Portal Berita Ekonomi Rabu, 20 Februari 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 08:12 WIB. Oppo - Oppo rilis A7 RAM 3 GB seharga Rp2,69 juta. 
  • 08:00 WIB. 4G - Koneksi 4G Indonesia masih lelet.
  • 07:32 WIB. Grab - Pengguna Grab bisa isi ulang saldo Ovo lewat BNI.
  • 07:31 WIB. Huawei - CEO Huawei sebut AS tak bisa hancurkan perusahaannya.
  • 07:30 WIB. Samsung - Ponsel laya lipat Samsung terungkap, namanya Galaxy Fold.
  • 07:29 WIB. China - Aplikasi Xuixi Qiangguo yang berisikan propaganda China kabarnya milik Alibaba.
  • 07:25 WIB. Blibli - Bos Blibli minta pemerintah dorong investor asing agar betah.
  • 07:20 WIB. Instagram - Instagram Stories uji coba stiker donasi.
  • 07:12 WIB. Amazon - Amazon sumbang dana lagi buat teknologi kendaraan otonom.
  • 07:08 WIB. Alibaba - Indomie hingga Kopi Kapal Api catat transaksi capai Rp122 miliar di Alibaba dalam 24 jam. 

Perjanjian Perdagangan Bebas Australia-Indonesia Ditunda, Relokasi Kedutaan ke Yerusalem Jadi Pemicu

Foto Berita Perjanjian Perdagangan Bebas Australia-Indonesia Ditunda, Relokasi Kedutaan ke Yerusalem Jadi Pemicu
Warta Ekonomi.co.id, Singapura -

Perjanjian Perdagangan Bebas Australia-Indonesia kemungkinan tidak akan mencapai kata sepakat sampai tahun depan, setelah Menteri Perdagangan Indonesia menegaskan bahwa tidak akan ada kesepakatan antara kedua negara sampai Australia mempertimbangkan kembali upaya merelokasi kedutaan Israel ke Yerusalem.

Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita membenarkan posisi itu menjelang perundingan di Singapura Selasa (13/11/2018) dengan Menteri Perdagangan Australia Simon Birmingham yang mengindikasikan kesepakatan itu bisa memakan waktu berbulan-bulan lebih.

Birmingham, yang berada di Singapura untuk KTT ASEAN, juga menegaskan bahwa kesepakatan perdagangan 16 negara yang ambisius, Kemitraan Ekonomi Komprehensif Regional (RCEP), tidak akan mencapai kesimpulan sebelum akhir tahun ini, yang diperkirakan bisa sampai satu tahun lagi.

Perdana Menteri Scott Morrison terbang ke Singapura Selasa (13/11/2018) malam. Di sela-sela KTT pada hari Rabu (14/11/2018), ia akan bertemu Perdana Menteri China Li Keqiang dan Presiden Indonesia Joko Widodo.

Morrison juga telah mengindikasikan dia akan menjelaskan update terbaru kepada Presiden Jokowi soal keputusannya untuk mempertimbangkan relokasi kedutaan Israel di Israel dari Tel Aviv ke Yerusalem.

Sudah dimaksudkan kedua pemimpin akan menandatangani FTA di Singapura hari ini tetapi pihak Indonesia dilaporkan menolak untuk melakukannya sampai langkah kedutaan telah dikesampingkan.

Morrison mengatakan kepada The Australian Financial Review menjelang kedatangannya di Singapura bahwa Australia siap untuk menandatangani perjanjian antar kedua negara.

Birmingham mengadakan pertemuan pribadi selama 30 menit dengan Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita pada Selasa (13/11/2018), ketika dia kemudian mengatakan kepada wartawan jika dirinya yakin kesepakatan itu akhirnya akan ditandatangani, tetapi ditahan untuk sementara waktu.

EEnggartiasto mengatakan kepada media sebelum pembicaraan dengan Menteri Perdagangan Australia bahwa Indonesia siap untuk menandatangani kerja sama perdagangan, jika upaya relokasi kedutaan Australia di Israel telah dikesampingkan.

"Kerja sama itu dapat ditandatangani kapan saja, tetapi itu tergantung pada posisi Australia soal relokasi kedutaan Australia di Israel," ungkapnya kepada media, menurut laporan di Nikkei Asian Review.

Enggartiasto juga menegaskan bahwa Menteri Luar Negeri Indonesia Retno Marsudi juga telah menekankan bahwa jika Australia bersikeras memindahkan kedutaannya ke Yerusalem, penandatanganan akan ditunda.

Tag: Scott Morrison, Yerusalem

Penulis/Editor: Hafit Yudi Suprobo

Foto: Sekretariat Presiden

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,784.10 3,745.33
British Pound GBP 1.00 18,313.61 18,124.73
China Yuan CNY 1.00 2,097.81 2,076.82
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,190.00 14,048.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,108.96 10,004.99
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,808.13 1,789.92
Dolar Singapura SGD 1.00 10,455.35 10,349.20
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,041.80 15,878.45
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,471.98 3,433.88
Yen Jepang JPY 100.00 12,841.63 12,709.67

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6494.667 -3.148 627
2 Agriculture 1612.273 9.233 21
3 Mining 1894.930 28.365 47
4 Basic Industry and Chemicals 879.497 -9.712 71
5 Miscellanous Industry 1359.758 -8.770 46
6 Consumer Goods 2656.426 -2.053 51
7 Cons., Property & Real Estate 454.123 1.975 74
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1216.559 1.577 71
9 Finance 1233.741 -2.007 91
10 Trade & Service 822.920 1.934 155
No Code Prev Close Change %
1 BNII 258 322 64 24.81
2 ALDO 2,020 2,510 490 24.26
3 MINA 615 725 110 17.89
4 MPPA 260 306 46 17.69
5 INCF 306 360 54 17.65
6 BABP 51 58 7 13.73
7 MLPL 137 155 18 13.14
8 CSIS 137 154 17 12.41
9 GIAA 426 474 48 11.27
10 KARW 87 96 9 10.34
No Code Prev Close Change %
1 SIMA 400 300 -100 -25.00
2 NAGA 332 294 -38 -11.45
3 KONI 486 438 -48 -9.88
4 PSDN 246 222 -24 -9.76
5 AKSI 388 352 -36 -9.28
6 LION 665 615 -50 -7.52
7 FISH 3,670 3,400 -270 -7.36
8 TARA 840 780 -60 -7.14
9 SOTS 322 300 -22 -6.83
10 INAI 468 440 -28 -5.98
No Code Prev Close Change %
1 FREN 298 288 -10 -3.36
2 JPFA 2,500 2,440 -60 -2.40
3 ANTM 995 1,025 30 3.02
4 BBRI 3,840 3,910 70 1.82
5 BMRI 7,275 7,200 -75 -1.03
6 EXCL 2,530 2,610 80 3.16
7 INDY 1,785 1,925 140 7.84
8 BUMI 153 154 1 0.65
9 FILM 795 785 -10 -1.26
10 ADRO 1,245 1,295 50 4.02