangan simulasi pelatihan untuk maintenance (perawatan) berbasis komputer dalam segala bidang, seperti militer, otomotif, penerbangan, industri, medis, dan lain-lain. Dua metodenya, yakni dapat dipandu oleh instruktur atau pun standalone (siswa belajar sendiri). VMT ini membuat lingkungan praktik lapangan dimasukkan ke dalam komputer di ruang kelas dalam bentuk 3D.

Kedua adalah Wargaming Systems, yang merupakan platform pengembangan simulasi perang berbasis komputer di dalam ruang kelas. Sistem ini menampilkan environment seperti aslinya dalam bentuk 3D.

"Platform ini telah banyak digunakan di mancanegara untuk berbagai simulasi. Teknolgi simulasi ini berbasis permainan dengan standar khusus untuk industri pertahanan, serta menjadi unggulan simulasi pertempuran oleh tentara Amerika Serikat untuk program pelatihan," pungkasnya.

Tag: PT Innosimulation Technology Indonesia (ITI)

Penulis: Annisa Nurfitriyani

Editor: Rosmayanti

Foto: Istimewa

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,909.74 3,869.89
British Pound GBP 1.00 18,754.69 18,562.19
China Yuan CNY 1.00 2,114.10 2,093.06
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,667.00 14,521.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,673.18 10,561.12
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,872.96 1,854.27
Dolar Singapura SGD 1.00 10,659.93 10,553.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,630.91 16,462.46
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,501.31 3,462.33
Yen Jepang JPY 100.00 12,933.86 12,801.73

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6448.156 24.376 627
2 Agriculture 1583.292 -1.764 21
3 Mining 1880.920 11.361 47
4 Basic Industry and Chemicals 889.696 -3.628 71
5 Miscellanous Industry 1443.379 27.257 46
6 Consumer Goods 2607.292 -13.145 51
7 Cons., Property & Real Estate 471.624 -0.108 74
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1149.241 6.910 71
9 Finance 1234.248 10.015 91
10 Trade & Service 797.089 4.778 155
No Code Prev Close Change %
1 CLAY 180 306 126 70.00
2 NATO 103 175 72 69.90
3 SQMI 306 382 76 24.84
4 KMTR 268 334 66 24.63
5 JIHD 476 590 114 23.95
6 INRU 640 785 145 22.66
7 TNCA 206 250 44 21.36
8 INCF 296 358 62 20.95
9 DUTI 3,630 4,390 760 20.94
10 PADI 920 1,090 170 18.48
No Code Prev Close Change %
1 TFCO 735 620 -115 -15.65
2 OCAP 266 226 -40 -15.04
3 YPAS 660 575 -85 -12.88
4 CTTH 126 110 -16 -12.70
5 MFMI 725 635 -90 -12.41
6 BUKK 2,000 1,800 -200 -10.00
7 PYFA 180 163 -17 -9.44
8 TIRA 270 250 -20 -7.41
9 STTP 3,750 3,490 -260 -6.93
10 ASJT 300 280 -20 -6.67
No Code Prev Close Change %
1 INPC 79 80 1 1.27
2 UNTR 26,850 26,925 75 0.28
3 INDY 2,090 2,180 90 4.31
4 ASII 8,275 8,475 200 2.42
5 TLKM 3,990 4,020 30 0.75
6 BUMI 164 174 10 6.10
7 BBRI 3,810 3,820 10 0.26
8 KPAS 210 208 -2 -0.95
9 ERAA 2,310 2,310 0 0.00
10 TSPC 1,600 1,575 -25 -1.56