Portal Berita Ekonomi Rabu, 21 November 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 20:29 WIB. Startup - Alpha JWC Ventures menginjeksi dana serie A ke startup periklanan digital Target Media Nusantara.
  • 20:26 WIB. Liga 1 - Persija Jakarta 3 vs 0 Persela Lamongan
  • 05:54 WIB. UEFA Nations League - Denmark 0 vs 0 Republik Irlandia

Grup Kalla Fokus Garap Bisnis Energi Terbarukan

Foto Berita Grup Kalla Fokus Garap Bisnis Energi Terbarukan
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Pemakaian energi terbarukan di Indonesia masih rendah, meski potensinya melimpah. Tercatat saat ini, pemakaiannya hanya 7%. Peluang ini ditangkapi oleh Grup Hadji Kalla (GHK) untuk melebarkan investasi dan bisnisnya ke depan.

CEO GHK, Solihin Kalla mengatakan, bisnis otomotif masih terus akan memberikan kontribusi positif bagi perusahaan. Namun ke depan, GHK akan mulai mengubah fokus bisnisnya ke divisi energi baru terbarukan (PLTA), mengingat kebutuhan energi khususnya listrik di Indonesia bagian Timur masih akan terus meningkat. 

"Pemerintah terus mengembangkan sektor energi, mengingat kebutuhan yang terus meningkat, namun pemerataan belum sepenuhnya teratasi. Kami menilai peluang ini harus kami manfaatkan dengan baik," kata Solihin Kalla dalam keterangan terulisnya di Jakarta, Jumat (9/11/2018).

Ia memaparkan bahwa beberapa proyek sudah dirampungkan sekaligus dioperasikan, salah satunya proyek Poso 2. Saat ini, juga tengah dirampungkan proyek Poso 1 yang ditargetkan bisa beroperasi pada 2018. Ke depan, proyek Poso 3 akan dikerjakan yang ditargetkan rampung di 2022 dan menghasilkan lebih kurang 1.000 MW.

"Kami sangat menyadari bisnis energi memerlukan waktu lama untuk balik modal. Namun, kami sangat yakin jika sektor energi baru terbarukan bisa menjadi andalan pendapatan GHK ke depan. Sektor ini juga sejalan dengan program pemerintah terkait 35.000 MW," ujar Solihin.

Selain untuk kepentingan perusahaan, lanjut dia, bisnis energi juga menyangkut misi sosial agar masyarakat yang selama ini belum menikmati listrik, bisa merasakannya, sehingga rasio elektrifikasi pun bisa meningkat.

Tag: Grup Hadji Kalla (GHK)

Penulis: Boyke P. Siregar

Editor: Rosmayanti

Foto: Antara/Hafidz Mubarak A.

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,909.74 3,869.89
British Pound GBP 1.00 18,754.69 18,562.19
China Yuan CNY 1.00 2,114.10 2,093.06
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,667.00 14,521.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,673.18 10,561.12
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,872.96 1,854.27
Dolar Singapura SGD 1.00 10,659.93 10,553.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,630.91 16,462.46
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,501.31 3,462.33
Yen Jepang JPY 100.00 12,933.86 12,801.73

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 href="Download_Data/" />Download_Data/ - Sep
2 href="Market_Summary/" />Market_Summary/ - Dec
3 href="MockTestReportingDRC/" />MockTestReportingDRC/ - Oct
4 href="PSPNDC/" />PSPNDC/ - Mar
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10

Recommended Reading

Selasa, 20/11/2018 17:39 WIB

Kelangkaan Semen Masih Terjadi di Palu

Selasa, 20/11/2018 14:24 WIB

Mitsubishi Akan Copot Carlos Ghosn

Selasa, 20/11/2018 13:49 WIB

Xiaomi Ambil Alih Bisnis Smartphone Meitu

Selasa, 20/11/2018 08:44 WIB

Bos Besar Nissan Ditangkap Otoritas Jepang

Selasa, 20/11/2018 06:27 WIB

Malaysia Jadi Gerbang Masuk Bawang Ilegal

Selasa, 20/11/2018 00:15 WIB

Relaksasi DNI Bakal Gaet Investasi Asing