Portal Berita Ekonomi Senin, 19 November 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 20:27 WIB. Facebook - Facebook hapus 15,4 juta konten kekerasan.
  • 20:26 WIB. Apple - Tumblr untuk iOS hilang dari App Store.
  • 20:25 WIB. Jasnita - Jasnita lepas izin lisensi frekuensi 2,3 GHz.
  • 20:20 WIB. SpaceX - SpaceX tunda peluncuran roket Falcon 9.
  • 20:18 WIB. Anker - Anker rilis powerbank mungil kapasitas jumbo.
  • 20:16 WIB. Oppo - Oppo A7 siap sapa Indonesia.
  • 20:15 WIB. Realme - Ponsel Realme rambah toko offline.
  • 20:14 WIB. Go-Jek - Aplikasi Go-Jek meluncur bulan depan di Singapura.
  • 19:59 WIB. Indosat - Indosat tawarakan paket 1 GB seharga Rp51 sampai Rabu ini.
  • 19:58 WIB. Indosat - Indosat ekspansi jaringan ke luar Pulau Jawa untuk tingkatkan kualitas.
  • 19:57 WIB. First Media - First Media dan Internux janji bakal lunasi utang Rp708 miliar paling lambat pada 2020.
  • 19:57 WIB. First Media - First Media dan Internux cabut gugatan PTUN terhadap Kemenkominfo.
  • 19:56 WIB. First Media - First Media dan Internux ajukan restrukturisasi pelunasan utang ke Kemenkominfo.
  • 19:34 WIB. AT&T - Fox Networks Group lakukan kerja sama dengan AT&T.
  • 18:01 WIB. Belanda - Indonesia dan Belanda mulai implementasi kerja sama perairan.

Tren Pengangguran Terbuka Terus Turun, Namun Masih Perlu Perbaikan

Foto Berita Tren Pengangguran Terbuka Terus Turun, Namun Masih Perlu Perbaikan
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Pertumbuhan di sektor manufaktur, pariwisata, dan makanan-minuman dapat menyerap sebesar 60% dari total angkatan kerja nasional selama 5 tahun terakhir ini. Hal tersebut menjadi salah satu faktor pendukung atas tren penurunan pengangguran terbuka. Meskipun begitu, masih diperlukan perhatian lebih pada tingkat pengangguran terbuka di desa dan yang berbasis pendidikan SMK.

Menurut Menteri Ketenagakerjaan, Hanif Dhakiri, mengatakan, sejak tahun 2015, angka pengangguran terbuka mencapai 6,28% dan mengalami penurunan pada 2016 sehingga menjadi 5,61%. Kemudian, turun lagi pada 2017 menjadi 5,50%, dan pada Agustus 2018 kembali turun menjadi 5,34%.

“Kami harus katakan, capaian yang ada belum sepenuhnya seperti yang kita harapkan. Namun, jika melihat trennya, pengangguran terus menurun setiap tahun. Ini adalah tahun dengan angka penganggurannya paling rendah,” ujar Hanif pada Kamis (8/11/2018) di Forum Merdeka Barat 9.

Hanif menyebutkan, sebanyak 9,6 juta angkatan kerja baru sejak 2015-2018 berhasil diserap di industri pengolahan sebesar 24,52%. Sementara, sebagian lain diserap oleh retail besar, kecil, dan reparasi motor sebesar 11%, administrasi pemerintahan/jaminan sosial sebesar 10,9%, konstruksi sebesar 10,88%, kegiatan jasa sebesar 7%, dan akomodasi, kuliner, rekreasi sebesar 4%.

“Secara keseluruhan, tren Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) selalu menurun. Pada 2015, jumlah TPT sebesar 7,31%, kemudian menurun pada 2018 menjadi 6,45%, secara keseluruhan menunjukkan tren positif. Pertumbuhan sektor manufaktur, pariwisata, makanan dan minuman cukup berkontribusi dalam menyerap tenaga kerja,” papar Hanif.

Lantas, kenapa data pengangguran terbuka justru meningkat?

Hanif mengakui, pengangguran terbuka di perdesaan mengalami peningkatan sebesar 0,03%. Hal itu dipengaruhi oleh banyaknya angkatan kerja baru yang bekerja secara informal di sektor pertanian. Dengan begitu, bila musim panen selesai maka mereka akan kembali menganggur. Meskipun demikian, ia tetap optimis peluang kesempatan kerja di desa dapat meningkat dengan adanya Program Padat Karya. Tak lupa, ada pula program Dana Desa dari Kemendes PDTT.

“Menurut saya, situasi naiknya pengangguran di desa tidak bersifat permanen. Saat masa panen datang dan harga komoditas meningkat maka pengangguran ini otomatis akan turun,” tambah Hanif.

Lebih lanjut, tingkat pengangguran terbuka berbasis pendidikan yang paling besar kontribusinya berasal dari lulusan SMK, yakni sekitar 11,24%. Pada 2015, SMK menyumbangkan tenaga kerja sebanyak 12,65% ke pasar, pada 2016 turun hingga angka 11,11%. Angka tersebut kembali naik menjadi 11,41% pada 2017, tetapi mengalami penurunan pada 2018 menjadi 11,24%.

Walaupun data menunjukkan angka yang fluktuatif, Hanif berkata, bahwa Indonesia harus melihatnya secara optimistis.

"Kemendikbud tentu memiliki banyak pekerjaan, tetapi trennya sudah benar. Pekerjaan rumahnya adalah untuk meningkatkan kemampuan dan menambah kesempatan kerja lulusan SMK," pungkas Hanif.

Tag: Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker), Forum Merdeka Barat (FMB) 9

Penulis: Tanayastri Dini Isna

Editor: Kumairoh

Foto: Forum Merdeka Barat (FMB) 9

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,909.74 3,869.89
British Pound GBP 1.00 18,754.69 18,562.19
China Yuan CNY 1.00 2,114.10 2,093.06
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,667.00 14,521.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,673.18 10,561.12
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,872.96 1,854.27
Dolar Singapura SGD 1.00 10,659.93 10,553.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,630.91 16,462.46
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,501.31 3,462.33
Yen Jepang JPY 100.00 12,933.86 12,801.73

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6005.297 -7.053 616
2 Agriculture 1442.671 -1.953 20
3 Mining 1844.938 -18.572 47
4 Basic Industry and Chemicals 790.570 -1.875 71
5 Miscellanous Industry 1413.515 -4.728 45
6 Consumer Goods 2338.209 -9.153 49
7 Cons., Property & Real Estate 423.665 3.328 72
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1076.855 -15.574 71
9 Finance 1145.996 8.015 91
10 Trade & Service 807.510 -3.038 150
No Code Prev Close Change %
1 TRUK 151 202 51 33.77
2 MTSM 139 179 40 28.78
3 SURE 2,930 3,660 730 24.91
4 POLA 228 284 56 24.56
5 KBLV 372 450 78 20.97
6 LPLI 107 124 17 15.89
7 MPRO 770 860 90 11.69
8 IMAS 1,960 2,150 190 9.69
9 TIRA 138 150 12 8.70
10 INRU 640 690 50 7.81
No Code Prev Close Change %
1 AMAG 338 272 -66 -19.53
2 GMTD 14,800 12,100 -2,700 -18.24
3 NIPS 400 350 -50 -12.50
4 RODA 388 340 -48 -12.37
5 ABMM 2,150 1,885 -265 -12.33
6 PYFA 191 171 -20 -10.47
7 PRIM 815 730 -85 -10.43
8 TRIS 250 228 -22 -8.80
9 AKSI 280 260 -20 -7.14
10 INCI 535 500 -35 -6.54
No Code Prev Close Change %
1 ERAA 1,840 1,980 140 7.61
2 TLKM 4,050 3,950 -100 -2.47
3 TRUK 151 202 51 33.77
4 BBCA 24,825 25,100 275 1.11
5 BBRI 3,490 3,520 30 0.86
6 ADRO 1,545 1,485 -60 -3.88
7 INKP 11,900 11,250 -650 -5.46
8 WSKT 1,530 1,630 100 6.54
9 PGAS 2,070 2,030 -40 -1.93
10 PTBA 4,740 4,660 -80 -1.69