Portal Berita Ekonomi Jum'at, 22 Februari 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 20:43 WIB. Pertamina - Pertamina MOR IV memasok kebutuhan BBM dan Pelumas Polda Jateng.
  • 20:42 WIB. Pertamina - Pertamina meresmikan dua titik BBM satu harga di Maluku dan Papua.
  • 20:42 WIB. Perindo - Perindo fokus perkuat ekspor perikanan ke Jepang dan AS.
  • 20:42 WIB. AXA - Axa Mandiri menargetkan premi nasabah prioritas naik 10% tahun ini.
  • 20:41 WIB. PTPN - Berdasarkan perkiraan PTPN, stok GKP pada awal tahun depan hanya 300.000-400.000 ton.
  • 20:41 WIB. PTPN - PTPN Holding akan meminta kuota untuk impor gula mentah pada tahun ini.
  • 20:41 WIB. Energi - Pertamina bersinergi dengan PLN terkait pemanfaatan listrik di lingkungan Pertamina RU II.

Jual Mesin Cuci Rakitan Sendiri, Mahasiswa Ini Kantongi Keuntungan Hingga Rp800 Juta

Foto Berita Jual Mesin Cuci Rakitan Sendiri, Mahasiswa Ini Kantongi Keuntungan Hingga Rp800 Juta
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Kolaliandri Ginting, seorang mahasiswa (21) yang telah mengantongi keuntungan lebih dari Rp800 juta dengan berjualan mesin cuci sepeda motor rakitannya sendiri. Bermula pada 2016 lalu, Andri, nama panggilannya, mulai merasa gengsi meminta uang jajan untuk malam minggu ke orangtuanya. Ia ingin memiliki uang jajan sendiri. Dengan rasa gengsi ini, Andri memutar otak dan mencari inspirasi usaha yang dapat menggandakan modal Rp800.000-nya kala itu. 

Akhirnya suatu hari, Andri terinspirasi saat sedang mencuci motor milik ayahnya yang bertengger di pinggir lahan pertanian di daerah Tanah Karo. Andri pun bereksperimen, uang yang seharusnya digunakan untuk membayar tagihan kos digunakannya untuk membeli mesin, selang, adaptor, gun sprayer, dan alat lain. Ia merakit semua alat-alat tersebut sendiri hingga menjadi mesin cuci sepeda motor yang mudah digunakan dan relatif murah. Barang rakitannya tersebut ia jajakan di Bukalapak agar dapat menjaring pembeli di seluruh Indonesia.

“Suatu hari, saya baca artikel yang menyebutkan bahwa Bukalapak adalah salah satu marketplace terbesar di Indonesia. Saya pikir melalui Bukalapak ini saya bisa menjangkau pembeli yang lebih luas, tidak di Medan saja. Setelah saya kulik, ada satu fitur yang sangat bermanfaat untuk bisnis saya yang masih baru saat itu, yaitu promote push per klik. Sangat berguna," ungkap Andri bersemangat.

Malam hari, Andri mengunggah jualannya di Bukalapak tanpa harapan barangnya akan dibeli orang. Tidak disangka, ternyata keesokan harinya, semua barangnya habis terjual. 

"Awalnya saya hanya mencoba bikin dua unit mesin cuci sepeda motor karena keterbatasan modal. Malamnya saya upload di Bukalapak, besoknya langsung laku. Dari situ saya semangat untuk meneruskan bisnis ini," tuturnya.

Mesin cuci sepeda motor rakitan Andri ini sangat unik. Bertenaga listrik 100 watt, alat tersebut disambungkan dengan selang yang memungkinkan penyetelan ukuran semburan, mulai dari model semburan kabut hingga kasar. Alat ini juga dapat digunakan bagi konsumen yang tidak terjangkau layanan PLN.

Hanya dengan menggunakan capit buaya yang dihubungkan dengan aki sepeda motor atau mobil, mesin cuci sepeda motor ini dapat digunakan. Hingga saat ini, Andri dapat menjual rata-rata 500 unit mesin cuci sepeda motor tiap minggu. Agar dapat memenuhi banyaknya permintaan, Andri mempekerjakan enam karyawan yang terdiri dari tiga orang di tim spesialis produksi dan tiga orang di tim spesialis marketing.

"Melalui bisnis ini, saya bisa memberangkatkan orangtua saya wisata rohani dan membawa saya berkeliling ke beberapa tempat wisata di luar maupun dalam negeri. Bagi teman-teman seperjuanganku, yang belum memiliki keberanian atau kemampuan untuk berbisnis, hajar saja. Karena nanti saat kita sudah bergelut di dalamnya, kita akan menemukan emas atau berlian yang dapat kita asah terus," ucap Andri bersemangat.

Andri menambahkan, perjalanan bisnisnya berlangsung tahap demi tahap. Penambahan karyawan di bidang produksi dan administrasi merupakan konsekuensi logis seiring tuntutan bisnis penjualan daring. Andri menyadari sebagai pebisnis daring, tidak bisa sampai terlalu lama membalas percakapan melalui gawai. Konsumen selalu mengharapkan respons yang cepat dari penjual. 

Selain itu, Andri terus menambah ilmu pemasarannya melalui berbagai kegiatan kopdar yang kerap diadakan oleh Komunitas Bukalapak Medan. Dari situ, banyak ide kreatif muncul, salah satunya dengan mencantumkan quotes dari Presiden RI pertama, Soekarno.

"Pada packaging produk, saya tulis beberapa quotes dari Presiden Soekarno yang memantik rasa nasionalisme kita. Tujuannya agar rasa nasionalisme pelanggan kian tinggi dan semakin cinta dengan produk dalam negeri. Selain itu, nilai ini juga yang saya rasakan dengan Bukalapak, sama-sama ingin membangun dan memberdayakan UMKM di Indonesia seperti saya ini. Bangsa Indonesia harus jadi tuan rumah di negeri sendiri," katanya.

Menurut Andri, berjualan di Bukalapak adalah salah satu keputusan tepat yang ia lakukan saat memulai usaha online-nya. Bersama Bukalapak, Andri merasa produk-produk karya anak muda Tanah Air sangat didukung dan terus dikembangkan. Melalui beragam kegiatan dan promo yang ada, penjualan produknya semakin terbantukan.

Tag: Bukalapak, Entrepreneur

Penulis: Ning Rahayu

Editor: Rosmayanti

Foto: Bukalapak

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,773.17 3,734.94
British Pound GBP 1.00 18,447.47 18,263.53
China Yuan CNY 1.00 2,107.04 2,086.19
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,149.00 14,009.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,042.96 9,942.19
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,802.90 1,785.04
Dolar Singapura SGD 1.00 10,446.69 10,342.56
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,044.97 15,882.00
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,467.04 3,430.22
Yen Jepang JPY 100.00 12,776.77 12,646.93

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6501.378 -36.388 628
2 Agriculture 1604.794 -11.878 21
3 Mining 1940.127 4.527 47
4 Basic Industry and Chemicals 888.309 -14.973 71
5 Miscellanous Industry 1338.979 -8.175 46
6 Consumer Goods 2638.097 -16.371 51
7 Cons., Property & Real Estate 455.949 -3.945 74
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1207.267 -6.802 72
9 Finance 1235.093 -8.628 91
10 Trade & Service 834.167 6.854 155
No Code Prev Close Change %
1 INTD 141 190 49 34.75
2 OCAP 72 97 25 34.72
3 JAYA 432 540 108 25.00
4 INPS 2,400 3,000 600 25.00
5 SIMA 258 322 64 24.81
6 BALI 895 1,115 220 24.58
7 PNSE 675 840 165 24.44
8 CLAY 1,395 1,725 330 23.66
9 SQMI 272 332 60 22.06
10 MFMI 650 790 140 21.54
No Code Prev Close Change %
1 ALDO 1,425 1,095 -330 -23.16
2 TALF 332 260 -72 -21.69
3 IBFN 266 232 -34 -12.78
4 INCI 570 510 -60 -10.53
5 KOIN 302 272 -30 -9.93
6 POLI 1,160 1,055 -105 -9.05
7 PJAA 1,500 1,400 -100 -6.67
8 SMDM 178 168 -10 -5.62
9 SDPC 110 104 -6 -5.45
10 TBIG 4,440 4,200 -240 -5.41
No Code Prev Close Change %
1 UNTR 26,500 27,950 1,450 5.47
2 BMRI 7,325 7,100 -225 -3.07
3 ADRO 1,415 1,410 -5 -0.35
4 PGAS 2,640 2,650 10 0.38
5 BNLI 1,055 1,055 0 0.00
6 JPFA 2,330 2,340 10 0.43
7 INDY 2,180 2,170 -10 -0.46
8 BUMI 163 158 -5 -3.07
9 SQMI 272 332 60 22.06
10 ANTM 1,035 1,055 20 1.93