Portal Berita Ekonomi Rabu, 21 November 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 20:29 WIB. Startup - Alpha JWC Ventures menginjeksi dana serie A ke startup periklanan digital Target Media Nusantara.
  • 20:26 WIB. Liga 1 - Persija Jakarta 3 vs 0 Persela Lamongan
  • 05:54 WIB. UEFA Nations League - Denmark 0 vs 0 Republik Irlandia

Menlu Retno: Kerja Sama Multilateral Hasilkan Pembangunan Global Inklusif

Foto Berita Menlu Retno: Kerja Sama Multilateral Hasilkan Pembangunan Global Inklusif
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi dalam peringatan Hari PBB (UN Day) ke-73 menekankan pentingnya memelihara kerja sama multilateral dan prinsip multilateralisme untuk mencapai pembangunan global yang inklusif.

"Kerja sama dan sinergi antarnegara diperlukan dalam upaya mencapai pembangunan global yang inklusif," tutur Menlu Retno Marsudi saat membuka kegiatan "talkshow" dan pameran foto bertema "UN and Us: Enggaging People in the Realizing of 2030 Sustainable Development Agenda" di Museum Nasional di Jakarta, Jumat (9/11/2018).

Pada kesempatan itu, Menlu Retno menyampaikan keprihatinan tentang keadaan dunia internasional saat ini yang cenderung meninggalkan prinsip multilateralisme, di mana beberapa negara mulai menganut nilai-nilai unilateralisme dan kepentingan nasional yang sempit.

"Kami mengamati saat ini adanya kecenderungan mengkhawatirkan dari unilateralisme dan kepentingan nasional yang sempit. Dunia cenderung mengabaikan berbagai komitmen dan kesepakatan internasional. Singkatnya, prinsip multilateralisme dan manfaat keberadaan PBB dipertanyakan," ujar dia.

Untuk itu, Menlu RI menekankan bahwa bagi Indonesia, tantangan yang dihadapi dunia saat ini hanya dapat diatasi dengan melestarikan dan memperkuat multilateralisme. Tantangan itu hanya dapat diselesaikan melalui kerja sama dan kolaborasi antarnegara.

"Prinsip-prinsip multilateralisme memastikan bahwa semua negara memiliki persamaan hak dan suara yang setara. Prinsip-prinsipnya memastikan bahwa yang kuat tidak akan menaklukan yang lemah. Prinsip-prinsip multilateralisme memastikan bahwa paradigma sama-sama menang akan selalu berlaku," ucapnya.

Menlu RI menambahkan bahwa prinsip multilateralisme dapat memastikan kerja sama antarnegara untuk mencapai pembangunan global yang inklusif dengan menegakkan prinsip "kemakmuran untuk semua dan tidak ada yang tertinggal".

Untuk itu, menurut Retno, diperlukan tindakan dan kebijakan afirmatif yang mendukung dan berpihak kepada kelompok dan orang-orang yang cenderung mengalami diskriminasi dan atau terpinggirkan.

"Tanpa tindakan dan kebijakan afirmatif, maka mencapai kemakmuran bersama akan sangat sulit," imbuhnya.

"Keberpihakan menjadi sangat penting dalam hubungan internasional, keberpihakan terhadap kelompok rentan, keberpihakan terhadap kepentingan negara-negara berkembang dan negara tertinggal, keberpihakan terhadap negara-negara kepulauan kecil, keberpihakan terhadap perempuan dan anak-anak," pungkas Menlu RI.

Tag: Retno Marsudi, Kementerian Luar Negeri (Kemenlu)

Penulis: Redaksi/Ant

Editor: Hafit Yudi Suprobo

Foto: Hafit Yudi Suprobo

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,909.74 3,869.89
British Pound GBP 1.00 18,754.69 18,562.19
China Yuan CNY 1.00 2,114.10 2,093.06
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,667.00 14,521.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,673.18 10,561.12
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,872.96 1,854.27
Dolar Singapura SGD 1.00 10,659.93 10,553.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,630.91 16,462.46
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,501.31 3,462.33
Yen Jepang JPY 100.00 12,933.86 12,801.73

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 href="Download_Data/" />Download_Data/ - Sep
2 href="Market_Summary/" />Market_Summary/ - Dec
3 href="MockTestReportingDRC/" />MockTestReportingDRC/ - Oct
4 href="PSPNDC/" />PSPNDC/ - Mar
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10

Recommended Reading

Selasa, 20/11/2018 17:39 WIB

Kelangkaan Semen Masih Terjadi di Palu

Selasa, 20/11/2018 14:24 WIB

Mitsubishi Akan Copot Carlos Ghosn

Selasa, 20/11/2018 13:49 WIB

Xiaomi Ambil Alih Bisnis Smartphone Meitu

Selasa, 20/11/2018 08:44 WIB

Bos Besar Nissan Ditangkap Otoritas Jepang

Selasa, 20/11/2018 06:27 WIB

Malaysia Jadi Gerbang Masuk Bawang Ilegal

Selasa, 20/11/2018 00:15 WIB

Relaksasi DNI Bakal Gaet Investasi Asing