Portal Berita Ekonomi Sabtu, 16 Februari 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 06:16 WIB. Ligue 1 Prancis - Lyon 2 vs 1 Guingamp
  • 06:15 WIB. Ligue 1 Prancis - Nimes 2 vs 0 Dijon
  • 06:14 WIB. Eredivisie Belanda - ADO Den Haag 1 vs 0 PEC Zwolle
  • 06:13 WIB. Bundesliga Jerman - Augsburg 2 vs 3 FC Bayern M√ľnchen
  • 06:12 WIB. LaLiga Spanyol - Eibar 2 vs 2 Getafe
  • 06:10 WIB. Serie A Italia - Juventus 3 vs 0 Frosinone
  • 06:09 WIB. FA Cup - Queens Park Rangers 0 vs 1 Watford
  • 23:52 WIB. Twitter - Twitter pertimbangkan bikin fitur klasifikasi.
  • 23:50 WIB. Facebook - Facebook terancam kena denda jutaan dolar karena sejumlah masalah privasi.
  • 18:42 WIB. Jokowi - Usai Bukalapak, #UninstallJokowi kian menggema.

Di Hadapan Milenial, Jokowi Ingatkan Ancaman Intoleransi

Foto Berita Di Hadapan Milenial, Jokowi Ingatkan Ancaman Intoleransi
Warta Ekonomi.co.id, Bogor -

Presiden Joko Widodo mengingatkan betapa berbahayanya ancaman intoleransi yang rawan terjadi di Indonesia karena beragamnya bangsa Indonesia dalam berbagai segi.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) bersilaturahmi dengan para peserta Kongres Indonesia Millennial Movement Tahun 2018 di Istana Bogor, Jawa Barat, Senin (12/11/2018).

"Ini yang terus akan saya ingatkan di mana-mana karena kita sering lupa masalah ini. Karena kita lupa, menyebabkan kita ini kadang-kadang merasa tidak saudara. Padahal kita adalah saudara sebangsa dan setanah air," ujarnya.

Pada kesempatan itu, Presiden berbicara langsung di hadapan peserta kongres yang diundang secara khusus ke Istana Kepresidenan Bogor. 

Kongres tersebut, bertepatan dengan Hari Pahlawan pada 10 November 2018 yang diselenggarakan oleh Maarif Institute for Culture and Humanity.

Melalui kongres tersebut, para generasi milenial Indonesia berkomitmen untuk mempromosikan perdamaian dan pencegahan ekstremisme serta kekerasan. Deklarasi yang terdiri atas 6 butir sebagai hasil kongres dibacakan di hadapan Presiden Joko Widodo pada Senin, 12 November 2018.

Di hadapan para peserta kongres, Presiden kembali mengingatkan akan beragamnya bangsa Indonesia. Keragaman yang dimiliki Indonesia ini, menurutnya, sering sekali dilupakan oleh masyarakat yang menyebabkan masyarakat terkadang merasa tidak sebangsa dan setanah air.

Hal itu ditambah lagi dengan merebaknya tindakan-tindakan yang menjurus pada intoleransi hingga ekstremisme di kalangan masyarakat. Namun, Kepala Negara berpendapat bahwa banyak tindakan intoleransi terjadi bukan karena didorong oleh keinginan sendiri, melainkan terpengaruh oleh peristiwa-peristiwa politik yang terjadi.

"Sebetulnya yang berkaitan dengan intoleransi, terutama di negara kita, lebih banyak didorong peristiwa-peristiwa politik. Pemilihan bupati, wali kota, gubernur, dan presiden. Kejadiannya banyak dimulai dari situ," tuturnya.

Kepentingan politik sesaat yang dijalankan dengan cara-cara yang tidak beretika menyebabkan masyarakat saling berbenturan. Di situlah intoleransi di negara ini menurutnya bermula.

"Coba dilihat di media sosial isinya seperti apa. Ini pengaruh politik yang isinya sering mengaduk-aduk kita. Sering muncul intoleransi karena dibentur-benturkan. Ini yang sering saya sampaikan, berbahaya sekali," kata Presiden.

Presiden melanjutkan, bila masyarakat kita dibiarkan berlarut dalam kondisi itu, bisa jadi bangsa Indonesia akan kesulitan menghadapi tantangan yang sudah ada di depan mata. Revolusi industri keempat yang sudah terjadi menyebabkan banyak lanskap kehidupan yang berubah. Hal itu harus segera direspons oleh masyarakat agar mampu menghadapi perubahan.

"Inilah yang terus harus kita waspadai, jangan sampai perubahan-perubahan ini membawa kita ke dalam intoleransi, ke dalam ekstremisme yang sangat berlebihan," ucapnya.

Oleh karena itu, dirinya sangat mengapresiasi apa yang sudah dilakukan Maarif Institute dengan kongres yang diselenggarakannya. Dengan peran aktif serupa, Presiden merasa yakin akan lebih banyak pihak yang tergerak untuk membawa negara ini kepada kemajuan.

"Tapi dengan cara-cara yang sejuk, yang baik. Selalu saya sampaikan, marilah kita hijrah dari ujaran-ujaran kebencian pada ujaran-ujaran kebenaran, hijrah dari pesimisme ke optimisme, hijrah dari pola-pola yang konsumtif ke produktif, hijrah dari kegaduhan-kegaduhan ke persatuan dan kerukunan. Karena itulah yang dibutuhkan," imbuhnya.

Turut hadir mendampingi Presiden, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, Kepala Badan Ekonomi Kreatif Triawan Munaf, dan Koordintor Staf Khusus Presiden Teten Masduki.

Tag: Joko Widodo (Jokowi), Generasi Milenial

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Vicky Fadil

Foto: Antara/Wahyu Putro A

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,783.30 3,744.53
British Pound GBP 1.00 18,150.85 17,967.77
China Yuan CNY 1.00 2,097.95 2,076.96
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,187.00 14,045.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,058.58 9,952.29
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,807.88 1,789.76
Dolar Singapura SGD 1.00 10,440.06 10,334.04
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,015.70 15,848.38
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,472.95 3,433.99
Yen Jepang JPY 100.00 12,861.03 12,731.15

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6389.085 -30.933 627
2 Agriculture 1592.350 -13.090 21
3 Mining 1834.293 -25.732 47
4 Basic Industry and Chemicals 878.558 -9.993 71
5 Miscellanous Industry 1329.578 -2.798 46
6 Consumer Goods 2604.636 -24.378 51
7 Cons., Property & Real Estate 450.557 -6.160 74
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1185.805 7.307 71
9 Finance 1216.771 -0.391 91
10 Trade & Service 811.391 -5.665 155
No Code Prev Close Change %
1 ALDO 1,300 1,625 325 25.00
2 PEHA 2,110 2,630 520 24.64
3 SIMA 330 400 70 21.21
4 LMAS 58 69 11 18.97
5 EXCL 2,050 2,340 290 14.15
6 LUCK 585 660 75 12.82
7 CASS 640 720 80 12.50
8 BNLI 1,125 1,260 135 12.00
9 BHIT 84 94 10 11.90
10 DWGL 101 113 12 11.88
No Code Prev Close Change %
1 OCAP 81 54 -27 -33.33
2 HDFA 165 130 -35 -21.21
3 KONI 498 398 -100 -20.08
4 BALI 1,060 860 -200 -18.87
5 PUDP 410 338 -72 -17.56
6 CANI 218 180 -38 -17.43
7 KBLV 585 484 -101 -17.26
8 GLOB 448 372 -76 -16.96
9 JIHD 585 490 -95 -16.24
10 NATO 585 505 -80 -13.68
No Code Prev Close Change %
1 EXCL 2,050 2,340 290 14.15
2 BMTR 398 420 22 5.53
3 BHIT 84 94 10 11.90
4 WSKT 1,865 1,765 -100 -5.36
5 BNLI 1,125 1,260 135 12.00
6 ERAA 1,950 1,955 5 0.26
7 MNCN 855 910 55 6.43
8 TLKM 3,740 3,790 50 1.34
9 ANTM 1,000 950 -50 -5.00
10 BUMI 153 151 -2 -1.31