Portal Berita Ekonomi Selasa, 25 Juni 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 20:16 WIB. Walmart - Walmart Meksiko mulai terima pesanan via WhatsApp.
  • 20:05 WIB. Xiaomi - Xiaomi siap rilis dua smartphone seri baru Mi CC9.
  • 19:53 WIB. Asus - Kantongi sertifikat TKDN, Asus Zenfone 6 segera masuk Indonesia.
  • 19:29 WIB. Google - Proyek smart city Google di Kanada janji rahasiakan data pribadi.
  • 19:14 WIB. Tesla - AS kabulkan permohonan Tesla untuk keringanan cukai impor aluminium.
  • 19:01 WIB. Xiaomi - Xiaomi setop produksi smartphone Mi Note dan Mi Max.
  • 18:47 WIB. Asus - Asus bawa laptop gaming ROG dan TUF baru ke Indonesia.
  • 16:59 WIB. Indosat - Indosat Ooredoo kenalkan kualitas jaringan 4G Plus.

Bos Bukalapak: Anak Kampung Jadi Miliarder

Bos Bukalapak: Anak Kampung Jadi Miliarder - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Achmad Zaky, seorang Founder dan CEO Bukalapak yang memulai usahanya pada tahun 2010 ternyata merupakan seorang anak kampung yang sama sekali tidak memiliki latar belakang bisnis. Namun, kini dirinya dapat menunjukkan, anak kampung ini mampu menjadi miliarder yang sukses.

Saat Bukalapak berdiri, tahun 2010, kala itu sedang booming-boomingnya komoditas. Kebanyakan pengusaha di Indonesia itu berasal dari komoditas dan oranh-orang yang memiliki modal besar. Awalnya, sebelum ia mendirikan Bukalapak, ia merasa minder karena ia tidak memiliki kedua hal tersebut.

Zaky terlahir dari keluarga yang sederhana, orang tuanya berprofesi sebagai guru dan tidak ada darah bisnis. Ia berasal dari Kampung Sragen. Jika ditanya mengenai pengalaman berbisnis, jawabannya nihil. Ia sama sekali tidak memilikinya.

Saat hendak mendirikan Bukalapak, ia tidak memiliki modal sama sekali. Zaky pun tidak pernah bermimpi bahwa bisnis ini akan besar dan menjanjikan.

"Saya hanya berekspetasi saat usia 50 tahun nanti baru saya bisa sukses menjadi pebisnis dengan memiliki karyawan, tapi itu nanti disaat usia 50 tahun, saat tua," katanya.

Selang waktu selama 8 tahun berjalannya Bukalapak, paradigmanya pun berubah total. Dunia digital ini membantu dia menemui fakta bahwa semakin muda usia seseorang, semakin kompetitif juga.

"Makanya anak-anak muda sekarang enggak perlu takut untuk memulai bisnis," jelasnya.

Paradigma yang ia miliki saat tahun 2010 itu ternyata salah besar. Mengenai capital, experience, keturunan, ternyata tidak penting.

"Bagi saya, yang paling penting itu kerja keras dan kreativitas," tambah Zaky.

Jika dilihat dari lain sisi, memang artian kerja keras di mata setiap orang itu berbeda-beda. Di mata Zaky, bekerja keras itu ia contohkan dalam sebuah perumpamaan.

"Kalau misalnya saya seorang investor, dan bertemu dengan anak muda yang tidak pernah memasuki unsur finansial sama sekali ke dalam dirinya. Seperti sebuah startup yang baru-baru ini saya temui, anak muda pendirinya itu tidak digaji sama sekali, tapi ia mau terus merintis usaha yang ia miliki," jelasnya, "ketika saya bertanya ke anak muda itu 'saya mau inves di startup kamu, boleh enggak?' dia jawab enggak boleh. Dia pengin keep usaha itu sendiri, dan ia sudah membuktikan beberapa pencapaian yang sudah mampu ia dapat."

Dalam perumpamaan tersebut, Zaky menarik garis besar menurut dirinya. Kerja keras yang ia maksudkan adalah seperti itu. Mau merintis dari nol, memiliki komitmen tinggi, dan usahanya itu berjalan terus.

"Investor saat ini itu mencari startup/founders yang kerja keras, komitmen tinggi dan usahanya jalan," terangnya.

Anak kampung asal Sragen ini merintis usahanya dengan bekerja keras. Awalnya Bukalapak menggunakan kos-kosan untuk dijadikan kantor, saat ini berhasil memiliki gedung sendiri, dan itu berkat kegigihan seorang Zaky dan timnya.

Tag: Kisah Sukses, Bukalapak

Penulis/Editor: Clara Aprilia Sukandar

Foto: Sufri Yuliardi

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,788.76 3,750.60
British Pound GBP 1.00 18,120.74 17,938.24
China Yuan CNY 1.00 2,071.89 2,051.18
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,209.00 14,067.00
Dolar Australia AUD 1.00 9,897.99 9,796.26
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,820.08 1,801.82
Dolar Singapura SGD 1.00 10,505.73 10,399.20
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,209.63 16,042.01
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,430.47 3,393.73
Yen Jepang JPY 100.00 13,264.56 13,128.32

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6320.445 31.980 636
2 Agriculture 1462.734 12.139 21
3 Mining 1729.467 84.267 46
4 Basic Industry and Chemicals 773.084 8.727 71
5 Miscellanous Industry 1274.058 -1.017 47
6 Consumer Goods 2405.119 3.777 52
7 Cons., Property & Real Estate 486.531 -1.769 76
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1191.003 6.146 74
9 Finance 1291.358 1.492 90
10 Trade & Service 802.181 3.053 159
No Code Prev Close Change %
1 INDY 1,335 1,675 340 25.47
2 POSA 360 450 90 25.00
3 SMBR 875 1,090 215 24.57
4 ALKA 360 438 78 21.67
5 KONI 376 448 72 19.15
6 INPP 760 880 120 15.79
7 KIOS 635 735 100 15.75
8 KICI 268 310 42 15.67
9 GOLD 438 500 62 14.16
10 HRUM 1,395 1,590 195 13.98
No Code Prev Close Change %
1 YPAS 468 352 -116 -24.79
2 HDFA 168 136 -32 -19.05
3 BRAM 10,000 8,100 -1,900 -19.00
4 YULE 181 161 -20 -11.05
5 ARTA 460 410 -50 -10.87
6 PGLI 476 430 -46 -9.66
7 PYFA 188 170 -18 -9.57
8 NICK 270 246 -24 -8.89
9 WIIM 252 230 -22 -8.73
10 MAYA 7,000 6,425 -575 -8.21
No Code Prev Close Change %
1 ERAA 1,615 1,835 220 13.62
2 INDY 1,335 1,675 340 25.47
3 ANTM 795 845 50 6.29
4 PTBA 2,880 3,060 180 6.25
5 MNCN 1,000 985 -15 -1.50
6 SMBR 875 1,090 215 24.57
7 BBRI 4,310 4,330 20 0.46
8 TAMU 500 520 20 4.00
9 JPFA 1,495 1,520 25 1.67
10 ADRO 1,245 1,330 85 6.83