Portal Berita Ekonomi Senin, 18 Februari 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:49 WIB. Apple - Apple rekrut CEO Otto, startup penyedia kunci pintar yang gagal.
  • 16:28 WIB. E-Commerce - Lazada dan Bhinneka umumkan kolaborasi.
  • 16:27 WIB. LG - LG tak ikutan lomba luncurkan ponsel layar lipat.
  • 16:01 WIB. IHSG - Akhir perdagangan sesi II, IHSG ditutup hijau 1,70% ke level 6.497,82. 
  • 15:56 WIB. Pembekuan Usaha - OJK Cabut pembekuan usaha PT Ridean Finance. 
  • 15:55 WIB. TAMU - PT Pelayaran Tamarin Samudra (TAMU) membentuk dua entitas anak usaha baru, yaitu PT Sentra Tamarin Samudra dan PT Samudra Sukses Gemilang. 
  • 15:54 WIB. Wismilak - Wismilak kantongi izin kawasan berikat di Surabaya, Jawa Timur. 
  • 13:59 WIB. Apple - Apple persiapkan jajaran produk baru untuk 2019.

Teknologi Dapat Kurangi Biaya Eksplorasi dan Produksi Perusahaan Energi

Foto Berita Teknologi Dapat Kurangi Biaya Eksplorasi dan Produksi Perusahaan Energi
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Perusahaan-perusahaan energi dapat menghemat $73 setiap tahun selama 5 tahun berturut-turut, dalam eksplorasi dan produksi minyak dan gas dengan cara memanfaatkan teknologi komputasi secara lebih baik. Hal itu dikatakan oleh Konsultan Energi bernama Wood Mackenzie, seperti yang dikutip dari Reuters pada Senin (12/11/2018).

Menurut Wood, saat melakukan eksplorasi dan produksi, perusahaan perlu menganalisis sejumlah data seismik dan geologi yang terbilang besar. Itu dilakukan untuk memantau dan memelihara anjungan lepas pantai dan aset kompleks lain yang berada di lingkungan penuh risiko.

“Banyak perusahaan dapat menghemat biaya lebih sedikit dengan membeli teknologi dan pengetahuan dari luar industri,” tulis Wood dalam laporan tentang cara penggunaan teknologi untuk membantu proses eksplorasi dan produksi.

Berdasarkan pernyataan Wood, penghematan besar dari pemanfaatan teknologi dapat membuat proses pengeboran lebih cepat, lebih akurat, dan tidak membuat sumur berakhir kering. Penggunaan aplikasi yang memanfaatkan teknologi mutakhir juga dapat memprediksi kapan pemeliharaan perlu dilakukan oleh pihak perusahaan.

Startup yang menggabungkan teknologi Sillicon Valley dan pengetahuan domain dapat mendapatkan dampak yang jauh lebih cepat dibandingkan yang menggunakan pendekatan internal,” kata Wood.

Penghematan besar juga terjadi karena pemanfaatan layanan cloud computing, terutama untuk perusahaan-perusahaan kecil yang tidak punya kekuatan komputasi internal yang mencukupi. Wood juga menjelaskan, industri dapat menghemat hingga $12 miliar per tahun untuk kebutuhan pengeboran di perairan darat dan dangkal.

“Dalam pengeboran lepas pantai, di mana tingkat rig cenderung mendorong biaya, secara keseluruhan, industri mungkin dapat menggunakan rig selama sekitar 2.000 hari dengan proses digitalisasi dan otomatisasi," ungkapnya.

Alternatif lain untuk para pengebor konvensional adalah teknik pengeboran yang dilakukan salah satu industri serpih Amerika Serikat. Mereka memanfaatkan campuran air bertekanan tinggi dan bahan kimia untuk memperoleh minyak mentah dari batu di bawah tanah, dikenal sebagai teknik rekah atau fracking hidraulik.

“Rata-rata pengeluaran eksplorasi per tahun, sebesar $50 miliar dapat dipangkas menjadi sekitar $35 miliar. Sementara, tingkat keberhasilan penelitian meningkat dari sekitar 35% menjadi 45%,” tulis Wood lagi dalam laporannya.

Salah satu perusahaan asal Norwegia, Aker BP telah membeli software engineer Cognite untuk mendigitalkan asetnya dan sekarang mereka menjual perangkat lunak tersebut kepada para pesaing serta berbagi data. Laporan itu juga mengatakan, Aker telah menerapkan sistem perawatan yang lebih fleksbibel, sementara BP menggunakan robot dan drone untuk melakukan pemeriksaan di Teluk Meksiko.

Tag: Startup, energi

Penulis: Tanayastri Dini Isna

Editor: Kumairoh

Foto: Unsplash/Rawpixel

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,780.63 3,741.87
British Pound GBP 1.00 18,315.27 18,130.41
China Yuan CNY 1.00 2,095.36 2,074.37
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,177.00 14,035.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,143.64 10,040.64
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,806.54 1,788.42
Dolar Singapura SGD 1.00 10,463.50 10,352.59
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,046.95 15,884.81
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,479.02 3,440.79
Yen Jepang JPY 100.00 12,826.38 12,696.76

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6497.815 108.730 627
2 Agriculture 1603.040 10.690 21
3 Mining 1866.565 32.272 47
4 Basic Industry and Chemicals 889.209 10.651 71
5 Miscellanous Industry 1368.528 38.950 46
6 Consumer Goods 2658.479 53.843 51
7 Cons., Property & Real Estate 452.148 1.591 74
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1214.982 29.177 71
9 Finance 1235.748 18.977 91
10 Trade & Service 820.986 9.595 155
No Code Prev Close Change %
1 ALDO 1,625 2,020 395 24.31
2 KONI 398 486 88 22.11
3 PUDP 338 406 68 20.12
4 KOIN 268 318 50 18.66
5 TRUS 300 340 40 13.33
6 RDTX 6,075 6,875 800 13.17
7 FREN 264 298 34 12.88
8 PSDN 220 246 26 11.82
9 YULE 196 218 22 11.22
10 SKBM 414 460 46 11.11
No Code Prev Close Change %
1 INCF 380 306 -74 -19.47
2 PANI 135 109 -26 -19.26
3 LMAS 69 58 -11 -15.94
4 ARTA 1,100 935 -165 -15.00
5 ALKA 408 350 -58 -14.22
6 LPLI 147 129 -18 -12.24
7 RODA 430 380 -50 -11.63
8 HDTX 125 111 -14 -11.20
9 ETWA 89 81 -8 -8.99
10 JMAS 900 820 -80 -8.89
No Code Prev Close Change %
1 FREN 264 298 34 12.88
2 EXCL 2,340 2,530 190 8.12
3 TLKM 3,790 3,900 110 2.90
4 TINS 1,425 1,520 95 6.67
5 JPFA 2,700 2,500 -200 -7.41
6 ANTM 950 995 45 4.74
7 MEDC 950 1,020 70 7.37
8 BMTR 420 434 14 3.33
9 WSKT 1,765 1,750 -15 -0.85
10 ASII 7,600 7,875 275 3.62