Portal Berita Ekonomi Rabu, 20 Maret 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 21:45 WIB. KA - Progres pengerjaan rel KA Trans Sulawesi Tahap I sudah dalam masa perampungan.
  • 21:44 WIB. Pelindo II - DPR memparpanjang kerja Pansus Pelindo II.
  • 21:43 WIB. KAEF - Kimia Farma berharap dapat menyelesaikan proses akuisisi Phapros sebelum Maret 2019.
  • 21:43 WIB. KAEF - Kimia Farma menyebutkan nilai akuisisi saham Phapros berada pada rentang Rp1 triliun-Rp1,5 triliun.
  • 21:42 WIB. BNI - BNI bidik transaksi EDC Rp107 triliun tahun ini.
  • 21:42 WIB. BNI - BNI menargetkan pertumbuhan sebesar 94,5% secara yoy transaksi mesin EDC.
  • 16:42 WIB. Facebook - Pendiri WhatsApp Brian Acton kembali ajak hapus Facebook.

Nelayan Donggala Butuh Alat Tangkap Ikan Baru

Nelayan Donggala Butuh Alat Tangkap Ikan Baru - Warta Ekonomi
WE Online, Donggala -

Sejumlah nelayan di Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah, membutuhkan alat penangkap ikan untuk menunjang kegiatan mereka pascabencana gempa dan tsunami di daerah tersebut.

"Saya mendengar langsung keluhan yang mereka sampaikan kepada saya. Intinya mereka butuh alat penangkap ikan," ucap Anggota DPRD Sulawesi Tengah Muh Masykur terkait pembangunan kesejahteraan korban gempa dan tsunami Donggala khususnya nelayan, Selasa.

Masykur mengemukakan pascabencana gempa dan tsunami sejumlah nelayan di Kabupaten Donggala mendesak pemerintah daerah segera mengupayakan program pemulihan terhadap nelayan. Khususnya bagi mereka yang kini tidak lagi memiliki alat tangkap. Kondisi itu, merata di hampir seluruh wilayah kecamatan yang porak poranda disapu bersih tsunami. Bencana tsunami yang menghantam beberapa kecamatan di Donggala pada Jumat 28 September 2018 petang berdampak kerusakan alat tangkap nelayan.

Seperti di wilayah pesisir Kecamatan Tanantovea, Sindue, Sindue Tobata, Sindue Tombusabora, Sirenja dan Banawa serta di beberapa wilayah lainnya, alat tangkap nelayan rusak total.

Dalam kondisi seperti itu mestinya sedapat mungkin pemerintah daerah bergerak cepat. Hal yang urgen segera dipastikan adalah penguatan data. Data menjadi sesuatu yang wajib dipastikan keakuratannya oleh pemkab. Ketua Fraksi Nasdem di DPRD Sulteng itu menyebut nelayan kita saat ini butuh difasilitasi alat tangkap agar dapat memiliki sumber penghasilan dan secara perlahan menata kehidupan baru. Sebab, rumah hancur dan kini hidup di tenda pengungsian. Sementara itu, Abdullah, salah satu nelayan Desa Lero Kecamatan Sindue mengaku akibat gempa dan tsunami rumah dan alat tangkap yang dimilikinya hilang tanpa bekas. Tidak ada lagi yang tersisa.

"Kini saya dan keluarga harus memulai dari nol lagi. Harus bertahap memang. Tidak bisa tidak mesti dilalui. Tinggal kuncinya ada di pemerintah daerah. Jika ditanya apakah kami sudah siap bekerja dan kembali melaut, kami jawab iya karena mau sampai kapan kami begini," akui Dullah, sapaan akrab Abdullah.

Tag: Nelayan, Gempa Palu

Penulis: Redaksi WE Online/Ant

Editor: Ferry Hidayat

Foto: Antara/Asep Fathulrahman

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,813.97 3,775.19
British Pound GBP 1.00 18,965.88 18,770.50
China Yuan CNY 1.00 2,131.41 2,110.25
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,302.00 14,160.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,112.94 10,011.12
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,821.93 1,803.82
Dolar Singapura SGD 1.00 10,577.62 10,471.82
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,228.48 16,065.94
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,511.42 3,473.14
Yen Jepang JPY 100.00 12,814.26 12,685.90

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6482.710 2.434 629
2 Agriculture 1498.343 -4.886 21
3 Mining 1882.238 9.191 47
4 Basic Industry and Chemicals 893.733 0.232 71
5 Miscellanous Industry 1285.573 -3.740 46
6 Consumer Goods 2667.555 5.523 52
7 Cons., Property & Real Estate 460.673 -0.670 74
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1164.648 -9.651 72
9 Finance 1248.066 3.719 91
10 Trade & Service 828.180 -0.981 155
No Code Prev Close Change %
1 COCO 198 336 138 69.70
2 CAKK 160 216 56 35.00
3 JSKY 1,245 1,460 215 17.27
4 TFCO 580 680 100 17.24
5 INCI 560 640 80 14.29
6 URBN 1,795 2,030 235 13.09
7 TALF 308 340 32 10.39
8 MDIA 136 150 14 10.29
9 VIVA 153 168 15 9.80
10 DART 280 300 20 7.14
No Code Prev Close Change %
1 SIMA 396 298 -98 -24.75
2 JAYA 202 165 -37 -18.32
3 TRIS 236 206 -30 -12.71
4 KPAL 312 274 -38 -12.18
5 LPLI 146 130 -16 -10.96
6 AKPI 675 605 -70 -10.37
7 HERO 990 900 -90 -9.09
8 FREN 348 324 -24 -6.90
9 ABMM 2,200 2,050 -150 -6.82
10 TCPI 4,880 4,550 -330 -6.76
No Code Prev Close Change %
1 NUSA 100 101 1 1.00
2 VIVA 153 168 15 9.80
3 SIMA 396 298 -98 -24.75
4 JAYA 202 165 -37 -18.32
5 MYRX 103 104 1 0.97
6 TLKM 3,780 3,780 0 0.00
7 FREN 348 324 -24 -6.90
8 STAR 84 88 4 4.76
9 UNTR 27,500 27,825 325 1.18
10 LPPF 4,010 4,140 130 3.24