Portal Berita Ekonomi Kamis, 24 Januari 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 15:26 WIB. Inflasi - BI Purwokerto perkirakan inflasi Januari masih terkendali.
  • 15:25 WIB. BjTB - Kemendag musnahkan barang hasil pengawasan 2018 yang didominasi produk BjTB, ada 2.401.050 batang.
  • 15:23 WIB. GDI - Kemendag kembali menggelar ajang "Good Design Indonesia" untuk dorong kinerja ekspor.
  • 15:22 WIB. Ikan - PPN Sungailiat melakukan pemeriksaan uji Organoletik dan formalin pada ikan dari Palembang.
  • 15:20 WIB. Beras - Jokowi menerima para pengusaha beras untuk mengetahui kondisi perbesaran baik di Jakarta atau daerah lain.
  • 15:18 WIB. Kendaraan - DPR dorong perusahaan di China turut membantu percepat realisasi kendaraan listrik nasional di Indonesia.
  • 15:16 WIB. TPID - FAD: TPID NTT perlu bekerja ekstra ketat untuk tekan inflasi.
  • 15:15 WIB. Smelter - Dalam waktu dekat, Pemprov Kalbar akan evaluasi realisasi pembangunan smelter oleh perusahaan tambang.
  • 15:14 WIB. Obligasi - Februari mendatang, Bank CIMB Niaga siap bayar bunga obligasi senilai Rp3,72 miliar. 
  • 15:14 WIB. PUPR - Kementerian PUPR terus melanjutkan rehabilitasi dan rekonstruksi fasilitas publik di NTB pascabencana.
  • 15:13 WIB. Usaha - Pelaku usaha di Palu minta bantuan modal kepada pemda setempat agar bisa kembali buka usaha.
  • 15:12 WIB. UMKM - Enesis group gandeng ribuan pelaku UMKM untuk pasarkan produk di Indonesia Timur 2019.
  • 15:11 WIB. Soka - Harga kepiting soka Aceh naik dari Rp75 ribu/kg menjadi Rp100 ribu/kg.
  • 15:10 WIB. Kepiting - Permintaan ekspor kepiting soka di Aceh meningkat hingga 50 persen.
  • 15:09 WIB. Saham - Isu divestasi Saka Energi Indonesia membuat harga saham PGN anjlok. 

Jokowi Sebut Politikus Genderuwo, Hanura: Ada, Itu yang Ingin Jadi Presiden

Foto Berita Jokowi Sebut Politikus Genderuwo, Hanura: Ada, Itu yang Ingin Jadi Presiden
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyinggung politikus 'genderuwo', yakni politisi yang kerap menakut-nakuti masyarakat. Karenanya Partai Hanura juga mencoba menafsrikan maksud dari 'genderuwo' yang disebut Jokowi itu.

Ketua DPP Partai Hanura, Inas Nasrullah Zubir, mengatakan dalam mitos Jawa, genderuwo merupakan bangsa jin atau makhluk halus yang berwujud manusia. Genderuwo memiliki tubuh besar dan suka menghisap darah manusia. Serta diyakini selalu menganggu manusia dengan menakut-nakuti.

'Juga membisiki berita bohong dan kadang menghasut manusia agar saling berkelahi satu dengan yang lain-nya," ujarnya di Jakarta, Jumat (9/11/2018).

Ia menambahkan, akhir-akhir ini di dunia perpolitikan Indonesia, ada sosok genderuwo yang bermunculan. Mereka menghasut, membohongi dan menakut-nakuti rakyat.

"Muncul beberapa genderuwo yang kerjaannya menghasut, membohongi dan menakut-nakuti rakyat. Tapi bedanya genderuwo yang ini pengen banget ganti presiden, malahan ada (genderuwo) yang pengen banget jadi presiden," jelasnya.

"Gimana jadinya jika para genderuwo tersebut memimpin negrei ini, karena genderuwo suka menghisap darah, jangan-jangan darah rakyat nantinya terkuras habis oleh para genderuwo ini untuk berpesta pora bukan hanya di hotel Dharmawangsa tapi juga di hotel-hotel mewah kegemaran genderuwo," lanjutnya.

Sebelumnya diberitakan, Presiden Jokowi kembali mengingatkan masyarakat untuk menjaga persatuan dan kesatuan antarsesama masyarakat. Jangan sampai terpengaruh dengan politik yang suka menakut-nakuti.

"Cara-cara seperti ini adalah cara-cara politik yang tidak beretika. Masak masyarakatnya sendiri dibuat ketakutan? Nggak benar kan? itu sering saya sampaikan itu namanya politik genderuwo, nakut-nakuti," tegasnya.

Tag: Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura), Joko Widodo (Jokowi), Ma'ruf Amin, Pemilu Presiden (Pilpres)

Penulis/Editor: Irfan Mualim

Foto: Antara/Wahyu Putro A

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,909.74 3,869.89
British Pound GBP 1.00 18,754.69 18,562.19
China Yuan CNY 1.00 2,114.10 2,093.06
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,667.00 14,521.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,673.18 10,561.12
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,872.96 1,854.27
Dolar Singapura SGD 1.00 10,659.93 10,553.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,630.91 16,462.46
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,501.31 3,462.33
Yen Jepang JPY 100.00 12,933.86 12,801.73

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6451.170 -17.392 627
2 Agriculture 1640.427 -7.445 21
3 Mining 1864.844 1.106 47
4 Basic Industry and Chemicals 904.219 1.419 71
5 Miscellanous Industry 1406.336 0.714 46
6 Consumer Goods 2610.330 -8.382 51
7 Cons., Property & Real Estate 471.669 2.928 74
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1152.073 -1.667 71
9 Finance 1230.662 -13.605 91
10 Trade & Service 803.833 8.815 155
No Code Prev Close Change %
1 MLPL 94 124 30 31.91
2 WIIM 183 236 53 28.96
3 CLAY 476 595 119 25.00
4 ISAT 2,380 2,960 580 24.37
5 ISSP 91 113 22 24.18
6 INCF 264 320 56 21.21
7 INPP 860 1,040 180 20.93
8 OCAP 264 318 54 20.45
9 SQMI 252 300 48 19.05
10 MPPA 163 192 29 17.79
No Code Prev Close Change %
1 YPAS 645 560 -85 -13.18
2 KIOS 1,580 1,410 -170 -10.76
3 TBMS 1,035 940 -95 -9.18
4 SIDO 810 750 -60 -7.41
5 INCI 580 540 -40 -6.90
6 TNCA 266 248 -18 -6.77
7 TIRA 300 280 -20 -6.67
8 BPTR 83 78 -5 -6.02
9 KPAS 185 174 -11 -5.95
10 BKSW 184 174 -10 -5.43
No Code Prev Close Change %
1 HOME 142 144 2 1.41
2 ISAT 2,380 2,960 580 24.37
3 ERAA 2,410 2,450 40 1.66
4 BMRI 7,750 7,475 -275 -3.55
5 BNLI 900 970 70 7.78
6 ADRO 1,410 1,380 -30 -2.13
7 BBRI 3,770 3,770 0 0.00
8 DOID 575 660 85 14.78
9 PWON 680 690 10 1.47
10 BUMI 167 180 13 7.78